Bodetabek
Tangerang Perkuat Bursa Kerja Lulusan SMK
FK BKK SMK merupakan lembaga yang ada di SMK swasta ataupun negeri yang bekerja sama dengan Disnaker Tangerang.
TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang membentuk Forum Komunikasi Bursa Kerja Khusus (FK BKK) SMK se-Kota Tangerang yang dilantik pada Rabu (23/2). Forum tersebut ditargetkan dapat memperkuat jaringan bursa kerja dengan SMK se-Kota Tangerang dalam upaya memperluas lapangan pekerjaan.
Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnaker Kota Tangerang Mualim mengatakan, FK BKK SMK merupakan lembaga yang ada di SMK swasta ataupun negeri yang bekerja sama dengan Disnaker. Tujuannya untuk membantu membuka lapangan pekerjaan bagi para siswa dan alumni yang membutuhkan pekerjaan.
Forum tersebut akan menjadi fasilitator dalam menjalin hubungan kerja sama antara BKK SMK se-Kota Tangerang dengan instansi dunia usaha maupun industri. Saat ini, sudah ada sebanyak 70 BKK dari 127 SMK negeri dan swasta yang ada di Kota Tangerang.
“Tahun 2022 ini Disnaker menghadirkan instrumen baru yang diharapkan menjadi solusi pengentasan pengangguran di Kota Tangerang, salah satunya dengan FK BKK Kota Tangerang ini. Tidak sekadar organisasi, tapi bisa menjalankan tugasnya sebagai konsultan, pengembangan karier, dan penyalur alumni ke dunia industri atau usaha,” kata Mualim, Rabu (23/2).
Ke depan, Mualim menargetkan ada BKK di seluruh SMK dan universitas di Kota Tangerang yang turut berkontribusi bersama Disnaker. Dengan demikian, sumber daya manusia (SDM) yang produktif dapat tersalurkan kemampuannya dengan dunia usaha atau industri.
Selain memperkuat jaringan bursa kerja dengan SMK se-Kota Tangerang, Disnaker Kota Tangerang juga melakukan upaya lain, yakni meluncurkan aplikasi Tangerang Cakap Kerja pada Rabu (23/2). Aplikasi yang terintegrasi dalam aplikasi Tangerang Live itu menyajikan fitur pengembangan keterampilan, kompetensi, dan kapasitas para pencari kerja.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang Rakhmansyah menuturkan, para pencari kerja dapat memperoleh informasi lowongan kerja yang sesuai kualifikasi dan kompetensi melalui aplikasi tersebut. Hal itu untuk mengetahui berbagai jenis pelatihan yang dilaksanakan Pemkot Tangerang.
“Khusus untuk masyarakat yang ingin merintis usaha namun masih belum punya keahlian, bisa memanfaatkan layanan pelatihan berbasis kewirausahaan. Masyarakat dapat memilih pelatihan tatap muka atau online, mulai dari pelatihan digital marketing, content creator, barista, dan lainnya,” kata Rakhmansyah.
Fasilitas tersebut juga diharapkan bisa menjadi alternatif para pencari kerja yang kesulitan memperoleh pekerjaan dari virtual job fair sejak 2020. Rakmansyah menambahkan, seusai dilakukan peluncuran Tangerang Cakap Kerja, pihaknya juga menggelar virtual job fair spesial HUT ke-29 Kota Tangerang yang berlangsung pada 23-24 Februari dengan menghadirkan 2.899 lowongan dan 158 formasi dari 34 perusahaan.
“Dari pelaksanaan virtual job fair September 2020 sampai dengan Januari 2022 sudah menyerap 6.810 tenaga kerja. Semoga dengan Tangerang Cakap Kerja bisa lebih banyak yang terserap dan semakin banyak masyarakat Kota Tangerang yang memulai berwirausaha,” ujarnya.
Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.
