Antisipasi Omikron | republika

Nasional

20 Jan 2022, 13:08 WIB

Kemenkes Siaga Ledakan Omikron di DKI

Penambahan kasus omikron di DKI mencapai ratusan orang dalam satu hari.

PADANG -- Tenaga Ahli Menteri Kesehatan dr Andani Eka Putra memprediksi kasus Covid-19 varian omikron di DKI Jakarta akan meledak dalam dua pekan ke depan. Pemerintah saat ini sedang berusaha agar ledakan kasus omikron di Ibu Kota tidak terlalu kuat.

"Karena bila meledak di Jakarta akan berimbas besar juga kepada daerah-daerah lain, baik itu Jawa dan di luar Jawa," kata dr Andani kepada Republika, Rabu (19/1).

Menurut Andani, penambahan kasus omikron di DKI mencapai ratusan orang dalam satu hari. Sementara, jumlah total kasus omikron sudah mencapai 1.400 kasus. Karena itu, Kemenkes masih fokus di DKI. "Fokusnya masih di Jakarta. Jadi, sekarang bagaimana kasus omikron di Jakarta ini terkontrol," kata dia.

Kepala Laboratorium Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Universitas Andalas (Unand), Padang, itu menyebut, saat ini testing dan pendeteksian omikron ini sedang intens dilakukan. Ia berharap agar vaksinasi terus digencarkan, terutama terhadap lansia.

Karena, saat ini, capaian angka vaksinasi terhadap lansia, menurut Andani, masih rendah. "Respons pemerintah sekarang sudah cukup bagus. Sudah ada respons sebelum lonjakan terjadi. Beda dengan dulu, merespons setelah terjadi ledakan," ujar Andani.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Jakarta Smart City (jsclab)

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengakui, tingkat penularan Covid-19 sedang tinggi di wilayahnya. Karena itu, DKI kini menjadi salah satu provinsi prioritas pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga atau booster.

"Yang pasti, pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan menjamin kebutuhan akan dosis atau vaksin untuk booster disiapkan," katanya, kemarin.

Riza mengatakan, kasus omikron di DKI terus meningkat. Per Senin (17/1), ada sekitar 825 kasus omikron, bertambah dari 720 orang pada hari sebelumnya. “Dari luar negeri ada 582 orang,” kata dia.

photo
Polisi membagikan masker kepada pedagang pasar saat mengawasi penerapan protokol kesehatan di Pasar Badung, Denpasar, Bali, Jumat (14/1/2022). Kegiatan itu dilakukan untuk memastikan protokol kesehatan tetap diterapkan dengan ketat di pasar tradisional sebagai pencegahan penyebaran COVID-19 khususnya varian Omicron. - (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/rwa.)

Menurut dia, Jakarta memang menjadi tempat bagi warga negara asing (WNA) masuk ke Indonesia. Sehingga, tak aneh jika ada banyak potensi omikron klaster luar negeri di DKI. “Untuk itu, DKI Jakarta bekerja sama dengan Satgas Pusat, Menteri Perhubungan, Kemenkeu, Kemenkes, dan semuanya untuk siap menghadapi medan perang melawan varian omikron,” kata Riza.

Meski tidak setinggi DKI, daerah penyangga Ibu Kota, Bodetabek, juga tengah menghadapi kasus omikron. Kota Tangerang telah mengumumkan empat kasus, Tangerang Selatan tujuh kasus, Bogor satu kasus, dan Kota Depok empat kasus.


×