Wisatawan mancanegara tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Senin (7/3/2022). Pemerintah Provinsi Bali mulai menerapkan kebijakan tanpa karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) ke Pulau Dewata dan menerapkan layanan Vi | ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/rwa.

Nasional

3,6 Juta Turis Berpotensi Datang Saat Endemi

Uji coba tanpa karantina di Bali dinilai berhasil oleh Sandiaga.

JAKARTA -- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan Indonesia memiliki peluang mendatangkan 3,6 juta wisatawan mancanegara pada 2022 saat situasi pandemi secara umum berjalan kondusif.

"Kami percaya jika kondisi secara umum kondusif, kami melihat potensi kenaikan wisatawan mancanegara dengan kisaran 1,8 juta hingga 3,6 juta kedatangan tahun ini," kata Sandiaga, Kamis (10/3).

Kehadiran wisatawan mancanegara dapat berdampak positif bagi kelangsungan usaha 34 juta lapangan kerja di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif. Pandemi telah menyebabkan penurunan jumlah kedatangan wisatawan mancanegara di Indonesia sebesar 9,5 persen dalam kurun 2019 hingga 2021 dan berdampak signifikan pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Tanah Air.

Pemerintah saat ini sudah membuka pintu kedatangan bagi wisatawan melalui Batam, Bintan dan Bali. "Kebijakan ini akan berhasil bila kita tetap fokus pada protokol kesehatan yang sangat ketat dan disiplin serta keterpaduan penerapan aplikasi PeduliLindungi," katanya.

photo
Wisatawan mancanegara tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Senin (7/3/2022). - (EPA-EFE/MADE NAGI)

Dikatakan Sandiaga wisatawan asal Singapura merupakan salah satu yang sangat antusias untuk datang ke Indonesia melalui Batam dan Bintan. Sandiaga menilai uji coba pengendalian pandemi terhadap wisatawan yang berlibur di Bali pada Februari 2022 telah berhasil diterapkan dengan sangat baik.

Hal itu dibuktikan dengan angka kasus positivity rate atau perbandingan antara jumlah kasus positif Covid-19 dengan jumlah tes yang dilakukan berkisar kurang dari 0,5 persen dari total 1.500 pengunjung yang dites di pintu masuk kedatangan.

Selama pandemi, kata Sandiaga, telah terjadi pergeseran perilaku wisatawan. Yaitu dari destinasi wisata yang bersifat massal dalam satu kawasan yang luas ke sejumlah daerah wisata ruang terbuka dengan ruang lingkup yang lebih kecil seperti desa wisata di ruang terbuka. "Sekarang desa wisata telah mengalami peningkatan pengunjung 30 persen pada 2021," katanya.

Untuk itu, pihaknya menyesuaikan situasi tersebut dengan menerapkan kebiasaan baru pola hidup masyarakat setempat yang lebih sehat, pelatihan protokol kesehatan, pemasangan kode batang (QR Code) untuk Aplikasi PeduliLindungi. Sekaligus dan memastikan kebersihan lingkungan hingga bahan baku makanan yang memenuhi standar mutu kesehatan.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan desa wisata merupakan bagian dari program pengendalian pandemi yang dilakukan pemerintah. Program yang dimaksud di antaranya pelonggaran aktivitas kedatangan wisatawan mancanegara tanpa ketentuan karantina di pintu kedatangan Batam, Bintan dan Bali.

"Setelah mereka masuk ke Indonesia di pintu kedatangan yang aman itu, mereka bisa melanjutkan perjalanan ke daerah lain di Indonesia yang sangat indah," katanya.

Kebijakan itu, kata Wiku, merupakan bagian dari tahun pemulihan dari dampak pandemi Covid-19 tanpa mengesampingkan protokol kesehatan yang ketat.

Pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) khusus yang masuk ke Indonesia melalui pintu masuk ke wilayah Bali, Batam dan Bintan tidak diberlakukan karantina atau pemantauan kesehatan secara mandiri maupun terpusat. Meski demikian, PPLN yang tidak berdomisili di Batam, Bintan dan Bali diwajibkan menunjukkan bukti konfirmasi pemesanan dan pembayaran paket wisata. 

Sementara, pembukaan pintu internasional di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali mendapat sambutan positif. "Kami kembali melayani tambahan penerbangan perdana maskapai KLM Royal Dutch rute Singapura-Denpasar-Singapura yang sebelumnya terhenti di masa pandemi Covid-19," ujar General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali Herry AY Sikado, Kamis (10/3).

photo
Wisatawan mancanegara tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Senin (7/3/2022). - (ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/rwa.)

Ia mengatakan, penerbangan perdana KLM Royal Dutch Airlines nomor penerbangan KL 835 tiba pada Rabu (9/3) pukul 19.45 WITA dari Singapura dengan membawa penumpang sebanyak 76 orang. Pesawat itu kemudian berangkat kembali dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali menuju Singapura pukul 21.34 WITA mengangkut 15 orang penumpang menggunakan nomor penerbangan KL 836.

Dengan mendaratnya KLM Royal Dutch Airlines hingga saat ini Bandara Bali telah melayani enam rute penerbangan internasional yang dioperasikan maskapai penerbangan secara reguler. Bandara Bali telah memberlakukan syarat penerbangan internasional tanpa karantina dan menyiapkan Visa on Arrival (VoA) untuk lebih mempermudah penumpang dalam melakukan proses penerbangan serta meningkatkan minat untuk menggunakan transportasi udara.

"Kami optimistis penerbangan internasional kembali bisa pulih, satu per satu maskapai internasional mengisi slot penerbangan sejak dibukanya koridor internasional menuju ke Pulau Dewata merupakan harapan bagi sektor pariwisata," ujarnya. 

photo
Sejumah wisatawan asing asal Singapura berada didalam bus pariwisata saat tiba di Pelabuhan Ferry Internasional Nongsapura, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (23/2/2022). - (ANTARA FOTO/Bagjana/Lmo)

Kepala Dinas Pariwisata Sumatra Barat, Luhur Budianda, mengatakan aturan baru Satgas Covid-19 terkait perjalanan dalam negeri diharapkan bisa meningkatkan kunjungan wisata ke Sumatra Barat. Budi menyebut selama ini, sektor pariwisata belum terlalu menggeliat lantaran persyaratan terbang cukup banyak.

“Kalau syarat perjalanan sudah mudah, orang-orang bisa masuk lagi, tentu ada kemudahan bergerak dunia wisata kembali, setidaknya dari domestik kita,” kata Budi, Rabu (9/3).

Budi menyebut sejak pandemi covid-19, sektor pariwisata di Sumbar mengalami penurunan. Dihitung sejak 2018 lalu, angka kunjungan wisatawan ke Sumbar sebanyak 8 juta orang. Sejak pandemi, penurunan menurut dia mencapai 49 persen.

Menyambut percepatan kunjungan wisata di Sumbar, Pemprov juga mencanangkan Visit Beautifull West Sumatera bersama 19 kabupaten kota. Hal ini untuk mempercepat orang berkunjung ke Sumbar.

"Saat ini, tengah disiapkan semua kebutuhan mendukung Visit Beautifull West Sumatera. Nanti kita sama-sama bergerak dengan bupati wali kota untuk melaksanakan kegiatan ini,” ucap Budi.

Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.

Donasi Literasi Umat

Langkah AS Menuju Normal

Terkait kecepatan industri obat dan vaksin untuk varian baru, kita masih butuh jalan cukup panjang.

SELENGKAPNYA

Periksakan Anak ke Dokter Setelah Sembuh Covid

Anak-anak juga bisa mengalami long covid.

SELENGKAPNYA