Warga Cili merayakan kematian Lucia Hiriart, istri diktator Jenderal Augusto Pinochet di Santiago, Kamis (16/12/2021). | AP Photo/Luis Hidalgo

Kisah Mancanegara

20 Dec 2021, 03:45 WIB

Pesta Merayakan Kematian ‘Sang Nyonya’

Euforia atas kepergian Hiriart, juga terasa di dunia maya.

OLEH FERGI NADIRA

Ada embusan kebahagian yang terasa di Cile, pada Kamis (16/12). Saat itu, warga tampak berpesta di ruas-ruas jalan di Ibu Kota Santiago setelah tersiar kabar kematian janda dari mendiang diktator Augusto Pinochet, Lucia Hiriart.

Kabar kematian Hiriart diumumkan oleh putranya, Marco Antonio, secara singkat. Mantan sekretaris pemerintah yang merupakan polisi rahasia Pinochet, Cristian Labbe kemudian mengonfirmasi kematian Hiriart di usianya ke -99 kepada surat kabar Chili La Tercera.

"Pada usia 99 tahun dan dikelilingi oleh keluarga dan orang-orang terkasih, nenek tercinta saya meninggal. Dia meninggalkan bekas yang sangat besar di hati kami," kata cucu perempuan Hiriart, Karina Pinochet, melalui Twitter.

"Dia memberikan hidupnya untuk melayani rakyat Cile dan sejarah akan tahu bagaimana menghargai karya besarnya dan karyanya untuk negara kita tercinta," katanya menambahkan.

Kematian mantan ibu negara tersebut, terjadi tiga hari sebelum pemilihan presiden Cile dihelat. Di mana salah satu kandidatnya mempertahankan warisan rezim Pinochet, sang pemimpin yang terkenal diktator.

photo
Lucia Hiriart de Pinochet (tengah) disambut keluarga saat menghadiri misa pemakaman suaminya mantan diktator Jenderal Augusto Pinochet di Santiago, Cili, pada 2006 lalu. - (AP Photo/Jorge Saenz)

Warga Cile bakal memilih antara mantan pemimpin mahasiswa sayap kiri Gabriel Boric yang berjanji untuk menyingkirkan Cile dari warisan sosial ekonomi era Pinochet, dan politisi sayap kanan Jose Antonio Kast yang merupakan pendukung kediktatoran vokal.

Dua tahun terakhir, Cile dilanda demonstrasi menuntut perombakan model ekonomi neoliberal hingga penulisan ulang konstitusi negara yang belum diganti sejak masa kediktatoran Pinochet. Kematian Hiriart pun makin mempertajam polarisasi pada pilihan yang dihadapi warga pada pilpres Ahad (19/12), waktu setempat.

Perpecahan juga santer terlihat pada reaksi masyarakat Cile terhadap mendiang janda Pinochet itu. Bagi beberapa orang, Hiriart dipandang sebagai sosok dermawan yang mendedikasikan hidupnya untuk melayani rakyat Cile.

Namun bagi banyak warga lain, Hiriart adalah simbol kediktatoran yang abadi. Dia juga dipandang sebagai salah satu simbol warisan pahit sejarah Cile. "Hiriart meninggal tanpa hukuman, terlepas dari rasa sakit dan perpecahan yang disebabkan di negara kita," kata Boric di Twitter, dikutip laman The Guardian, Ahad.

Euforia atas kepergian Hiriart, juga terasa di dunia maya. Sejak 2014, sebuah akun Twitter bernama "Apakah wanita tua itu meninggal?" kerap mencicit kata "Tidak". Namun, pada Kamis pekan ini, akun itu mencicit "Ya" dan langsung menerima puluhan ribu retweet dari warga maya.

Hiriart lahir dari keluarga kaya di kota pesisir Antofagasta di Cile utara pada 1922. Ayahnya adalah seorang politisi yang sempat menjabat sebagai menteri dalam negeri Cile pada 1940-an.

Dia menikah dengan Jenderal Pinochet ketika berusia 20 tahun, tepatnya pada 1943 sampai mantan diktator itu meninggal pada 2006 tanpa pernah menghadapi keadilan atas kejahatan yang dilakukan di bawah pemerintahannya selama 1973-1990. Dalam memoarnya, Pinochet menulis bahwa Hiriart telah membantu membujuknya berpartisipasi dalam kudeta 1973 melawan pemerintah Salvador Allende yang terpilih secara demokratis.

"Suatu malam, istri saya membawa saya ke kamar tidur di mana cucu-cucu saya sedang tidur dan berkata: 'Mereka akan menjadi budak karena Anda tidak dapat membuat keputusan,” tulisnya.

photo
Warga Cili membawa bendera bertuliskan "Sayap Kanan Mati Hari Ini" saat merayakan kematian Lucia Hiriart, istri diktator Jenderal Augusto Pinochet di Santiago, Kamis (16/12/2021). - (AP Photo/Luis Hidalgo)

Menurut beberapa penulis biografi, Hiriart juga memegang kekuasaan yang tidak biasa di La Moneda, istana kepresidenan Cile. Ia kerap menjadi sasaran reaksi keras masyarakat Cile yang terkena dampak pengaruh pemerintahan Pinochet dan kekayaan yang dikumpulkan oleh anggota keluarganya.

Selama ini, Hiriart tercatat mengelola sebuah yayasan, Cema-Cile yang kerap dituduh menjadi sumber untuk mendanai biaya hidup Pinochet saat berada di bawah tahanan rumah di London pada 1998. Hiriart juga pernah digugat oleh dua politikus dan sekelompok keluarga pada 2016 yang menuduh Cema terlibat dalam penggelapan pajak dan penyelewengan aset publik.

Sejarah mencatat, Pinochet adalah panglima militer yang melakukan kudeta terhadap pemerintahan Cile terpilih pada 1973. Dia menjadi Presiden hingga 1990. Pinochet juga dikenal dengan kepemimpinannya yang diktator. Selama 17 tahun berkuasa di Cile, lebih dari 3.000 orang tewas atau dilaporkan hilang dan 10 ribu orang mengalami penyiksaan. 

Sumber : Reuters


×