Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas saat mengumumkan penunjukan amirul hajj di gedung Kementerian Agama, Jumat (17/6/2022). | Dok Kemenag

Jurnal Haji

18 Jun 2022, 09:00 WIB

Menag Pimpin Delegasi Amirul Hajj 1443 H

Amirul Hajj akan berkomunikasi langsung dengan jamaah haji selama di Saudi.

A SYALABY ICHSAN dari Madinah, Arab Saudi

JAKARTA — Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas akan memimpin misi haji Indonesia di Arab Saudi pada 28 Juni-19 Juli 2022. Menag akan menjadi Amirul Hajj dalam penyelenggaraan ibadah haji 1443 H/2022 M.

Untuk tahun ini, delegasi Amirul Hajj berjumlah 13 orang. Selain perwakilan dari kementerian, ada juga unsur dari ormas Islam dan akademisi yang tergabung dalam delegasi Amirul Hajj tahun ini.

“Bapak Presiden sudah memberikan arahan kepada saya untuk menjadi Amirul Hajj tahun ini,” ujar Menag saat memimpin rapat persiapan pemberangkatan Amirul Hajj di kantor Kementerian Agama (Kemenag), Jakarta, Kamis (16/6), lewat keterangan tertulis.

Sesuai dengan Taklimatul Hajj yang dikeluarkan Pemerintah Arab Saudi, setiap negara harus menetapkan ketua Misi Haji atau Amirul Hajj yang bertanggung jawab pada setiap negara. Sebagai Amirul Hajj, Menag Yaqut didampingi delegasi, terdiri dari tiga orang naib (wakil), satu sekretaris, dan delapan anggota. Sebagian besar di antara mereka merupakan perwakilan dari ormas-ormas Islam.

“Saya berterima kasih atas kesediaan Bapak sekalian untuk memenuhi harapan kami, bergabung dalam delegasi Amirul Hajj tahun ini,” lanjut Menag.

Pembentukan dan pemberangkatan Amirul Hajj, menurut Menag, bertujuan membantu memberikan masukan kepada pemerintah dalam mengelola dan menata manajemen penyelenggaraan ibadah haji, utamanya hal-hal yang berkaitan dengan tugas dan fungsi. Amirul Hajj juga menjadi representasi peran serta masyarakat. Menurut dia, Amirul Hajj akan menyapa, menggali masukan, dan berkomunikasi langsung dengan jamaah haji selama di Saudi.

Menag menjelaskan, pemerintah telah berupaya maksimal dalam mempersiapkan pelayanan bagi jamaah haji Indonesia. Namun demikian, pengawasan atas pelayanan yang diberikan petugas tetap harus dilakukan.

Mungkin, lanjut Menag, ada jamaah yang baru kali ini melaksanakan ibadah haji, atau bahkan mungkin banyak juga jamaah yang baru pertama kali bepergian keluar Indonesia.

"Kita terus menekankan kepada para petugas di lapangan untuk serius dalam menjalankan tugasnya memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah. Kami selalu berpesan agar petugas memastikan jamaah terlayani dengan baik,” ujar Menag.

photo
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas saat mengumumkan penunjukan amirul hajj di gedung Kementerian Agama, Jumat (17/6/2022). - (Dok Kemenag)

Senada dengan Menag, Sekretaris Jenderal Kemenag, Nizar Ali mengingatkan bahwa keterlibatan Amirul Hajj yang berasal dari beberapa unsur, baik dari ormas hingga perwakilan pemerintah diharapkan dapat memaksimalkan pelayanan dan memberi rasa aman dan nyaman bagi jamaah dalam melaksanakan ibadah.

“Selain melakukan pengecekan terhadap fasilitas jamaah, Amirul Hajj juga diharapkan dapat memberikan siraman rohani dan pendekatan kepada jamaah tentang ibadah haji dan pelayanan, khususnya menjelang puncak pelaksanaan haji,” ujar Nizar.

Adapun 13 orang yang masuk dalam delegasi Amirul Hajj 1443 H/2022 M yakni Yaqut Cholil Qoumas (Menag, amirul hajj),  Zainut Tauhid Sa'adi (Wamenag, naib amirul hajj), Muhammad Hilal Al Aidid (Nahdlatul Ulama, naib amirul hajj), Agus Taufiqurrahman (Muhammadiyah, naib amirul hajj),  Ali Hasan Bahar (UIN Jakarta, sekretaris), Arif Fachruddin (MUI, anggota), Uyun Kamiluddin (Persatuan Islam, anggota).

Selanjutnya, Masyhuril Khamis Ahmad Kasim (Al Washliyah, anggota), Faisol Nasar (Al Irsyad, anggota), Nizar (Kemenag, anggota), Mohammad Mukri Wiryosumarto (UIN Raden Inten Lampung, anggota), Muhammad Khoirul Muttaqin (Kementerian Koordinator PMK, anggota), dan Oscar Primadi (Kementerian Kesehatan, anggota). ';

Hasto ‘Sindir’ Ganjar di Sekolah Partai PDIP

Hasto Kristiyanto mengingatkan bahwa membangun organisasi partai lebih penting ketimbang untuk perorangan.

SELENGKAPNYA

Ar-Rubayyi Berjuang dengan Pena dan Pedang

Sahabiyah yang aktif dalam jihad dan ilmu agama.

SELENGKAPNYA

Masjid Nabawi dan Visi Saudi 2030

Semoga kita semua bisa menjaga Madinah, kota tempat berpulangnya iman.

SELENGKAPNYA
×