Hikmah | Republika

Hikmah

18 Mar 2019, 20:38 WIB

Kenikmatan Semu

Gunakan harta kekayaan, jabatan dan kekuasaan yang kita peroleh untuk beribadah dan berbagai amal saleh, agar dapat meraih ridha Allah SWT.

Segala sesuatu yang ada di dunia ini hanyalah bersifat sementara, fana dan rusak.Begitu pun dengan kenikmatan dunia yang kita peroleh dan ra sa kan.Semua itu kenik matan semu.

Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya harta kekayaan dunia itu bisa menghadirkan kenikmatan bagi seseorang apabila dia memperoleh dan menggunakannya dengan baik dan benar. Namun, jika seseorang memperoleh dan menggunakan harta kekayaan itu dengan tidak baik dan tidak benar, dia seolah menjadi orang yang tak berhen ti makan, tapi tidak pernah ke nyang." (HR Bukhari, Muslim, dan Nasa'i).

Seorang penguasa yang kedudukannya diraih dengan cara curang, ia akan dirundung kecemasan. Terus merasa kha watir dicopot dari jabatannya. Sehingga segala cara dila kukan untuk mempertahan kan posisi yang didudukinya.

Betapa banyak orang yang memiliki mobil mewah tetapi dilanda rasa takut, cemas, dan gelisah jika mobilnya rusak atau hilang dicuri orang lain.

Ada juga orang kaya yang harus meregang nyawa dise babkan harta kekayaan dan bisnis yang mereka lakukan.

Jangan jadikan kenikmatan duniawi sebagai tolok ukur ke bahagiaan. Sehingga segala cara dilakukan untuk memperolehnya.

Dunia bagaikan segelas minuman yang memabukkan. Orang-orang yang meminumnya akan mati meski masih hidup, akan buta meski bisa melihat, akan tuli meski bisa mendengar, dan akan bisu meski bisa bicara.

"... Sungguh beruntunglah orang yang menjadikan dunia sebagai penyambung hubungan antara dirinya dengan Allah dan celakalah orang yang menjadikan dunia sebagai pemutus hubungan dirinya dengan allah."
Abu Sulaiman Al-Darani RA



Gunakan harta kekayaan, jabatan dan kekuasaan yang kita peroleh untuk beribadah dan berbagai amal saleh, agar dapat meraih ridha Allah SWT. Sebagaimana diungkapkan oleh Abu Sulaiman Al- Darani RA, "... Sungguh beruntunglah orang yang menjadikan dunia sebagai penyambung hubungan antara dirinya dengan Allah dan celakalah orang yang menjadikan dunia sebagai pemutus hubungan dirinya dengan allah."

Jangan habiskan kehidupan kita dengan terus mengejar kenikmatan duniawi yang sementara tanpa didasari motivasi beribadah kepada-Nya.


Menukar keabadian (kebahagiaan akhirat) dengan yang fana.
Raihlah kenikmatan sejati yang abadi, kenikmatan surga dengan iman dan takwa.

Allah SWT berfirman:"Sesungguhnya orang-orang beriman dan beramal saleh, bagi mereka disediakan surga firdaus sebagai tempat tinggal. Mereka kekal di dalamnya, mereka tidak ingin pindah dari sana.
" (QS al- Kahfi: 107-108). Wallahu a'lam.


×