Kerja sama PPD dengan PT TKDN dalam hal peningkatan standar keselamatan | Erdy Nasrul/Republika

Jakarta

PPD Kerja Sama Keselamatan Berkendara dengan PT TKDN

Melalui kerja sama ini, PPD ingin meningkatkan kualitas dan layanan kendaraan pengangkut penumpang

Perusahaan Umum Pengangkutan Penumpang Djakarta (Perum PPD) menjalin kerja sama terkait keselamatan berkendara dengan PT Teknologi Karya Digital Nusa (TKDN).

Direktur Utama Perum PPD, Pande Putu Yasa mengatakan, melalui kerja sama itu diharapkan meningkatkan kualitas dan layanan kendaraan pengangkut penumpang sesuai dengan standar pelayanan yang ditetapkan pemerintah.

"Yang melatarbelakangi kerja sama ini karena kan di lapangan sering terjadi kecelakaan akibat terjadi kelalaian manusia. Nah, kebetulan TKDN ini punya alat yang mendeteksi kelelahan dari pramudi," kata Pande Putu Yasa di Jakarta, Rabu.

Adapun kerja sama itu terkait penggunaan perangkat teknologi bernama TKDN Advance Mobility atau TAM Fleet yang dipasang di unit-unit bus milik Perum PPD.

Dengan teknologi tersebut, perangkat dapat memberikan analisa kebiasaan berkendara pramudi untuk memantau perilaku pengemudi agar tidak melakukan pelanggaran selama armada beroperasi.

Diharapkan dengan bantuan teknologi itu dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas yang disebabkan kelalaian pengemudi. 

"Harapannya tentu dengan adanya alat itu kelelahan dari pramudi bisa kita deteksi lebih awal lagi. Kita bisa mendeteksi pramudi ngantuk, pramudi keluar dari jalur, pramudi merokok," ujar Pande.

Direktur Utama PT TKDN  David Santoso mengatakan fitur lain yang terdapat di perangkat teknologi itu adalah kemampuan mendeteksi keberadaan pejalan kaki maupun kendaraan di sekitar armada dengan keakuratan mencapai 95 persen sehingga dapat meminimalisir kecelakaan lalu lintas. 

Penggunaan perangkat teknologi itu sangat tepat disematkan di dalam manajemen armada. Menurutnya, teknologi yang terintegrasi dapat meningkatkan tingkat efisiensi operasional dan yang tak kalah penting bisa mendorong kepuasan pelanggan. 

“Hal ini merupakan salah satu bentuk komitmen TKDN untuk program digitalisasi di sektor transportasi melalui teknologi IoT canggih yang terintegrasi demi mendukung smart city," tutur David.