Pemain AC Milan Theo Hernandez menendang bola ke arah gawang lawan saat melawan kesebelasan Spezia di Stadion Giuseppe Meazza di Milan pada 17 Januari 2022. | EPA-EFE/MATTEO BAZZI

Olahraga

Perang Mental AC Milan Vs Inter Milan

Inter Milan akan menjamu AC Milan pada leg kedua semifinal Coppa Italia.

MILAN – Kompetisi sengit AC Milan melawan Inter Milan bukan hanya terjadi di Seri A Liga Italia musim ini. Persaingan dua tim sekota ini juga terjadi di Coppa Italia, ajang yang sudah lama tidak dimenangkan Nerazzurri dan Rossoneri. Inter terakhir kali menjuarainya pada 2011, sedangkan Milan pada 2003.

Jarak kedua tim tersebut dengan trofi juara hanya dua pertandingan lagi. Sebab, baik Inter maupun Milan sudah sampai ke semifinal. Sayangnya, keduanya harus saling jegal untuk memperebutkan tiket final menghadapi pemenang duel Fiorentina vs juara bertahan Juventus. Inter akan menjamu Milan pada leg kedua semifinal Coppa Italia di Stadion Giuseppe Meazza, Rabu (20/4) dini hari WIB.

Kedua tim masih memiliki peluang yang sama untuk lolos ke final setelah bermain imbang tanpa gol pada pertemuan pertama. Namun, Milan punya keuntungan tipis andai bisa menahan imbang Inter dengan mencetak gol pada pertandingan bertajuk Derby della Madonnina ini. Sebab, Coppa Italia musim ini masih memberlakukan aturan keuntungan gol tandang.

Nerazzurri berbekal catatan positif setelah mengemas tiga kemenangan beruntun dengan mengalahkan Juventus, Hellas Verona, dan Spezia di Seri A. Pelatih Inter Simone Inzaghi merespons positif rangkaian kemenangan itu. “Kemenangan pada laga terakhir jelas menghadirkan dorongan serta kepercayaan diri bagi tim menjelang pertarungan Coppa Italia," kata Inzaghi, dilansir laman resmi Inter, Senin (18/4).

Inzaghi yakin kemenangan atas Milan bukan sekadar akan mengantarkan mereka ke partai puncak, melainkan juga menjadi dorongan mental yang kuat untuk mengarungi sisa kompetisi. Mental dan motivasi para pemain Inter akan semakin kuat untuk mengamankan kemenangan dalam enam laga sisa yang harus mereka jalani di Seri A.

Inzaghi berharap para pemain utama akan tersedia untuk meladeni Milan. Sebab, Stefan de Vrij yang sebelumnya cedera baru saja kembali berlatih. Sementara itu, Alessandro Bastoni sempat mengalami keram di laga melawan Spezia. “Kami berharap semuanya tersedia untuk partai Coppa Italia karena kami memiliki laga besar melawan Milan," ujar eks pelatih SS Lazio itu.

Inter tidak memiliki masalah berarti untuk sektor tengah karena Marcelo Brozovic, Calhanoglu, serta Nicolo Barella siap tersedia. Legenda hidup Inter, Giuseppe Bergomi, juga yakin duel ini akan berpengaruh pada nasib perebutan gelar Liga Italia. Bergomi menyebut kondisi Inter jauh lebih baik daripada I Diavolo Rosso. Sebab, Milan telah mengalami beberapa hasil buruk dalam laga terakhir.

"Inter telah menemukan gairah bermain mereka yang hilang. Faktor psikologis akan sangat berpengaruh pada laga ini," kata Bergomi.

Di sisi lain, Milan hanya menelan dua kali kekalahan dari 19 pertandingan kandang terakhir mereka di Coppa. Meski berstatus tim tamu, rekor seperti itu seharusnya membuat tim asuhan Stefano Pioli tampil berani.

Pioli paham pentingnya Coppa Italia untuk Milan. Pasalnya, I Rossoneri sudah lama tak menjuarai ajang ini. Terakhir kali Milan menjuarai Coppa Italia pada 2003. "Persaingan di liga tak akan berubah, tapi sekarang kami ada di sini dan kami akan mengerahkan kemampuan terbaik," kata Pioli.

Namun, lagi-lagi Pioli dihadapkan pada keterbatasan pemain. Milan kembali dipastikan tanpa beberapa pilar utama, seperti Zlatan Ibrahimovic, Davide Calabria, dan Simon Kjaer. Kondisi Alessio Romagnoli juga akan terus dipantau. 

Pioli menegaskan, Milan akan memfokuskan segalanya pada permainan tim. “Semakin Anda bersatu, semakin Anda memiliki kesempatan untuk memenangkan pertandingan," kata Pioli.

Milan sejatinya mengalami peningkatan cukup signifikan dalam urusan menjaga pertahanan dengan duet maut Fikayo Tomori serta Pierre Kalulu di samping performa luar biasa kiper Mike Maignan. Meski begitu, Sandro Tonali dan kolega kerap kesulitan merobek gawang lawan. Tercatat dalam tiga partai, Milan hanya mampu mengukir dua gol.

Olivier Giroud, pencetak gol terbanyak Coppa Italia (tiga gol), dipastikan bakal memimpin lini depan seiring dengan absennya Ibrahimovic. Eks bomber Chelsea itu akan bekerja sama dengan dua penyerang sayap, yakni Rafael Leao serta Junior Messias. 

Pioli pun meminta pasukannya untuk menjaga konsentrasi permainan hingga peluit akhir. Sebab,Inter yang menjadi lawan merupakan tim favorit.

photo
Pemain Inter Milan Achraf Hakimi (kiri) membawa bola dibayangi pemain Napoli Kalidou Koulibaly (kanan) dalam sebuah pertandingan. - ( EPA-EFE/CIRO FUSCO)

Laga Wajib Menang Liverpool dan MU

Duel keren MU dan Liverpool hadir dalam momen yang pas.

SELENGKAPNYA

Real Madrid Dekati Tangga Juara

Real Madrid tak kehilangan kepercayaan diri meski sudah tertinggal 0-2 saat melawan Chelsea

SELENGKAPNYA

Covid-19 Diprediksi Landai Pasca-Lebaran

Hasil serosurvei menunjukkan hampir 100 persen masyarakat Indonesia memiliki antibodi Covid-19.

SELENGKAPNYA