Poster mengenai bazar murah minyak goreng di Alun-Alun Cianjur, Cianjur, Jawa Barat, Ahad (23/1/2022). Operasi pasar minyak goreng murah yang menghadirkan Menteri BUMN Erick Thohir ini dilakukan kerja sama Pemkab CIanjur dengan PTPN VIII. | Istimewa

Publik

24 Jan 2022, 03:15 WIB

BUMN Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng

Operasi pasar ini untuk membantu warga mendapatkan minyak goreng murah

 

CIANJUR --  Kementerian BUMN dan PTPN VIII bersama Pemkab Cianjur, Jawa Barat, menggelar bazar dan operasi pasar minyak goreng murah di Taman Alun-alun Cianjur. Kegiatan itu disambut antusias masyarakat. Ratusan ibu rumah tangga rela mengantre sejak pagi untuk mendapatkan minyak goreng murah.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, operasi pasar murah tersebut merupakan arahan dari Presiden Joko Widodo sebagai solusi atas tingginya harga minyak goreng di sejumlah wilayah. Dalam kegiatan itu, pihaknya melibatkan PTPN VIII untuk pengadaan minyak murah.

"PTPN menyiapkan seperempat dari kapasitas produksi untuk operasi pasar di berbagai daerah. Operasi pasar perdana kami gelar di Jawa Barat, salah satunya di Cianjur. Setiap bulannya, akan disediakan ratusan libur liter minyak goreng murah," kata Erick, di Cianjur, Ahad (23/1).

Untuk pengadaan minyak goreng murah di masing-masing wilayah di Indonesia, pihaknya meminta pihak swasta untuk membantu atau berkontribusi dalam menekan harga minyak di pasaran yang saat ini dinilai masih tinggi dan mahal. "Pihak swasta yang ingin berkontribusi dapat melakukan kesepakatan dengan Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto," katanya.

Kasubag Komunikasi PTPN VIII, Veny Octariviani mengatakan, dalam kegiatan operasi pasar di Taman Alun-alun Cianjur, pihaknya menyediakan stok minyak goreng sebanyak 9.000 liter dengan harga Rp 14 ribu per liter. Masing-masing pembeli hanya diperbolehkan membeli tiga liter.

"Minyak goreng yang kita sediakan di Cianjur, merupakan hasil produksi PTPN dari sawit dengan kualitas premium. Kami berharap kegiatan bersama ini, dapat membantu warga dalam mendapatkan minyak goreng dengan harga murah," katanya.

Berdasarkan pantauan hingga siang, antrean ibu rumah tangga untuk mendapatkan minyak goreng murah masih tinggi. Sebagian besar dari mereka sudah mengantre sejak pagi. Mereka berdatangan dari sejumlah kecamatan di Cianjur, masing-masing membeli tiga liter minyak goreng murah.

Warga Kecamatan Cilaku, Nuraini (32), mengaku mendapat kabar dari tetangga terkait adanya pasar murah minyak goreng di alun-alun. "Jadi, selain sambil berwisata, kami bisa mendapatkan minyak goreng dengan harga Rp 14 ribu per liter. Saya membeli dua liter untuk stok dapur selama beberapa pekan ke depan," katanya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Erick Thohir (erickthohir)

Pemerintah sejak 19 Januari menetapkan kebijakan satu harga minyak goreng untuk kemasan sederhana ataupun premium dengan harga Rp 14 ribu per liter. Keputusan ini dilakukan karena harga minyak goreng melonjak tajam mulai pertengahan Desember 2021, yang sempat menyentuh Rp 25 ribu per liter. 

Pada tahap awal, minyak goreng satu harga hanya dijual di toko ritel modern. Pemerintah berencana untuk memperluas program tersebut dengan menjualnya ke pasar tradisional pada pekan ini. 

Program minyak goreng satu harga disambut antusias oleh masyarakat. Di berbagai daerah, stok minyak goreng seharga Rp 14 ribu per liter yang dijual di toko ritel modern, habis hanya dalam hitungan jam setiap harinya.

Sumber : Antara


×