Taman Geopark, Gunung Batur, Kitamani, Bali. | Tahta Aidilla/Republika

Ekonomi

23 Nov 2021, 00:57 WIB

Erick: BUMN Topang Geopark

Erick menjelaskan, pembangunan berkelanjutan menjaga kelestarian kekayaan hayati dan budaya di geopark.

JAKARTA -- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, Kementerian BUMN dan seluruh perusahaan pelat merah mendukung langkah pemerintah menjaga kelestarian dan pengembangan geopark.

Erick mengatakan, Indonesia telah memiliki enam situs warisan geologi yang telah diterapkan sebagai global geopark oleh UNESCO.

"Indonesia masih memiliki potensi besar di mana terdapat puluhan situs yang dapat dikembangkan jadi global geopark dan diakui secara internasional," ujar Erick saat Konferensi Nasional Geopark Indonesia II, Senin (22/11).

Ia menyebut, pengembangan geopark sebagai destinasi wisata dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Geopark tak hanya menciptakan peluang investasi, melainkan juga membuka lapangan kerja baru berbasis ekonomi kreatif.

"Diharapkan ini dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat," ujar Erick. Kendati begitu, ia berpesan pengembangan geopark tak sekadar didasarkan pada aspek ekonomi, tetapi harus mengedepankan prinsip keberlanjutan.

Erick beralasan, penerapan pembangunan berkelanjutan dapat menjaga kelestarian dalam hingga kekayaan hayati dan budaya yang ada di daerah geopark tersebut. Dengan demikian, daerah yang menjadi lokasi geopark tak dieksploitasi berlebihan.

Presiden Joko Widodo menyampaikan Indonesia memiliki banyak geopark yang tak hanya dapat dimanfaatkan sebagai tempat konservasi, namun juga untuk edukasi dan pengembangan ekonomi daerah melalui geowisata. Dengan demikian, akan tercipta keseimbangan antara konservasi lingkungan dengan pemanfaatannya untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, Jokowi ingin agar geopark di Indonesia dapat dikembangkan menjadi tempat wisata yang menarik. Hal ini disampaikannya saat memberikan sambutan di Konferensi Nasional Geopark Indonesia II pada Senin (22/11).

"Selain untuk edukasi bagi anak-anak bangsa, Geopark juga bisa dikembangkan menjadi tempat wisata yang menarik, di mana wisatawan tidak hanya menikmati keindahan alam, sejarah geologi dan keragaman budaya di geopark, tetapi juga bisa ikut terlibat untuk mengonservasi lingkungan," kata Jokowi.

Menurut dia, geopark cocok dimanfaatkan sebagai tren pariwisata di masa pandemi saat ini yang mengedepankan ecotourism dan wellness tourism. Ia mengatakan, setiap geopark memiliki keunikan yang dapat diangkat. Seperti keunikan geologi daerah, vulkanik, flora dan fauna endemik, dan budaya masyarakat yang berada di kawasan geopark.

"Hal yang perlu diperkuat adalah story, narasi di setiap geopark. Story tentang gunung purba, letusannya di masa lalu, dan juga perjalanan peradaban di sekitar geopark," tambahnya.

Jokowi mengatakan, kunci utama untuk menentukan keberhasilan pengembangan geopark yakni tata kelola yang harus terus diperbaiki dengan melibatkan pegiat geopark, akademisi dan masyarakat sekitar. Selain itu, juga diperlukan gagasan yang inovatif dan juga berbagai terobosan konkrit yang menyeimbangkan antara konservasi dengan ekonomi.

"Saya berharap semua elemen bangsa bergerak menjadi bagian dari gerakan konservasi geopark, sekaligus melakukan upaya untuk memperkuat masyarakat sekitarnya untuk mengambil bagian dalam pelestarian lingkungan dan mengembangkan potensi pariwisata sehingga masyarakat mendapatkan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan mereka," ungkapnya.

Meski demikian, ia mengingatkan perlunya melakukan konservasi dan melindungi berbagai geopark yang ada di Indonesia dari berbagai macam kerusakan. Kawasan geopark, kata dia, merupakan tempat belajar mengenai warisan bangsa dan juga dunia, tentang keragaman geologi,  keragaman hayati, serta tentang keragaman budaya.

Karena itu, Jokowi menekankan agar seluruh keragaman dan kekayaan yang dimiliki dapat dilindungi dan tidak dieksploitasi secara berlebihan.

"Semua keragaman dan kekayaan yang kita miliki harus kita jaga dan lindungi, tidak dirusak dan dieksploitasi secara berlebihan, bertanggung jawab terhadap keberlangsungan lingkungan dan ekosistem, tetap terjaga dengan lestari menjaga kebanggaan bangsa dan negara kita," ujar dia.


×