Penonotn menyaksikan balakan WSBK 2021 di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Ahad (21/11/2021). WSBK 2021 di Sirkuit Mandalika mampu mendongkrak pergerakan penumpang di Bandara Lombok. | AP/Achmad Ibrahim
26 Nov 2021, 03:45 WIB

Kemenkes: Tidak Ada Klaster Baru Usai WSBK

WSBK 2021 di Sirkuit Mandalika mampu mendongkrak pergerakan penumpang di Bandara Lombok.

JAKARTA -- Kementerian Kesehatan memastikan tidak ada klaster baru Covid-19 dalam gelaran World Superbike (WSBK) Mandalika 2021 Indonesia. Kegiatan di lapangan dapat berlangsung sesuai protokol kesehatan.

"Peran lintas lembaga juga telah mendukung penerapan prokes, seperti Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) melalui event organizer Diandra, kemudian Kemenkes dan BNPB," ujar Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga Kementerian Kesehatan, Riskiyana Sukandhi Putra, melalui keterangan pers, Kamis (25/11).

Sampai saat ini, kata Riskiyana, Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat (NTB) memastikan tidak ada klaster baru Covid-19 di ajang Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) maupun World Superbike (WSBK) yang telah berlangsung di Sirkuit Pertamina Mandalika Internasional.

Berbagai upaya dilakukan guna pencegahan transmisi dan perlindungan kesehatan selama WSBK Mandalika berlangsung. "Seluruh atlet, ofisial, dan tim diharuskan melakukan tes usap PCR tanpa pengecualian," kata Riskiyana.

Terkait

Proses skrining ketat juga diberlakukan terhadap seluruh peserta, penonton, dan pekerja yang terlibat dalam ajang WSBK. "Terdapat tiga titik untuk pengecekan protokol kesehatan dan skrining lain, seperti pengecekan suhu tubuh, status vaksin, dan keamanan," katanya.

Selama acara berlangsung terdapat sistem pelaporan harian penyakit potensial Kejadian Luar Biasa (KLB) untuk deteksi kasus Covid-19. Tak hanya di dalam lokasi, pengawasan ketat juga diterapkan pada lima titik pintu masuk ke Kawasan Mandalika melalui koordinasi dengan Kementerian Perhubungan.

"Di lokasi itu juga tersedia fasilitas tes antigen bekerja sama dengan dinas kesehatan setempat," katanya.

photo
Sejumlah wisatawan berjalan keluar dari terminal kedatangan di Bandara Internasional Lombok (BIL), Praya, Lombok Tengah, NTB, Rabu (17/11/2021). WSBK 2021 di Sirkuit Mandalika mampu mendongkrak pergerakan penumpang di Bandara Lombok. - (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/tom.)

Pengawasan protokol kesehatan dilakukan petugas, terutama di titik atau lokasi kritis yang berpotensi menjadi tempat berkumpulnya massa. Sedangkan bagi mereka yang melanggar, diberikan teguran langsung.

Gelaran ajang balap motor WSBK 2021 di Sirkuit Mandalika mampu mendongkrak pergerakan penumpang di Bandara Lombok. PT Angkasa Pura (AP) I (Persero) mencatat jumlah penumpang yang tiba dan berangkat dari bandara selama penyelenggaran WSBK pada 17-23 November 2021 rata-rata mencapai 5.700 penumpang per hari.

“Angka ini meningkat 50 persen jika dibandingkan pergerakan penumpang pada hari-hari sebelumnya pada November 2021 yang rata-rata di angka 3.800 penumpang per hari,” kata General Manager Bandara Lombok Nugroho Jati dalam pernyataan tertulisnya, Rabu (24/11).

Dia menjelaskan, jika melihat tren pergerakan penumpang, puncak arus kedatangan terjadi pada 19 November 2021. Pada periode itu terdapat 4.241 orang yang tiba di Bandara Lombok.

Sementara itu, puncak arus keberangkatan terjadi pada 22 November 2021. “Pada puncak arus keberangkatan, jumlah penumpang berangkat 4.077 orang,” tutur Nugroho.

Sedangkan untuk pergerakan pesawat, tercatat mengalami kenaikan 43 persen pada periode yang sama. Pada 1-16 November 2021, Nugroho mengatakan rata-rata terdapat 37 pergerakan pesawat per hari. Sedangkan pada 17-23 November 2021, rata-rata mencapai 53 pergerakan pesawat per hari.

“Jumlah rata-rata harian pergerakan penumpang dan pergerakan pesawat selama event WSBK ini merupakan yang tertinggi sepanjang 2021,” tutur Nugroho.

Meskipun pergerakan penumpang dan pesawat cukup tinggi, Nugroho memastikan semua proses pelayanan di Bandara Lombok berjalan baik dan lancar. Menurutnya, hal itu tidak lepas dari kerja keras seluruh karyawan bandara serta dukungan para mitra usaha, mitra kerja, dan stakeholder Bandara Lombok lainnya.

“Saya mengucapkan terima kasih atas koordinasi dan komunikasi yang telah terjalin dalam upaya kita bersama-sama menyukseskan event internasional ini,” ungkap Nugroho.

Sumber : antara


×