Ilustrasi Hikmah Hari ini | Republika

Hikmah

25 Jun 2022, 03:30 WIB

Keutamaan Berkurban

Mari berkurban sebagai upaya meraih takwa yang sesungguhnya maka jiwa kita akan baik.

 

OLEH SUPRIANTO

Berkurban merupakan sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT dan bukti cinta dan kasih sayang kita kepada sesama manusia. Ibadah kurban yang waktunya sudah ditentukan pada saat Idul Kurban dan hari Tasyrik menjadi momentum untuk menyempurnakan ibadah berdimensi sosial.

Ibadah kurban seperti juga ibadah lainnya dalam Islam, merupakan bentuk pengabdian kepada Allah yang merupakan manifestasi dari iman. Tujuannya sebagai ungkapan rasa syukur atas nikmat yang telah dikaruniakan Allah SWT untuk menggapai derajat takwa.

 

Ibadah kurban memiliki beberapa keutamaan. Pertama, sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT. Firman-nya, ''Maka kerjakanlah shalat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah).'' (QS al-Kautsar: 2).

Kedua, amalan paling mulia pada hari raya Nahar (10 Dzulhijjah).

Rasulullah bersabda, “Tidaklah seorang anak Adam melakukan pekerjaan yang paling dicintai Allah pada hari Nahar kecuali menyembelih hewan kurban, hewan itu nanti pada hari kiamat akan datang dengan tanduk, rambut, dan bulunya, dan darah itu di sisi Allah SWT segera menetes pada suatu tempat sebelum menetes ke tanah.” (HR Tirmizi dan Ibnu Majah).

Rasulullah SAW mengatakan, tidak ada amalan pada hari Nahar yang paling dicintai Allah SWT kecuali ikhrokuhdam (menyembelih hewan kurban, red). Tidak ada pekerjaan yang paling baik setelah shalat Idul Adha kecuali menyembelih hewan kurban. Betapa besarnya balasan bagi orang-orang yang berkurban.

Ketiga, sebagai bentuk pengagungan syiar-syiar Islam. Firman-Nya, ''Demikianlah (perintah Allah). Dan barangsiapa mengagungkan syiar-syiar Allah maka sesungguhnya itu timbul dari ketakwaan hati.'' (QS al-Hajj: 32)

Keempat, mendapatkan cinta Allah. Selain itu, dicatat sebagai amalan terbaik di Hari Raya Idul Adha yang paling dicintai Allah, mendapatkan kebaikan sebanyak bulu hewan kurban dan mendapatkan ampunan dosa.

Kelima, tanda keislaman seseorang. Betapa Rasulullah menekankan agar kaum Muslimin menyembelih hewan kurban pada hari Adha tergambar dari sabda beliau: "Barangsiapa memiliki kesempatan (untuk berkurban) namun tidak berkurban, maka janganlah ia mendekati tempat shalat kami." (HR Ibnu Majah dari Abu Hurairah).

Makin banyak kaum Muslimin berkurban, maka daya beli masyarakat makin tinggi. Daging-daging kurban makin banyak beredar dan dinikmati masyarakat. Makin banyak bersedekah, maka ekonomi berputar makin kencang dan merata.

Mari berkurban sebagai upaya meraih takwa yang sesungguhnya maka jiwa kita akan baik. Dan berkurbanlah dengan kurban terbaik.

Wallahu a'lam bish shawab.


Satgas PMK Dibentuk

Model penanganan Covid-19 akan diterapkan dalam penanganan PMK.

SELENGKAPNYA

Warga Afghanistan Cari Korban Gempa dengan Tangan Kosong

Para penyintas menggali tanah dengan tangan kosong untuk mencari jalan keluar dari reruntuhan.

SELENGKAPNYA

Puluhan Paspampres Bersenjata Lengkap Kawal Jokowi di Kiev

Paspampres menyiapkan tim penyelamatan yang biasanya saat kegiatan tertentu tidak diikutsertakan.

SELENGKAPNYA
×