Presiden Direktur PT Adaro Energy Indonesia Tbk Garibaldi Thohir (kanan), Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar (kiri) dan Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bambang Hendroyono (tengah) bersiap melakukan pen | Prayogi/Republika.

Ekonomi

05 Aug 2022, 05:10 WIB

Adaro Bangun Pusat Persemaian di Kalimantan Selatan

Adaro yakin mampu berkontribusi banyak dalam melestarikan lingkungan Indonesia.

JAKARTA -- PT Adaro Energy Indonesia Tbk membangun pusat persemaian tanaman hutan di Kalimantan Selatan. Pusat persemaian yang dibangun oleh Adaro merupakan bagian dari 30 pusat persemaian yang dicanangkan Presiden Joko Widodo.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar menjelaskan, melalui pusat persemaian ini, Indonesia bisa memiliki bibit tanaman hutan sebagai bagian utama dari pemulihan hutan lindung. Siti menjelaskan, pemerintah juga ingin pusat persemaian masif di Indonesia agar bisa menjadi pondasi ketahanan pangan dan energi.

"Ini sekaligus untuk melakukan pemulihan lingkungan hidup. Kami di KLHK sangat mengapresiasi langkah aktif swasta dalam turut serta melestarikan lingkungan," ujar Siti di Jakarta, Kamis (4/8).

Siti menjelaskan, ada 30 pusat persemaian yang dibangun oleh kolaborasi KLHK, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dan pihak swasta. Salah satunya adalah pusat persemaian di Liang Anggang, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, yang merupakan wilayah operasional PT Adaro Energi Indonesia Tbk.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by PT Adaro Energy Indonesia Tbk (@adaroenergy)

"Kami sangat mengapresiasi langkah dunia usaha, tentunya juga Adaro, untuk bisa mencapai target ini. Indonesia sudah mencanangkan mitigasi untuk menunjukkan aksi iklim dalam target kinerja dan pendekatan terstruktur. Kerja sama dengan pihak swasta adalah bukti nyata komitmen Indonesia," ujar Siti.

Presiden Direktur PT Adaro Energy Indonesia Tbk Garibaldi Thohir mengatakan, sebagai perusahaan nasional, Adaro berkomitmen untuk terus berkontribusi bagi Indonesia yang lebih baik. Apalagi, menurut Garibaldi, keterlibatan Adaro dalam pembangunan pusat persemaian ini bukanlah langkah yang baru. Dia menyampaikan, Adaro sudah berpengalaman membangun persemaian bibit untuk langkah reklamasi lahan bekas tambang milik perseroan.

"Kami juga memilih Kalimantan Selatan untuk lokasi pusat persemaian mengingat kami ingin berkontribusi lebih bagi tanah yang sudah memberikan kami penghidupan ini," ujar Garibaldi.

Garibaldi menyampaikan, berbekal dengan pengalaman Adaro dalam rehabilitasi lahan, pengelolaan hutan, dan juga rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS), Adaro yakin mampu berkontribusi banyak dalam melestarikan lingkungan Indonesia. Rencananya, pembangunan pusat persemaian ini akan berlangsung selama tujuh bulan ke depan. Nantinya, akan ada 10 hingga 12 juta batang per tahun yang bisa dihasilkan dari pusat persemaian yang dibangun Adaro.

"Pusat persemaian ini akan kami bangun di lahan seluas 10-15 hektare. Kami juga siap dan berkomitmen mengalokasikan sumber daya yang kami punya untuk bisa melestarikan kembali lahan kritis," ujar Garibaldi. 


Citilink-Garuda Sambut Positif Pembebasan Biaya Jasa Pesawat

PJP4U disebut termasuk biaya yang kecil untuk operasional penerbangan.

SELENGKAPNYA

Setoran Dividen BUMN Rp 35,5 Triliun 

BUMN berkontribusi sebesar Rp 3.295 triliun ke negara dalam 10 tahun terakhir.

SELENGKAPNYA

Transaksi Online Kemudian Dibatalkan

Transaksi kedua belah pihak itu tidak didasarkan oleh tawar-menawar harga dan barang.

SELENGKAPNYA
×