Kandidat presiden Filipina Ferdinand | AP Photo/Aaron Favila

Internasional

10 May 2022, 03:45 WIB

Dinasti Marcos Incar Pilpres Filipina

Jajak pendapat menempatkan Marcos Jr unggul dari pesaingnya hingga 30 persen.

MANILA -- Pemilik hak suara Filipina mengantri di depan tempat pemungutan suara. Pada pemilihan presiden (pilpres) tahun ini. ada peluang besar kembalinya keluarga presiden diktator Ferdinand Marcos ke tampuk kekuasaan setelah rakyat menggulingkannya 36 tahun lalu.

Dalam pilpres, Wakil Presiden saat ini Leni Robredo berhadapan dengan senator dan anggota Kongres Ferdinand (Bongbong) Marcos Jr, putra mendiang diktator Ferdinand Marcos. Jajak pendapat menempatkan Marcos Jr lebih unggul dari pesaingnya hingga 30 persen.

Robredo terkejut dan marah atas prospek Marcos Jr merebut kembali kursi kekuasaan dan memanfaatkan jaringan relawan kampanye. Pemilihan Filipina kali ini merupakan pertarungan antara sang putra diktator dengan Robredo yang mantan pengacara hak asasi manusia.

Media-media setempat melaporkan terjadi antrean panjang di sejumlah tempat pemungutan suara karena mesin penghitungan suara rusak. Robredo yang memilih di Provinsi Camarines Sur mengaku khawatir.

photo
Wakil Presiden Filipina Leni Robredo yang juga menjagokan diri sebagai calon presiden menghadiri kampanye teakhir di Pasay City, Filipina pada 23 April 2022. - ( AP Photo/Aaron Favila)

"Saya berharap pihak berwenang akan menunjukkan mereka terbaik dari segalanya," katanya pada wartawan.

Robredo seorang mantan pengacara hak asasi manusia dan liberal yang teguh. Ia berjanji bila terpilih akan memperbaiki pelayanan kesehatan, kesejahteraan, memerangi kemiskinan, dan memperbaiki persaingan usaha.

Sedangkan Marcos Jr tidak menyajikan platform kebijakan nyata, tapi pemerintahannya diperkirakan tidak jauh berbeda dari pemerintahan Presiden Rodrigo Duterte saat ini. Yakni pemerintahan yang keras dengan pendekatan individual. Sebab Duterte berhasil mengkonsolidasikan kekuasaannya dengan cepat.

Marcos Jr yang berusia 64 tahun memberikan hak suaranya di rumahnya di Provinsi Ilocos Norte. Ia menyambangi tempat pemungutan suara bersama keluarganya dan dijaga ketat pengawal pribadinya. Ia juga ditemani putranya yang maju dalam pemilihan Kongres. "Semua baik-baik saja," menjawab pertanyaan wartawan.

photo
Ribuan warga menghadiri kampanye teakhir Wakil Presiden Filipina Leni Robredo yang juga menjagokan diri sebagai calon presiden di Pasay City, Filipina pada 23 April 2022. - ( AP Photo/Aaron Favila)

Putri Duterte, Sara Duterte-Carpio, maju dalam pemilihan wakil presiden. Walaupun di Filipina presiden dan wakil presiden dipilih terpisah tapi Marcos Jr dan Duterte-Carpio terhubung.

Marcos Jr didukung banyak pemilih muda yang lahir setelah revolusi 1986. Ia melancarkan kampanye besar-besaran di media sosial dengan tema revisionisme historis. Pendukungnya mengatakan, narasi penjarahan kekayaan negara, kronisme, dan brutalitas ayahnya merupakan kebohongan yang disebarkan lawan politiknya.

Kritikus mengatakan Marcos dan pendukungnya menyebarkan versi sejarah yang salah. Kritik ini ditampik tim kampanye Marcos Jr.

Usai digulingkan, keluarga Marcos kembali ke Filipina pada 1990-an. Sejak itu karir politik Marcos Jr. terus naik karena kekayaan dan koneksi yang luas.

Selain mereka berdua, mantan juara tinju dunia Manny Pacquiao, Walikota Manila Isko Moreno dan mantan kepala Kepolisian Nasional Senator Panfilo Lacson juga memperebutkan kursi presiden. Pemenang pemilihan akan mulai berkuasa pada 30 Juni mendatang dengan masa jabatan enam tahun.

photo
Pendukung kandidat presiden Ferdinand Marcos Jr bersorak pada kampanye terakhir di Paranaque city, Filipina, Sabtu (8/5/2022). - (AP Photo/Aaron Favila)

Kewalahan

Sekitar 18 ribu kursi mulai dari wakil presiden, Senat, House of Representative, sampai walikota, gubernur dan konselor juga diperebutkan dalam pemilihan ini. Petugas pemilu mengatakan, tingkat partisipasi pemilih atau turnout pada pemilihan kali ini tinggi.

Komisioner pemilihan umum Filipina George Erwin Garcia mengaku "kewalahan" dengan jumlah pemilih yang menyerbu pemungutan suara walaupun ancaman pandemi. Komisi pemilihan mencatat ada penundaan di sejumlah daerah tapi masalah ini tidak menyebar.

Filipina masih dilanda masalah ekonomi yang diperburuk pandemi, kemiskinan, dan pengangguran serta pemberontakan komunis dan perlawanan yang sudah berlangsung puluhan tahun. Presiden yang baru juga didesak menuntut pertanggungjawaban Rodrigo Duterte atas pembunuhan nonyudisial selama kebijakan antinarkobanya yang keras.

Mahkamah Internasional (ICC) sudah mulai menyelidiki kasus-kasus pembunuhan tersebut. ';

Pesan Perpisahan Ramadhan

Kepergian Ramadhan meninggalkan pesan perpisahan berharga.

SELENGKAPNYA

Lalu Lintas ke Jabotabek Kembali Normal

Jasa Marga mencatat sekitar 1,29 juta kendaraan kembali ke wilayah Jabotabek pada periode 3-8 Mei 2022.

SELENGKAPNYA

Ukraina Klaim Ekspor 1,09 Juta Ton Biji-Bijian 

Invasi Rusia ke Ukraina menambah volatilitas di pasar keuangan internasional yang mempengaruhi harga komoditas dan logistik.

SELENGKAPNYA
×