Petugas melayani transaksi nasabah di kantor layanan BTN Syariah, Jakarta, Senin (1/10). Unit Usaha Syariah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. mencatatkan pertumbuhan pembiayaan sekitar 27,05% secara tahunan (year-on-year/yoy) dari Rp16,15 triliun pad | Republika/Prayogi

Ekonomi

19 May 2022, 06:08 WIB

BTN Dapat Pinjaman Rp 1,4 Triliun

Pinjaman dari JICA merupakan bentuk kepercayaan dunia internasional terhadap peran BTN dalam pembiayaan perumahan.

JAKARTA — PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mendapat fasilitas pendanaan dari Japan International Cooperation Agency (JICA) Citi Bank dan PT Bank Central Asia Tbk senilai 100 juta dolar AS atau setara Rp 1,4 triliun (kurs Rp 14 ribu per dolar AS). Fasilitas pinjaman tersebut akan digunakan BTN untuk mendukungpembiayaan rumah rakyat dengan menyukseskan pembangunan sejuta rumah. 

Direktur Utama BTN Haru Koesmahargyo mengatakan, pinjaman dari JICA merupakan bentuk kepercayaan dunia internasional terhadap peran BTN dalam pembiayaan perumahan di Indonesia. “Fasilitas pinjaman dari JICA merupakan bentuk komitmen dan keseriusan Bank BTN dalam mempercepat pencapaian Program Sejuta Rumah yang dicanangkan pemerintah,” kata Haru di Jakarta, Rabu (18/5).

Menurut Haru, fasilitas pinjaman dari JICA berjangka waktu lima tahun. Dalam kerja sama ini, JICA mempersyaratkan adanya bank komersial yang turut memberikan fasilitas pinjaman kepada BTN sehingga digandenglah BCA dan Citi Indonesia. 

Dari total kredit yang disalurkan sebesar 100 juta dolar AS, kontribusi JICA mencapai JPY sebesar 7 miliar atau setara 60 juta dolar AS. Sementara, Citi dan BCA memberikan fasilitas pembiayaan kepada BTN sebesar Rp 560 miliar. Fasilitas pinjaman dari JICA, Citi, ataupun BCA akan digunakan BTN untuk memberikan pembiayaan KPR kepada segmen menengah bawah, khususnya berpenghasilan di bawah Rp 12 juta.

“Saat ini, cukup mendominasi realisasi KPR BTN nonsubsidi pada 2021 sebesar 72,55 persen merupakan penyaluran KPR di segmen ini,” ujar Haru.

Guna memenuhi komitmen perjanjian tersebut, Haru membidik generasi milenial dan generasi Z yang mendominasi demografi masyarakat Indonesia. BTN intensif menggandeng para pengembang yang membangun hunian yang sesuai dengan selera milenial dan meracik beragam program KPR.

Dengan tambahan fasilitas pinjaman dari JICA, menurut Haru, BTN dapat menambah penyaluran KPR nonsubsidi sebanyak 460 unit rumah per tahun dari 2022 sampai 2027 sesuai akhir tenor pinjaman JICA ke BTN. “Tahun 2022, target penyaluran KPR nonsubsidi sebesar 43.931 unit atau tumbuh 59,08 persen sudah menghitung pinjaman bilateral di atas,” kata Haru.

CEO Citi Indonesia Batara Sianturi mengatakan, kerja sama ini bertujuan untuk mendukung kredit perumahan ke segmen berpenghasilan menengah ke bawah di Indonesia. Hal ini sekaligus mengukuhkan komitmen Citi terhadap pembiayaan inklusif dan pengembangan ekonomi berkelanjutan.

“Citi Indonesia menyambut positif kerja sama pembiayaan ini. Melalui kerja sama ini, kami terus mendorong dampak sosial yang positif sekaligus mendukung prioritas pembangunan oleh Pemerintah Indonesia,” kata Batara.

Direktur BCA Rudy Susanto menambahkan, pihaknya mencermati antusiasme masyarakat, terutama generasi milenial, terhadap sektor properti cukup baik. Dari sisi lain, perusahaan turut mendukung pemerintah dalam percepatan Program Sejuta Rumah bagi masyarakat. 

“Melalui kerja sama ini diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada BCA untuk memperluas komitmen sebagai bank yang senantiasa memberikan nilai tambah kepada segenap pemangku kepentingan dan masyarakat dalam mendukung pertumbuhan ekonomi ke depan,” ujar Rudy.

Periode Januari-Maret 2022, BTN berhasil menyalurkan kredit sebesar Rp 277,13 triliun atau meningkat 6,04 persen dari posisi yang sama tahun lalu senilai Rp 261,34 triliun.

Adapun kredit perumahan yang disalurkan BTN pada Maret 2022 sebesar Rp 248,57 triliun. Dari jumlah tersebut, KPR subsidi pada kuartal I 2022 masih mendominasi dengan nilai sebesar Rp 134,04 triliun atau tumbuh 9,01 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai Rp 122,96 triliun.

Sementara, KPR nonsubsidi tumbuh 5,16 persen menjadi Rp 84,28 triliun pada kuartal I 2022 dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 80,14 triliun.


Saatnya Garuda Membalas

Indonesia akan menghadapi Thailand pada laga semifinal sepak bola SEA Games.

SELENGKAPNYA

Erick Dorong Standardisasi Kilang Pertamina

Insiden Kilang Pertamina Balikpapan menyebabkan terganggunya operasional unit Plant 5.

SELENGKAPNYA
×