Petugas kesehatan menyiapkan vaksin COVID-19 dosis penguat (booster) di kawasan IRTI Monas, Jakarta, Selasa (5/7/2022). | ANTARA FOTO/Agha Yuninda

Nasional

Daerah Kejar Target Booster

Kasus yang dinilai melandai jadi alasan masyarakat enggan booster

TASIKMALAYA – Aturan wajib sudah vaksinasi dosis ketiga atau booster bagi pelaku perjalanan domestik cukup meningkatkan animo masyarakat untuk divaksinasi. Apalagi pemerintah sudah mewacanakan pula kewajiban booster untuk masuk ke ruang publik.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Asep Hendra, mengatakan, cakupan vaksinasi di Kota Tasikmalaya dalam beberapa hari terakhir mengalami peningkatan yang cukup baik. Peningkatan terjadi setelah aturan perjalanan domestik diterbitkan pusat.

"Beberapa instansi juga sudah menghubungi kami untuk pelaksanaan booster. Artinya ada kebijakan dari pusat cukup dapat mendongkrak cakupan," kata dia, Rabu (13/7).

Saat ini cakupan booster Tasikmalaya mencapai 36,92 persen. Ia menilai kebijakan booster harus dibarengi dengan pengetatan penggunaan PeduliLindungi. Menurutnya, penggunaan PeduliLindungi yang optimal akan menaikkan minat masyarakat untuk melakukan vaksinasi Covid-19. Sebab, masyarakat yang belum menjalani vaksinasi tak akan diperkenankan masuk ke ruang publik.

photo
Petugas kesehatan menunjukkan vaksin COVID-19 di kawasan IRTI Monas, Jakarta, Selasa (5/7/2022). Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan selaku Koordinator PPKM Jawa-Bali mengatakan pemberlakuan vaksin booster sebagai syarat mobilitas masyarakat baru akan diterapkan paling lama dua minggu lagi. - (ANTARA FOTO/Agha Yuninda)

Di Kabupaten Cirebon mayoritas penerima booster adalah warga dengan mobilitas tinggi. Kasi Survailans dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon, Dendi Hamdi menyebutkan, capaian booster baru 35,85 persen. Penerima booster sebagian besar merupakan warga yang memiliki mobilitas tinggi. "Daripada harus berkali-kali melakukan swab antigen, mereka memilih vaksinasi booster," terang Dendi.

Selain warga capaian booster juga disumbang perusahaan-perusahaan di Kabupaten Cirebon. Mereka menyadari pentingnya vaksinasi di dunia industri bagi karyawannya. Dendi mengakui, minat masyarakat untuk booster selama ini memang cukup rendah.

Kota Bandung juga terus mengejar capaian booster. Kepala Dinkes Kota Bandung Ahyani Raksanagara mengatakan, memiliki target 271 dosis booster per hari di masing-masing kecamatan yang akan diturunkan ke seluruh kelurahan. Satu kelurahan ditargetkan bisa melakukan vaksinasi 54 dosis per hari.

Pos vaksinasi booster direncanakan digelar pula di sekolah dan kampus serta lokasi wisata dan pusat perbelanjaan. Untuk ketersediaan jenis vaksin yang ada di Kota Bandung, antara lain, AstraZeneca sebanyak 54 vial, Pfizer 4.851 vial, dan Sinovac 2 Dose 322 vial.

Di Yogyakarta, upaya menggenjot capaian booster terus dilakukan. Berdasarkan data Dinkes Kota Yogyakarta, capaian booster di angka 89,30 persen atau 264.692 orang target vaksinasi.

Kepala Dinkes Emma Rahmi Aryani mengatakan, pemberlakuan wajib vaksin booster tertuang pada SE Satgas Nomor 21 Tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang dalam Negeri Pada Masa Pandemi Covid-19. Ketentuan ini mulai berlaku pada 17 Juli 2022.

photo
Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin Covid-19 dosis penguat (booster) kepada warga di kawasan IRTI Monas, Jakarta, Selasa (5/7/2022). - (ANTARA FOTO/Agha Yuninda)

Berdasarkan SE tersebut, kata Emma, pelaku perjalanan dalam negeri diharuskan memenuhi syarat, salah satunya sudah mendapatkan booster. "Persyaratan pelaku perjalanan usia 18 tahun ke atas yang akan berangkat, wajib menunjukkan sertifikat vaksin dosis ketiga," ujar Emma.

Booster tidak hanya berguna bagi pelaku perjalanan, tapi juga untuk mencegah kenaikan kasus berlanjut. Beberapa hari terakhir penambahan kasus Covid-19 di atas 20 kasus per hari.

Pada 12 Juli 2022 bahkan penambahannya mencapai 32 kasus baru. Puluhan kasus tersebut tersebar di seluruh kabupaten/kota se-DIY, dengan tertinggi tercatat di Kabupaten Sleman yakni 12 kasus.

Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.

Donasi Literasi Umat

Kewajiban Booster di Bandung Belum Dongkrak Angka Vaksin

Pemkot Bandung menyiapkan gerai vaksinasi di tempat publik untuk menggenjot vaksinasi booster.

SELENGKAPNYA

Booster Kembali Jadi Syarat Perjalanan

Di tengah adanya ancaman lonjakan kasus, capaian vaksinasi penguat belum maksimal.

SELENGKAPNYA