Petugas kesehatan memeriksa suhu tubuh murid SD Negeri 1 Ciruas saat digelar vaksinasi COVID-19 untuk anak di Serang, Banten, Senin (17/1/2022). Polres Serang bersama Dinas Kesehatan setempat menggelar vaksinasi COVID-19 untuk anak usia 6-11 tahun dengan | ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman

Nasional

20 Jan 2022, 13:08 WIB

Covid-19 Terus Melonjak

Sejumlah daerah yang kasus Covid-19 melonjak mulai merencanakan sistem WFH.

JAKARTA -- Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro menyampaikan, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 mengalami lonjakan selama satu pekan terakhir. Per Selasa (18/1), penambahan kasus konfirmasi positif mencapai sebanyak 1.362 orang dan naik 1.745 kasus tambahan pada Rabu (19/1).

Setelah gelombang kedua mereda pada Agustus 2021, penambahan kasus harian tidak pernah menyentuh angka seribu kasus. “Ini merupakan angka tertinggi dalam satu hari sejak pertengahan Oktober 2021,” kata Reisa saat konferensi pers di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (19/1).

Reisa mengajak masyarakat kembali mewaspadai penyebaran kasus Covid-19, terutama varian omikron yang mudah menular. Varian ini pun telah ditemukan di beberapa wilayah di Indonesia, seperti di DKI Jakarta, Malang, Surabaya, Bogor, Tangerang Selatan, Bandung, dan Medan.

“Tentunya, agar tidak menyebar luas, kita semua harus ikut andil dalam upaya pengendalian penularan Covid-19, terutama untuk varian ini. Karena apa pun variannya, pencegahannya tetap sama, disiplin menerapkan prokes dan vaksinasi,” jelas dia.

Lonjakan kasus tersebut sejalan dengan peningkatan mobilitas masyarakat pada Januari 2022. Data Kementerian Perhubungan, selama periode Nataru sejak 24 Desember 2021-2 Januari 2022 terjadi peningkatan penumpang kendaraan umum 13,91 persen. Untuk diketahui, pada periode tersebut pemerintah membatalkan PPKM Level 3 nasional yang awalnya untuk memperketat aktivitas masyarakat.

Reisa mengakui, peningkatan aktivitas masyarakat itu disebabkan oleh kegiatan bisnis dan ekonomi yang kembali berjalan, kedatangan wisatawan dari luar negeri, dan adanya risiko transmisi terhadap anak-anak yang melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Jakarta Smart City (@jsclab)

Pada Selasa, pemerintah mengeluarkan Instruksi Mendagri No 3 dan No 4 Tahun 2022 terkait pengaturan PPKM Level 3, 2, dan 1 di Jawa-Bali dan luar Jawa-Bali. Inmendagri itu melarang pengunjung yang belum vaksinasi lengkap memasuki hotel dan pusat perbelanjaan.

Reisa mengimbau pengelola tempat publik memperketat pengawasan prokes para pengunjung. Selain itu, penggunaan aplikasi PeduliLindungi diminta untuk ditingkatkan. “Selama jam operasional berlangsung, harus dipastikan agar tidak terjadi kerumunan dan pelanggaran prokes,” ujar dia.

Presiden Joko Widodo pada Selasa juga mengimbau agar masyarakat mengurangi kegiatan di pusat keramaian dan tak melakukan perjalanan ke luar negeri. Ia menyarankan agar pekerja perkantoran bisa kembali bekerja pada sistem work from home (WFH) untuk meminimalisasi penularan omikron.

photo
Situasi Covid-19 di Indonesia update 20 Januari 2022 - (Satgas Penanganan Covid-19)

Sejumlah daerah pun mulai merencanakan WFH. Kepala Dinas Kesehatan Banten Ati Pramudji Hastuti mengatakan, pihaknya akan menerapkan sistem WFH sebagian. "Untuk yang bekerja di perkantoran, kemungkinan nanti akan WFH, begitu juga dengan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) akan dilakukan evaluasi dan disesuaikan dengan tingkat kerawanannya, bisa 70 atau 50 persen," ujar Ati, kemarin.

Banten saat ini menghadapi penyebaran omikron. Hingga Selasa, ada 11 kasus omikron di sana dan sebagian besar ditemukan di wilayah Tangerang Raya.

Pelaksana tugas Wali Kota Bandung, Jawa Barat, Yana Mulyana mengatakan, pihaknya masih mengkaji WFH bagi ASN. "Ini kan ada imbauan lagi bahwa WFO (work from office) jangan 100 persen, internal hari ini saya coba kaji lagi meskipun berdasarkan indikator omikron ya kecil ada di sini. Ini ikhtiar kita mengantisipasi," ujar dia, kemarin.


×