Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (tengah) bersama Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (kanan) dan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa (kiri) berfoto bersama saat melakukan pertemuan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (12/5/2022). | Republika/Thoudy Badai

Nasional

18 May 2022, 03:45 WIB

‘Koalisi Indonesia Bersatu Dibentuk dengan Serius’

Koalisi Indonesia Bersatu mengajak partai politik lain untuk bergabung.

JAKARTA -- Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Lodewijk F Paulus menepis tuduhan sejumlah pihak yang menganggap Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bakal bubar sebelum pilpres. Ia mengatakan, pembentukan KIB dilakukan dengan serius.

Pertemuan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, dan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa, ungkap Lodewijk, merupakan pertemuan awal. “Sebelumnya kan sudah ada silaturahmi-silaturahmi. Kemudian, para ketum itu sudah kumpul, sudah mulai berbicara. Itu kesepakatan awal, nanti kita lihat," ujarnya di Jakarta, Selasa (17/5).

KIB, kata dia, akan merencanakan pertemuan lebih lanjut. "Berikutnya kita akan rencanakan lagi suatu pertemuan, halal bihalal mungkin setelah itu ada peningkatan dari kualitas pembicaraan. Kita tunggu saja," ujarnya.

Lodewijk juga mengajak partai lain ikut bergabung ke dalam koalisi tersebut. "Kami harapkan semua akan ada partai-partai lain yang tentunya akan bergabung dengan koalisi bersatu ini," kata dia. 

photo
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kedua kanan) bersama Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (kedua kiri) dan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa (tengah) menyampaikan keterangan pers usai melakukan pertemuan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (12/5/2022). Pertemuan tersebut dalam rangka silaturahmi lebaran 1443 Hijriah sekaligus membahas tentang koalisi persatuan antara Partai Golkar, PAN dan PPP. - (Republika/Thoudy Badai)

Ketua Majelis Pertimbangan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Mardiono menilai koalisi tiga partai yang tergabung dalam KIB tidak akan mudah goyah. Ia mengatakan, dalam sejarahnya, ketiga partai tersebut tidak pernah berseteru di akar rumput maupun di tingkat elite. 

Ia juga optimistis, ketiga partai tersebut membangun koalisi berlandaskan itikad moral untuk membangun bangsa ke depan. "Saya yakini ketiga partai yang berkoalisi ini, insya Allah, tak akan tergoyahkan oleh gangguan-gangguan yang nanti akan memperlemah dari koalisi. Insya Allah nggak, insya Allah, saya yakin nggak," kata dia.

Saat ini, kata Mardiono, Koalisi Indonesia Bersatu belum berbicara soal capres dan cawapres. Menurutnya, hal yang perlu dilakukan yaitu memperkuat status koalisi dulu. 

Karena itu, KIB terbuka jika ada partai yang mau bergabung dalam koalisi. "Kami mendahului itu agar bisa kita menjadi bagian dari koalisi Indonesia bersatu itu untuk menyukseskan Pemilu 2024,” kata dia.

Pada kesempatan itu, Mardiono juga menyatakan, hubungan PPP dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil terjalin dengan baik. Apalagi, PPP sebagai partai pengusung Ridwan Kamil di Pilgub Jawa Barat 2018 lalu.

"Wakilnya Kang Emil kan juga dari PPP. Jadi kalau dengan PPP sudah kumpul kan. Karena wakilnya Kang Uu (Ruzhanul Ulum) dari PPP. Jadi pasti baik hubungan dengan PPP dengan Kang Emil," kata Mardiono.

Hal ini merespons tentang ketua umum PPP belum bersilaturahim dengan Ridwan Kamil. Padahal, Ridwan Kamil bersilaturahim dengan Airlangga dan Zulkifli, akhir pekan lalu.

Menurut Mardiono, silaturahim Suharso dan Ridwan Kamil belum bisa terjadi karena ketua umum PPP masih di luar negeri. “Ke depan akan intens bersilaturahim pada tokoh-tokoh bangsa kita, tapi bukan hanya Kang Emil saja,” kata dia.

photo
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kanan) bersalaman dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kiri) usai berkunjung ke rumah dinas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian di Jakarta, Ahad (15/5/2022). - (Republika/Thoudy Badai)

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi, mengakui, PAN sedang memonitor Ridwan Kamil untuk kontestasi Pilpres 2024. Alasannya, Ridwan Kamil memiliki pemikiran yang sesuai dengan platform PAN dan berintegritas. 

Di sisi lain, Ridwan Kamil membantah pertemuan dengan dua ketum parpol sebagai safari politik untuk Pilpres 2024. Pertemuannya dengan Airlangga dan Zulkifli merupakan silaturahim.

Namun, Emil mengakui, keputusannya untuk bergabung dengan parpol makin mengerucut. "Engke we atuh da pasti dikasih tau (Nanti saja, soalnya nanti pasti diberi tahu),” kata dia.

Menurut pengamat politik UPI Karim Suryadi, Ridwan Kamil memiliki modal untuk diusung pada Pilpres 2024. "RK (Ridwan Kamil --Red) sebagai gubernur dengan tingkat pemilih terbanyak ditambah raihan prestasi dan itu menjadi modal,” kata dia. 


Wajib Masker Dilonggarkan

Pelonggaran wajib masker menjadi bagian program transisi dari pandemi menuju endemi Covid-19.

SELENGKAPNYA

Warung Pangan BUMN Sediakan Minyak Goreng Rakyat 

Lutfi berharap program itu dapat memperbanyak ketersediaan minyak goreng curah.

SELENGKAPNYA

Gereja Kutuk Arogansi Polisi Israel 

Rekaman kamera menunjukkan pasukan Israel menyerbu gedung tempat jenazah Abu Akleh disemayamkan.

SELENGKAPNYA
×