Pesepak bola Bali United William Pacheco (tengah) mencoba melewati sejumlah pesepak bola PSM Makassar saat pertandingan Liga 1 di Stadion Sultan Agung, Bantul, DI Yogyakarta, Minggu (17/10/2021). PSM Makassar berhasil mengalahkan Bali United dengan skor 2 | ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/aww.

Olahraga

30 Nov 2021, 06:16 WIB

Bali United tak Mau Jemawa

Bali United mengamankan empat kemenangan dengan sekali imbang dari lima laga terakhir.

JAKARTA -- Bali United difavoritkan menang saat meladeni Persiraja Banda Aceh pada laga pekan ke-14 Liga 1 2021/2022 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Senin (29/11). Tim berjuluk Serdadu Tridatu itu punya performa impresif dibandingkan dengan Persiraja yang masih menghuni dasar klasemen.

Bali United mengamankan empat kemenangan dengan sekali imbang dari lima laga terakhir, termasuk mengalahkan Persija Jakarta 1-0 pada laga terakhir, Kamis (25/11). Skuad polesan Stefano Cugurra duduk di peringkat keempat klasemen sementara dengan perolehan 25 poin, berselisih tiga angka dengan Persib Bandung di peringkat ketiga dan tertinggal lima poin dari Bhayangkara FC sebagai pemuncak klasemen.

Bali United akan membuat persaingan di empat besar klasemen Liga 1 bakal semakin ketat jika bisa menaklukkan Laskar Rencong yang saat ini baru mengoleksi lima angka. Persiraja hanya sekali mencatatkan kemenangan dan dua kali imbang, sedangkan 10 sisanya berakhir dengan kekalahan.

Namun, status unggulan tak membuat Bali United jemawa. Teco, panggilan Stefano Cugurra, berusaha mengurangi tekanan pada pasukannya agar tidak percaya diri berlebihan dalam memburu tiga angka. Ia menyebut Persiraja tak lantas mudah dijinakkan meski berada di dasar klasemen. Menurut Teco, kerja keras akan menjadi kunci timnya memetik poin maksimal.

Teco menegaskan, tidak ada tim yang bisa dianggap enteng di Liga 1. Semua tim, kata dia, harus dihadapi dengan sekuat tenaga. Ia ingin pemainnya tetap tampil maksimal dan menjaga hasil positif yang berhasil diraih pada beberapa pertandingan sebelumnya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Bali United FC (baliunitedfc)

"Dalam tiga pertandingan terakhir kami bekerja keras dan menang. Besok (hari ini—Red) harus sama. Kami harus kerja keras lagi dan semoga bisa menang," kata Teco dalam konferensi pers virtual menjelang pertandingan, Senin (29/11).

Pada enam pertandingan terakhir, Teco menjadikan Nadeo Argawinata sebagai pilihan pertama penjaga gawang menggantikan Wawan Hendrawan. Pilihan itu, kata dia, tidak terlepas dari penampilan bagus Nadeo. 

Menurut dia, Nadeo layak menjadi kiper utama. Meski begitu, dia juga tetap menganggap Wawan sebagai kiper berkualitas. "Nadeo main bagus saat ada kesempatan main dan tim juga dapat hasil positif maka kita letakkan Nadeo jadi pemain inti,” kata dia.

Gelandang Eber Bessa memastikan skuad Bali United berada dalam kondisi 100 persen untuk menghadapi Persiraja. Dia mengajak rekan-rekannya untuk mengeluarkan kemampuan terbaik demi menjaga tren positif tiga kemenangan beruntun di laga sebelumnya.

Eber juga mengingatkan rekannya untuk bermain kompak sebagai tim. Sebab, dengan modal itulah Bali United dapat meraih hasil yang diinginkan. "Sepak bola adalah 11 lawan 11, kami harus bekerja sama dan bekerja keras agar bisa memenangkan pertandingan," kata dia.

Di kubu Persiraja, pelatih sementara Akhyar Ilyas mengatakan, timnya juga sudah mempersiapkan diri menghadapi juara Liga 1 2019 tersebut. Waktu istirahat yang terbilang singkat sejak laga terakhir serta faktor mental menjadi tantangan yang mesti dijawab. "Saya berharap tim selalu berada dalam motivasi yang sama, tetap bekerja keras untuk pertandingan melawan Bali United," kata Akhyar.

Akhyar mengakui, Bali United salah satu tim kuat di Liga 1. Meski di atas kertas Serdadu Tridatu lebih diunggulkan, ia yakin Persiraja masih punya kans untuk menang. Tim paling barat Indonesia ini akan berupaya memaksimalkan semua peluang yang muncul nanti untuk meraih hasil terbaik.