Petugas kepolisian mengatur lalu lintas saat pemberlakuan ganjil genap di gerbang keluar Tol Pasteur, Kota Bandung, Ahad (13/3/2022). Aturan tersebut tetap dilakukan di tengah pelonggaran syarat perjalanan oleh pemerintah guna mencegah penyebaran Covid-19 | REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA

Nasional

Pelonggaran Aktivitas Bukan Berarti Pelonggaran Prokes

Jangan sampai karena pelonggaran aktivitas sehingga menganggap juga pelonggaran prokes.

JAKARTA – Satgas Covid-19 menyatakan, pelonggaran aktivitas masyarakat bukan berarti pelanggaran protokol kesehatan (prokes). Satgas Covid-19 menegaskan, masyarakat tetap wajib menaati prokes 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. 

“Jangan sampai karena orang bergembira ria pelonggaran aktivitas sehingga menganggap juga pelonggaran prokes, padahal ini karena pencapaian vaksinasi,” kata Subbid Dukungan Kesehatan Satgas Covid 19 Alexander Kaliaga Ginting Suka dalam diskusi daring, Sabtu (12/3).

Ia mengatakan, masyarakat juga tetap harus selalu menggunakan aplikasi PeduliLindungi ketika beraktivitas dan menggunakan e-Hac ketika melakukan perjalanan udara. “Ini adalah pengendalian secara digital,” kata Alex.

Meskipun terjadi tren penurunan kasus aktif Covid-19, Alex mengingatkan, masih tetap ada penularan Covid-19. Bahkan, angka kematian masih cukup banyak dilaporkan seperti 190 orang meninggal karena Covid-19 pada Jumat (11/3).

photo
Petugas kepolisian menghentikan kendaraan saat pemberlakuan ganjil genap di gerbang keluar Tol Pasteur, Kota Bandung, Ahad (13/3/2022). Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Bandung bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung masih memberlakukan sistem ganjil genap di lima gerbang tol akses masuk Kota Bandungdi tengah pelonggaran syarat perjalanan oleh pemerintah. - (REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA)

Ia juga mengingatkan pemerintah daerah untuk tetap mengencangkan pelacakan kontak atau tracing. Sebab, pelacakan kontak merupakan upaya antisipasi untuk menurunkan angka positivity rate dan memutus rantai penularan di masyarakat.

Epidemiolog dari Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono mengatakan, pelonggaran aktivitas masyarakat saat ini harus dibarengi dengan pengawasan yang ketat. Belajar dari Inggris yang sudah melakukan uji coba pelonggaran protokol kesehatan, kasus yang sebelumnya turun kembali bertambah.

"Virus masih ada, terutama anaknya omikron BA.2 ini. Di luar negeri, anaknya omikron ini sudah naik 20 persen, jadi kita menghadapi virus yang selalu berevolusi dan kita tidak bisa prediksi,” kata dia. 

Meski tren penurunan kasus Covid-19 sudah makin baik, terutama di Jawa-Bali, ia mengatakan, semua pihak harus tetap mewaspadai potensi penularan, terutama jika ada varian baru masuk ke Indonesia. “Secara makro, tingkat keparahan lonjakan omikron tidak sedahsyat delta, tapi penularan masih ada,” kata dia. 

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Indonesia akan masuk endemi saat nilai Rt alias angka reproduksi efektif sudah mencapai angka satu. Sejumlah kota di Indonesia sudah mencapai angka tersebut sehingga pemerintah memutuskan tidak perlu pemeriksaan PCR untuk perjalanan domestik.

"Kalau secara nasional tentu kita berharap bahwa Rt 1 itu di seluruh 34 provinsi dan sekarang alhamdulillah Rt-nya dari seluruh provinsi semuanya cenderung turun dan seluruhnya mendekati satu," kata dia dalam Kuliah Umum di Universitas Hasanuddin, Sabtu (12/3).

Pemerintah memperkirakan jika dalam tiga bulan bisa jaga Rt-nya di bawah satu, maka Indonesia bisa dilakukan pembukaan sebagian. Ini membutuhkan partisipasi masyarakat agar bisa bersama mencapainya, termasuk dengan tingkat vaksinasi kedua mencapai 70 persen.

photo
Penonton bersorak usai menyaksikan pertandingan basket antara Pelita Jaya Bakrie Jakarta melawan Satya Wacana Salatiga dalam laga lanjutan Indonesian Basketball League (IBL) 2022 di Hall Basket Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (12/3/2022). IBL kembali menerima kehadiran penonton untuk menyaksikan pertandingan secara langsung seiring dengan pelonggaran PPKM dan protokol kesehatan yang ketat. - (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

"Wujudnya tentu ke depan kita berharap bahwa bisa dipersiapkan program menuju endemi tetapi syaratnya kembali lagi syaratnya adalah vaksinasi yang kedua harus 70 persen, kemudian level di seluruh kabupaten kota level 1," katanya.

Untuk mencapai level 1, maka selain penularan dan tingkat yang kasus aktif harus dibawah satu. Sejumlah wilayah di Indonesia sudah mencapainya sehingga pelonggaran batasan telah dilakukan.

Pemerintah juga sudah membatasi karantina, baik pulang umrah maupun perjalanan luar negeri menjadi satu hari. Artinya begitu PCRnya negatif sesudah satu hari sudah bisa menjalankan aktivitas.

Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.

Donasi Literasi Umat