Pemilk sentra kerajinan batik menunjukkan halaman Instagram produk Batik Ajbura Tradjumas miliknya di Depok, Jawa Barat, Jumat (25/2/2022). Kementerian Koperasi dan UKM menargetkan 30 juta UMKM bisa terhubung ke dalam ekosistem digital pada tahun 2024, ka | ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.

Ekonomi

Kembangkan Ekosistem Digital

Potensi ekonomi digital Indonesia diperkirakan akan terus bertumbuh hingga Rp 1.736 triliun pada 2025.

JAKARTA — Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta seluruh perusahaan rintisan atau startup di Indonesia bisa meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) melalui pelatihan dan pendampingan.

Selain itu, ia meminta startup yang telah berkembang dan maju agar memberdayakan masyarakat Indonesia sebagai pekerja, bukan mengambil tenaga kerja dari luar negeri.

Sebab, Erick menjelaskan, Indonesia memiliki visi menjadi Indonesia Emas 2045. Pada 2045 diprediksi kebutuhan akan tenaga kerja yang mahir dalam menggunakan teknologi dan digitalisasi menjadi kunci dalam persaingan global. Himpunan Penguasaha Muda Indonesia (Hipmi) digital agar bisa bersinergi dengan BUMN.

"Kita susun roadmap (peta jalan bersama. Kita harus buka semua peluang, namun satu di antara peluang penting yang harus kita perhatikan dari sekarang adalah momentum peringatan 100 tahun kemerdekaan bangsa Indonesia, yaitu pada 2045," kata Erick dalam sambutan acara Hipmi Digital Fest 2022 di Jakarta, Rabu (30/3).

Startup ikut meningkatkan kompetensi generasi muda Indonesia menjadi mahir dalam pemanfaatan teknologi dan digitalisasi melalui pelatihan serta pendampingan. "Kita harus buat generasi muda baru, startup baru. Kita juga mendukung yang namanya konten atau produk lokal itu ada dua, dibiayai atau diinvestasi," ujar Erick.

Indonesia diprediksi pada 2045 akan mendominasi menjadi 10 terbesar kekuatan ekonomi dunia. Tentu, terdapat beberapa faktor kunci yang harus diantisipasi untuk mewujudkan cita-cita besar tersebut, salah satunya adalah pengembangan ekonomi digital.

 

"Indonesia memiliki potensi yang luar biasa akan pertumbuhan ekonomi digitalnya sampai 2030. Potensi ekonomi digital kita diproyeksikan tumbuh hingga Rp 4.500 triliun jauh lebih cepat daripada pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) kita, apalagi saat ini kita sudah melewati second wave disruption, di mana digitalisasi sudah meliputi berbagai sektor, seperti media, edutech, healthtech, dan fintech ini adalah sebuah opportunity yang harus kita manfaatkan," kata Erick.

Ketua Hipmi Digital Academy, Anthony Leong, mengatakan, dalam mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) atau startup yang ada sekarang ini, Hipmi melakukan pembinaan dalam kegiatan Hipmi Digital Fest untuk peningkatan kompetensi agar para pelaku UMKM dapat naik kelas. 

Anthony menyebutkan, kehadiran Hipmi Digital Academy bentuk upaya dalam meningkatkan wawasan inovasi dan teknologi kepada anggota Hipmi. "Kita dorong Indonesia bukan hanya menggunakan teknologi digital sebagai konsumen, tapi kita harus menjadi produsen, konseptor, mastermind dalam men-deliver dan menyambut era digital dan informasi ini. Jika berkonsolidasi dengan BUMN, insya Allah ekosistem dunia usaha industri digital akan semakin besar dan kokoh," ujar Anthony.

Menurut CEO Menara Digital itu, ekonomi digital saat ini memiliki posisi penting dalam meningkatkan perekonomian di Indonesia. Dalam perluasan literasi digital pun pertumbuhan UMKM di Indonesia memiliki posisi penting.

"Dengan hadirnya Hipmi Digital Academy, kita ingin men-deliver program yang sustain ke depan dan training development yang berkualitas. Kita siap bersinergi dengan dengan seluruh stakeholder untuk melahirkan talenta digital dan ekosistem dunia usaha di bidang industri digital yang lebih baik ke depan," kata Anthony.

Besarnya potensi ekonomi digital Indonesia yang diperkirakan akan terus bertumbuh hingga Rp 1.736 triliun pada 2025 atau tumbuh signifikan dibandingkan 2015 yang sebesar Rp 112 triliun, 2019 yang sebesar Rp 560 triliun, dan 2020 yang sebesar Rp 616 triliun. 

Kontribusi terbesar ekonomi digital

Indonesia datang dari sektor e-commerce, transportasi, dan makanan, travel daring, dan media daring. Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Indonesia mempunyai valuasi digital ekonomi tertinggi di ASEAN, yakni 70 miliar dolar AS atau 40 persen dari keseluruhan ekonomi digital ASEAN dan diperkirakan akan terus meningkat hingga mencapai 146 miliar dolar AS pada 2025.

“Kita harus memanfaatkan potensi ekonomi digital Indonesia yang hebat ini untuk meningkatkan kesejahteraan bersama,” kata Airlangga. 

Dari sisi talenta digital di masa depan, pada 2030 diperlukan sekitar 9 juta sumber daya manusia (SDM) digital di Indonesia yang akan dipenuhi oleh generasi muda saat ini dan akan mengakselerasi pertumbuhan wirausahawan di Indonesia. 

Dengan digitalisasi, pertumbuhan ekonomi pada 2022 yang ditargetkan sebesar 5,2 persen year on year (yoy) dapat tercapai.“Untuk mencapainya, strategi penanganan pandemi, dengan memperkuat proses 3T, pengobatan atau terapi, protokol kesehatan, serta vaksinasi, akan tetap jadi yang utama di samping strategi pemulihan ekonomi,” ujar Airlangga.

Dalam jangka panjang, Indonesia ingin dapat terbebas dari jebakan kelas menengah sehingga perlu diciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan dengan memperbanyak jumlah wirausahawan. 

Saat ini, rasio jumlah wirausahawan Indonesia masih rendah dan berkisar 3,47 persen dari total populasi sehingga pengembangan UMKM perlu untuk lebih didukung lagi dan upaya untuk membantu para pelaku UMKM tersebut agar tetap bertahan di tengah pandemi juga harus dilakukan.

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menekankan pentingnya sektor digital sebagai peluang bagi Telkom dan bangsa Indonesia untuk melompat mendekati negara maju. “Banyak hal yang dapat dilakukan melalui platform digital yang bisa kita lakukan, yang kemudian akan membuat Indonesia melakukan lompatan mendekati negara yang maju dalam berbagai sektor," kata Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah.

Karena itu, Ririek menambahkan, Telkom selalu berkomitmen bahwa dari waktu ke waktu kita akan terus mengembangkan berbagai layanan Telkom dan peluang yang ada demi kemajuan masyarakat Indonesia. Dengan adanya inisiatif tersebut, Digital Business Telkom mengusulkan sebuah ide untuk memiliki sebuah umbrella brand

Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.

Donasi Literasi Umat

RI Dorong Pembangunan Infrastruktur untuk Pemulihan Global

Sebagai tuan rumah G20, penyediaan infrastruktur di sektor informasi dan teknologi menjadi hal utama.

SELENGKAPNYA

Pertanda Akhir Generasi Emas Cile

Gol Luis Suarez pada menit ke-79 dan Federico Valverde pada menit ke-90 membuat publik Cile senyap.

SELENGKAPNYA

Portugal tak Pernah Gagal

Portugal bersama Ronaldo tak pernah absen di lima edisi terakhir Piala Dunia.

SELENGKAPNYA