Pekerja menyelesaikan pembangunan trotoar di sekeliling Tebet Eco Park, Jakarta, Senin (4/4/2022). Pembangunan tersebut untuk memberikan kenyamanan pejalan kaki sebagai fasilitas penunjang bagi pengunjung Tebet Eco Park yang ditargetkan selesai dalam wak | Republika/Putra M. Akbar

Jakarta

25 Apr 2022, 09:18 WIB

'Gudang' Air dan Ruang Kebersamaan Tebet Eco Park

Tebet Eco Park menjadi tembat masyarakat DKI Jakarta menyegarkan pikiran.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memproyeksikan Taman Tebet (Tebet Eco Park) sebagai lokasi retensi atau penampungan air termasuk banjir yang kerap terjadi di sekitar Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

Hal tersebut, kata Anies, tidak terlepas dari konsep 'Eco Park' yang menghadirkan konsep pemulihan ekosistem dan naturalisasi ruang terbuka hijau dan biru, serta penyediaan fasilitas taman yang mengakomodasi ragam aktivitas warga. "Ini memang berfungsi sebagai kolam retensi di musim hujan, dan konsepnya natural, ketika musim kering akan surut. (Optimis menampung air) sekitar sini, iya," kata Anies di Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu.

Aliran sungai di sekitaran Tebet akan dialirkan menuju sejumlah kolam air di Tebet Eco Park sehingga fungsinya sebagai penyerapan air akan efektif. Konsep Tebet Eco Park seluas 2,5 hektare menurutnya juga menggunakan vegetasi dan tanggul alami, serta teknik soil bioengineering di saluran air yang ada di dalam taman.

Konsep itu menurutnya berfungsi untuk membantu meningkatkan kapasitas tampungan air hujan. Dengan demikian, lanjut Anies, kualitas air dapat diperbaiki dan keanekaragaman hayati dapat dipulihkan.

Tebet Eco Park yang memiliki seribu pohon juga difungsikan untuk memfasilitasi kegiatan masyarakat untuk berinteraksi dan bermain bagi anak-anak. Taman ini  menambah jumlah revitalisasi taman di Jakarta yang sekarang sudah lebih dari 90 taman dengan konsep taman bermain.

Dengan fungsi sedemikian rupa, ia berharap Tebet Eco Park mampu menjadi percontohan bagi taman lainnya di DKI Jakarta baik dari konsep, fungsi, hingga keterlibatan masyarakatnya."Membangun taman ini bersama dengan berbagai komunitas, nanti perawatan pemanfaatan juga bersama dengan komunitas," ujarnya.

 
Kami membangun taman di Jakarta dengan konsep park, sehingga masyarakat asyik berinteraksi dan membangun kebersamaan.
ANIES BASWEDAN, Gubernur DKI Jakarta.
 

Benchmark alam dan manusia hidup berdampingan

Anies Baswedan menyebut Tebet EcoPark menjadi contoh masyarakat dan alam hidup berdampingan. "Kita bisa hidup berdampingan dengan alam dalam sebuah setting urban seperti Jakarta. Ini dilakukan di banyak kota modern dan Jakarta harus setara, karenanya diberi nama Eco Park bukan Eco Garden," kata Anies .

Eco Park Tebet bukan sekadar taman yang hanya dinikmati sebagai pemandangan, melainkan juga bisa menjadi tempat aktivitas yang menyenangkan bagi pengunjung.

"Kalau Anda lihat dulu kalau ada rumput ada tulisan dilarang menginjak rumput, itu artinya taman sebagai garden. Karena itu enggak boleh diinjak. Kalau di sini justru park, tempat bermain tempat berinteraksi, harapannya nanti semua usia bisa memanfaatkan taman dengan baik," ujar Anies.

Selain itu, di tengah Eco Park Tebet juga terdapat aliran sungai yang bukan sekedar pelengkap, namun bisa dimanfaatkan sebagai tempat penampungan air hujan. "Sehingga bila musim hujan, air meningkat maka air itu akan ditampung di taman ini. Jadi taman ini berfungsi sebagai penampungan air ketika volume air meningkat di musim hujan , ketika air surut maka bisa digunakan lagi," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta, Suzi Marsitawati menyampaikan kehadiran Tebet Eco Park sebagai wujud kesinambungan hubungan timbal balik antara warga dengan alam.

"Tebet Eco Park dapat menjadi model ideal pembangunan taman di Ibu Kota dimana pertumbuhan terjadi sangat pesat dan kehadiran taman sangat diperlukan sebagai ruang interaksi antar warga, dan antara warga dengan alam," kata Suzi.

Tebet Eco Park memiliki konsep vegetasi dan tanggul alami serta menerapkan teknik soil bio engineering di saluran air yang ada di dalam taman. "Selain membantu meningkatkan kapasitas tampungan air hujan, pendekatan ini juga menyerasikan kembali saluran air dan taman yang dilaluinya sebagai satu kesatuan ekosistem yang alami. Dengan demikian, kualitas air dapat diperbaiki dan keanekaragaman hayati dapat dipulihkan," tutur Suzi.

Revitalisasi Taman Tebet merupakan realisasi dari Kegiatan Strategis Daerah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk membangun Taman Maju Bersama dan RTH yang berkualitas bagi warga.

Selain menghadirkan Tebet Eco Park, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sejak 2018 telah membangun dan merevitalisasi 377 taman, serta menanam lebih dari 140.000 pohon.

Tebet Eco Park sendiri dibagi menjadi dua bagian, di sisi Utara ada sejumlah fasilitas yang dapat dinikmati masyarakat di antaranya padang rumput, taman tematik,dan sentra UMKM.

Sementara di sisi Selatan, terdapat fasilitas seperti jalan setapak lahan basah, taman komunitas, arena bermain anak, dan hutan penyangga. Untuk memudahkan akses masyarakat menuju dua sisi taman, terdapat sebuah jembatan dengan ketinggian enam meter yang menjadi ikon Eco Park Tebet yang dinamai Infinity Link Bridge.

Tak lupa juga terdapat lintasan lari sepanjang 1.734 meter. Jalur ini dilengkapi dengan kamera CCTV, serta lampu penerangan untuk memberikan keamanan bagi masyarakat.

 

photo
(ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

Gambar di atas menunjukkan warga mengunjungi Tebet Eco Park di Jakarta, Sabtu (23/4/2022). Taman seluas tujuh hektar yang direvitalisasi dengan mengembalikan fungsi taman secara ekologi itu tersebut mulai dibuka untuk umum. 

photo
(ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)
';

Abdullah bin Rawahah Penyair yang Gagah di Medan Perang

Abdullah bin Rawahah tampil membawa pedang ke medan tempur Badar, Uhud, Khandaq, Hudaibiyah, dan Khaibar.

SELENGKAPNYA

Jurus Muslimah Berburu Pahala Ramadhan

Saat sedang berhalangan, banyak ibadah yang dapat dilakukan Muslimah dengan keutamaan seperti orang berpuasa.

SELENGKAPNYA

Menghayati Mekanisme Kerja Otak

Sampai sekarang para ilmuwan belum memahami penggunaan sisa memori sekitar 94 persen.

SELENGKAPNYA
×