Tumpukan sampah meluber ke jalan di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Lempuyangan, Yogyakarta, Senin (9/5/2022). Kondisi sampah di TPS kota Yogyakarta mulai menumpuk dan tidak bisa dibuang imbas penutupan jalan masuk TPST Piyungan. Sejak Jumat petugas DLH Ko | Wihdan Hidayat / Republika

Bodetabek

10 May 2022, 12:59 WIB

Produksi Sampah Meningkat Sepekan Pascalibur Lebaran 

Data dari Kota Bogor, dari hari ke hari mulai Ahad (1/5), sampah yang diangkut sebanyak 609 kilogram

BOGOR — Selama sepekan libur Lebaran 2022, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor mencatat ada kenaikan jumlah sampah harian di Kota Bogor. Di mana penyumbang terbesar ialah sampah rumah tangga.

Kepala Bidang Persampahan pada DLH Kota Bogor Febi Darmawan menyebutkan, dari data yang dimilikinya, sejak Ahad (1/5) hingga Sabtu (7/5), rata-rata sampah harian yang diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga sebesar 564,83 kilogram per hari. “Kalau melihat data ada kenaikan pastinya pada saat libur Lebaran,” kata Febi kepada Republika, Senin (9/5).

Ia memaparkan, data dari hari ke hari mulai Ahad (1/5), sampah yang diangkut sebanyak 609 kilogram. Senin (2/5) sebanyak 576 kilogram, Selasa (3/5) sebanyak 733 kilogram, Rabu (4/5) sebanyak 620 kilogram, Kamis (5/5) sebanyak 626 kilogram, Jumat (6/5) sebanyak 679 kilogram, dan Sabtu (7/5) sebanyak 618 kilogram. 

photo
Warga melintas di dekat tumpakan sampah di kawasan Lempuyangan, Yogyakarta, Selasa (10/5/2022). Hingga saat ini sampah menumpuk disejumlah titik di kawasan Yogyakarta menyusul ditutupnya Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan oleh warga sejak Sabtu (7/5). - (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)

Dengan demikian, jika ditotal sebanyak 4.464 kilogram sampah selama sepekan sudah diangkut DLH Kota Bogor. Dilihat dari data tersebut, sampah paling banyak diangkut pada Selasa (3/5) atau H+1 Lebaran.

“Iya karena pas hari H kita baru mulai kerja sekitar pukul 10.00 WIB. Jadi, nggak maksimal. Baru pada hari keduanya, sampahnya meningkat,” katanya.

Febi mengatakan, meski jumlah timbulan sampah di Kota Bogor meningkat, pihaknya tidak menambah sumber daya manusia (SDM), tapi memaksimalkan SDM dan peralatan yang ada untuk mengangkut sampah warga ke TPA Galuga. “Untuk armada kurang lebih 130 unit ditunjang sekitar 419 kru angkutan yang tersebar di seluruh wilayah Kota Bogor,” katanya.

Berbeda dengan di Tangerang Selatan (Tangsel), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel justru mencatat adanya penurunan jumlah sampah di wilayah Tangsel pada momen mudik Lebaran 1443 Hijriyah/2022 Masehi selama sepekan sejak H-3 Lebaran. Mulai H+4 Lebaran, sampah kembali ke jumlah normal di angka 400 hingga 500 ton per hari. 

"Saat libur mudik mulai Jumat (29/4) ada penurunan volume sampah yang biasanya 400 sampai 500 ton per hari kemarin bahkan menurun sampai 350 ton per hari. Itu selama sepekan. Lalu pada Jumat (6/5) ada peningkatan lagi berangsur kembali normal di kisaran 400 sampai 500 ton per hari," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangsel Wahyunoto Lukman.

Wahyunoto menjelaskan, penurunan jumlah sampah yang sempat terjadi karena banyak warga Tangsel yang melakukan aktivitas mudik pada momen libur Lebaran tahun ini. Hal itu sejalan dengan aktivitas rumah makan atau restoran serta perumahan dan sektor lainnya yang minim. 

"Jadi, secara umum tidak ada peningkatan karena kembali normal saja, kemarin sempat turun saat libur Lebaran semua pada mudik. Menjelang Lebaran, pasar dan restoran pada tutup," katanya. 

photo
Tumpukan sampah pakan hewan yang berada di kios Pasar Hewan Barito, Kebayoran Baru, Jakarta, Selasa (10/5/2022). Pasar Hewan Barito dibongkar untuk direvitalisasi agar memberikan kenyamanan bagi pedagang dan pembeli. Sebanyak 85 pedagang di pasar tersebut tidak berjualan sementara selama tiga bulan kedepan agar revitalisasi cepat rampung. Republika/Putra M. Akbar - (Republika/Putra M. Akbar)

Menurut penuturannya, jumlah personel dan mobil pengangkut sampah yang diterjunkan pada momen libur Lebaran 2022 berkisar di angka harian rutin. Personel sampah yang bertugas mencapai ratusan kepala dan jumlah mobil pengangkut sampah pun mencapai ratusan unit. 

"Personel kita siaga walaupun timbunan sampah menurun. Total keseluruhan personel untuk khusus pengangkut sampah 250-an orang, termasuk kernet dan sopir, petugas TPS3R (tempat pengolahan sampah reduce reuse recycle), dan petugas-petugas gerobak. Kalau jumlah mobil pengangkut bak ambrol sampai 600 unit dan truknya 200-an," katanya. 

Saat ini, Wahyunoto memastikan, tidak ada peningkatan volume sampah pasca-Lebaran. "Dinamis bergerak di rentang 400 hingga 500 ton per hari. Tidak lewat dari 500 ton per hari dan tak bakal turun lagi di bawah 400 ton per hari," katanya.


Impian Aisyah Sativa Fatetani Bersama Tim Uber Indonesia

Aisyah Sativa Fatetani dipercaya sebagai tunggal kedua dan bermain di partai ketiga.

SELENGKAPNYA

Hutama Karya Catat Kenaikan Pendapatan

Jumlah kendaraan yang melintasi JTTS meningkat hingga 130,47 persen.

SELENGKAPNYA

Dilema Steven Gerrard; antara Aston Villa dan Liverpool

Steven Gerrard menilai, persaingan Manchester City dan Liverpool masih sangat sengit.

SELENGKAPNYA
×