Pasukan TPNPB-OPM menunjukkan peluru-peluru, telepon genggam, dan pakaian tempur yang mereka klaim direbut dari sejumlah posko TNI-Polri di Kabupaten Nduga, pertengahan Mei 2020. | Istimewa/TPNPB-OPM

Nasional

22 Nov 2021, 03:45 WIB

KKB Diduga Disuplai Senjata dan Amunisi dari Papua Nugini

Dandim menduga KKB pimpinan Tendius Gwijangge mendapat pasokan amunisi dan senjata api dari Papua Nugini.

JAYAPURA— Dandim 1715 Yahukimo, Papua, Letkol Inf Cristian Irreuw menduga kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Tendius Gwijangge mendapat pasokan amunisi dan senjata api dari Papua Nugini (PNG).

"Memang ada indikasi KKB mendapat pasokan dari PNG sehingga kontak tembak cukup lama, seperti yang terjadi di Koramil Persiapan Suru-suru, Sabtu (20/11)," kata Dandim Irreuw, Ahad (21/11).

Dandim 1715 mengaku saat kontak tembak di Suru-suru dilaporkan berlangsung dari pukul 06.00 WIT hingga pukul 12.00 WIT. Kontak tembak cukup lama namun belum diketahui jumlah, kekuatan senjata yang digunakan saat itu. Juga belum dapat dipastikan apakah kedua korban tertembak saat itu berada di koramil atau di luar.

"Saya sudah minta anggota koramil membuat laporan lengkapnya," kata Dandim 1715 Yahukimo.

Ia menambahkan, berdasarkan informasi yang diterimanya, senjata api dan amunisi KKB itu dibeli dari hasil menjual emas hasil pendulangan. Di Kabupaten Yahukimo memang ada beberapa lokasi pendulangan emas. Ia mengakui pihaknya sudah memerintahkan kepada seluruh prajurit untuk bersiaga mengingat sebelum insiden penyerangan di Koramil Suru-suru sudah ada informasi tentang KKB yang akan menyerang kodim dan pos-pos militer.

"Anggota saat ini bersiaga guna mengantisipasi terjadinya serangan-serangan di pos-pos," tambah Letkol Inf Irreuw.

Penyerangan KKB terhadap Koramil Suru-suru, terjadi pada Sabtu (20/11) pagi. Irreuw menyatakan pelaku penyerangan terhadap Koramil Suru-suru adalah KKB pimpinan Tendius Gwijangge. Aksi itu diduga dilakukan menjelang 1 Desember 2021 yang dijadikan sebagai ulang tahun Papua Merdeka.

Kontak tembak KKB dengan TNI menyebabkan satu personel TNI meninggal dunia dan seorang lainnya terluka. Keduanya saat ini sudah dievakuasi. Jenazah Sertu Ari Baskoro diterbangkan ke Surabaya dan selanjutnya ke kampung halamannya di Kendal, Jawa Tengah. Sementara, Kapten Inf Arviandi yang menjabat Komandan Koramil Suru-suru dirawat di RST Marthen Indey Jayapura.

Sebelumnya, penyerangan juga dilakukan KKB ke Kantor Polsek Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Kamis (18/11). Kaops Satgas Nemangkawi, Brigjen Pol Ramdani Hidayat mengatakan, KKB melepaskan tembakan sebanyak empat kali yang mengarah ke Polsek Sugapa. Aparat keamanan yang berjaga di lokasi tersebut, sambungnya, sempat melakukan tembakan balasan.

Namun, karena jarak yang cukup jauh, insiden baku tembak itu hanya berlangsung sebentar. Ramdani pun memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dari anggota TNI-Polri ataupun masyarakat sipil. Juru bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), Sebby Sambom mengakui, pihaknya kembali terlibat kontak senjata dengan TNI-Polri di Intan Jaya pada Kamis (18/11) sekitar pukul 07.45 WIT.

Sebby mengeklaim, berdasarkan laporan Komandan Operasi TPNPB Kodap 8 Intan Jaya Undius Kogeya, pihaknya berhasil menembak lima anggota TNI-Polri. "Dalam kontak senjata ini kami TPNPB berhasil tembak lima anggota pasukan teroris, yaitu TNI-POLRI, empat tewas dan satu luka-luka. Dan pihak TPNPB Kodap 8 Intan Jaya belum ada yang korban," ujar Sebby. 

Sumber : antara


×