Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menaiki mobil usai bertemu dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di rumah dinas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian di Jakarta, Ahad (15/5/2022). | Republika/Thoudy Badai

Nasional

17 May 2022, 03:45 WIB

Ridwan Kamil Berpeluang Maju Pilpres Lewat KIB

Komposisi capres cawapres di KIB masih sangat cair.

JAKARTA -- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berpeluang maju pemilihan presiden (Pilpres) 2024 melalui Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Emil, sapaan Ridwan Kamil, telah melakukan kunjungan ke rumah dinas Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto pada Ahad (15/5).

PAN dan Golkar merupakan anggota Koalisi Indonesia Bersatu. "Paling mungkin Ridwan Kamil mendekat dan merapat dengan koalisi Indonesia Bersatu yang masih sangat terbuka opsi-opsi capres dan cawapresnya," ujar Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno kepada Republika, Senin (16/5).

Selain pertemuan dengan kedua ketum partai KIB, Emil memiliki kedekatan dengan sejumlah partai politik yang tergabung dalam KIB. Alasan lainnya, nama Emil hampir tidak pernah disebut oleh Partai Nasdem, PDIP, dan Partai Gerindra. 

Menurut Adi, Emil sangat mungkin mendampingi Airlangga pada Pilpres 2024. "Kalau melihat opsi saat ini, baru Airlangga sebagai capres karena PPP dan PAN belum memunculkan nama,” kata dia.

photo
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kedua kanan) didampingi istrinya, bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kedua kiri) bersama istrinya memberikan keterangan pers saat berkunjung ke rumah dinas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian di Jakarta, Ahad (15/5/2022). Pertemuan tersebut dalam rangka silaturahmi dan halal bi halal lebaran 1443 Hijriah. Republika/Thoudy Badai - (Republika/Thoudy Badai)

Kendati demikian, menurut dia, komposisi capres cawapres di KIB masih sangat cair. Bahkan, ia mengatakan, KIB juga masih berpeluang bubar. 

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah berpendapat, Airlangga Hartarto-Ridwan Kamil bakal jadi pasangan terlemah pada Pilpres 2024. Menurut dia, peluang KIB bubar bakal makin besar jika muncul nama lain yang lebih kuat ikut dalam kontestasi pilpres 2024, seperti Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Prabowo Subianto. 

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno membantah pertemuan Zulkifli Hasan dan Ridwan Kamil untuk membahas pencapresan. "Dijelaskan juga oleh Pak Zul tentang hakikat pembentukan Koalisi Indonesia Bersatu. Dalam pembahasannya, tidak ada terkait masalah pencapresan," kata Eddy.

Eddy mengatakan, masalah pencapresan merupakan sebuah pembahasan yang akan dibahas di internal PAN dan rekan Koalisi Indonesia Bersatu. "(Capres) belum ditentukan karena itu merupakan sebuah pembahasan yang membutuhkan kajian yang lebih mendalam lagi, terima kasih," ucapnya.

Usai pertemuan dengan Ridwan Kamil, Zulkifli mengatakan, pembahasan capres dan cawapres masih lama. "Tadi memang ada diskusi soal itu, tapi bagi koalisi ini, soal capres dan cawapres itu masih lama, masih jauh," kata Zulhas.

Emil mengatakan, pertemuannya dengan Zulkifli Hasan merupakan silaturahim setelah Lebaran. 

"Alhamdulillah selalu akrab dan seru berdiskusi dengan Bang Zul,” kata dia.

Pada kesempatan berbeda, Emil mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan masyarakat untuk maju pada Pilpres 2024. Komunitas relawan dan pendukung Emil melakukan silaturahim di Bandung, Jawa Barat, kemarin. 

Emil pun memastikan siap maju pada kontestasi politik tersebut. “Niat menjadi pemimpin bukan mencari nafkah, tapi ingin membawa perubahan. Orang masuk politik, harus sudah selesai dengan urusan (pribadi) dirinya. Kalau belum, nanti ada hal-hal yang menyertai,” katanya.

photo
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menaiki mobil usai bertemu dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di rumah dinas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian di Jakarta, Ahad (15/5/2022). Pertemuan tersebut dalam rangka silaturahmi dan halal bi halal lebaran 1443 Hijriah. Republika/Thoudy Badai - (Republika/Thoudy Badai)

Emil pun meminta relawan dan pendukung meluruskan niat dalam mendorong dirinya maju sebagai presiden. Menurut dia, dukungan yang diberikan harus tulus dan berdasarkan keinginan untuk membawa perubahan positif terhadap negara.

Sebelum Emil, Ketua Umum Prabowo Subianto juga melakukan safari politik. Menurut pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro, safari para tokoh politik membuka peluang terbentuk lebih dari satu koalisi partai politik. “Tak tertutup kemungkinan akan terbangun tiga koalisi parpol pengusung capres-cawapres,” kata dia, Ahad (15/5).

Siti Zuhro melihat pimpinan PDIP dan partai Gerindra tampak akrab setelah Pilpres 2019. Ia memprediksi, koalisi antara kedua partai ini dapat terbangun dengan baik. 


Cerita Jenazah di Tempat Sampah

para tokoh setempat kemudian menunjukkan lokasi tempat pembuangan jenazah. Orang-orang mengikuti Nabi Musa dari belakang.

SELENGKAPNYA

Menghapus Kemiskinan Ekstrem

Pandemi telah melonjakkan permasalahan kemiskinan, jenis, dan dimensinya.

SELENGKAPNYA

Abu Ubaidah Sang Penolak Jabatan Khalifah

Rasulullah memberi Abu Ubaidah bin Jarrah gelar “orang kuat yang terpercaya”.

SELENGKAPNYA
×