Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban tenggelam di Pantai Wisata Anging Mammiri, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (17/1/2022). (ilustrasi) | ANTARA FOTO/Abriawan Abhe

Nasional

07 May 2022, 03:45 WIB

Kasus Wisatawan Tenggelam di Pantai Selatan Marak

Tingginya gelombang di pantai selatan, membuat kasus wisatawan yang tenggelam yang cukup banyak.

SUKABUMI – Saat musim libur Lebaran, wisatawan kerap menghabiskan waktunya untuk berlibur. Pantai menjadi salah destinasi wisata yang diburu para wisatawan. Namun, dengan tingginya gelombang di pantai selatan, membuat kasus wisatawan yang tenggelam yang cukup banyak.

Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Sukabumi mencatat, sebanyak 11 orang mengalami kecelakaan laut di Pantai Selatan Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (5/5). Dari 11 orang itu sebanyak satu orang warga Bogor hilang ditelan ombak dan masih dalam pencarian dan 10 orang lainnya berhasil diselamatkan.

Korwil Barat Balawista Kabupaten Sukabumi, Dani Supirman mengatakan, kecelakaan laut pada libur Lebaran Kamis terjadi di tiga lokasi. “Ketiga lokasi itu, yakni di kawasan Pantai Istiqomah, Pantai Istana Presiden Desa Citepus Kecamatan Palabuhanratu, dan Pantai Kebon Kalapa Karanghawu Kecamatan Cisolok,” kata Dani, Jumat (6/5).

Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap seorang wisatawan yang tenggelam di Pantai Kebon Kelapa, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jumat (6/5). Hingga kini proses pencarian terhadap korban masih terus dilakukan.

 
Sebelumnya, sebanyak dua wisatawan asal Bogor terseret ombak pada Kamis (5/5) sekitar pukul 15.30 WIB, ketika sedang berenang di pinggir karang Pantai Kebon Kelapa.
 
 

Sebelumnya, sebanyak dua wisatawan asal Bogor terseret ombak pada Kamis (5/5) sekitar pukul 15.30 WIB, ketika sedang berenang di pinggir karang Pantai Kebon Kelapa, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Korban atas nama Arya (16 tahun) berhasil diselamatkan oeh Balawista Palabuhanratu, sedangkan korban atas nama Yoga Pamungkas (17) hingga kini, masih dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan.

Sementara itu, korban tenggelam sudah memakan satu korban atas nama Gibran (7), wisatawan asal Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Gibran tenggelam saat bermain di Pantai Rawakalong, Palabuhanratu, Rabu (4/5).

"Jasadnya ditemukan sekitar radius satu kilometer dari lokasi, tempat korban tergulung ombak besar dan akhirnya hilang tenggelam. Gibran ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa dan langsung dievakuasi ke RSUD Palabuhanratu untuk dilakukan visum, kemudian diserahkan kepada pihak keluarga," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator dalam operasi SAR, Hendra Sudirman.

Korban tenggelam juga terjadi di Pantai Logending, Cilacap, Jawa Tengah. Korban, yaitu David (12) sedang bermain bola di pantai kemudian terseret lalu tenggelam pada Rabu (4/5). Keesokan harinya, jenazah David ditemukan.

 
Korban tenggelam juga terjadi di Pantai Logending, Cilacap, Jawa Tengah. Korban, yaitu David (12) sedang bermain bola di pantai kemudian terseret lalu tenggelam pada Rabu (4/5). 
 
 

"Selanjutnya, Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban dan langsung dibawa ke Puskesmas Ayah untuk penanganan medis," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap, I Nyoman Sidakarya.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Provinsi Banten juga bersiaga di kawasan pesisir pantai di daerah itu. Kesiagaan ini untuk mencegah kecelakaan laut bagi wisatawan yang sedang menikmati masa libur Lebaran.

"Kita mengimbau wisatawan yang mengunjungi kawasan pantai agar hati-hati jika berenang, " kata Kepala Kantor SAR Banten, Adil Triyanto.

Kantor SAR Banten siaga di lokasi kawasan wisata pesisir pantai untuk mencegah terjadi kecelakaan laut, yang menimpa wisatawan. Biasanya, wisatawan setelah Lebaran menyerbu destinasi objek wisata pesisir pantai barat Provinsi Banten, seperti Pulo Merak, Carita, Anyer, Labuhan, Panimbang, hingga Tanjung Lesung. 

Sumber : antara


One Way Arus Mudik Tol Trans Jawa Bisa 24 Jam

Puncak arus balik diprediksi masih akan terjadi hingga Ahad (6/5).

SELENGKAPNYA

Timnas Garuda Belum Padu 

Sebelum laga perdana kemarin, pelatih Shin Tae-yong sempat mengakui bahwa kualitas permainan Vietnam lebih baik.

SELENGKAPNYA

Puluhan Juta Ton Biji-bijian Tertahan di Ukraina

Menurut Guterres, perang di Ukraina memberi tekanan lebih besar kepada negara berkembang.

SELENGKAPNYA
×