Wakil Presiden Maruf Amin mendukung rencana pembangunan kawasan industri halal (KIH) | Foto : Dok. KIP/Setwapres

Khazanah

11 Nov 2021, 09:08 WIB

KIH Gresik Incar Pengolahan Daging Halal

Wapres mendukung rencana Pemerintah Kabupaten Gresik yang hendak membangun KIH.

JAKARTA – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan koordinasi dengan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin mengenai rencana pembangunan kawasan industri halal (KIH) di wilayahnya. KIH Gresik akan mengincar industri pengolahan daging untuk pasar ekspor.

"Kebetulan kami sudah berkomunikasi dengan beberapa eksportir dari mancanegara, seperti eksportir sapi dari Brasil," ungkap Fandi melalui keterangan resmi, Rabu (10/11).

Fandi menyampaikan, salah satu fokus KIH Gresik adalah menjadi tempat pengolahan daging sapi, dari pemotongan hingga pengemasan, untuk kemudian diekspor, khususnya ke negara-negara Muslim. KIH Gresik akan mendatangkan sapi dari Brasil dan kemudian diolah untuk diekspor ke negara tetangga maupun Timur Tengah.

Fandi menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Gresik akan membangun KIH di lahan seluas 204 hektare di wilayah Kecamatan Sidayu, Manyar, dan Bungah, Gresik, Jawa Timur. Dia mengatakan, Manyar adalah bagian dari kawasan ekonomi khusus (KEK) dan sudah memiliki pelabuhan internasional. Sementara itu, kawasan industri halal nantinya akan dipusatkan di wilayah Sidayu.

Fandi menyampaikan, pembangunan KIH akan bekerja sama dengan perusahaan Petrokimia Gresik dan Semen Gresik. Selain itu, ujarnya, Pemkab Gresik juga akan melibatkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk memasok produk ke KIH.

Fandi yakin, KIH Gresik memiliki keunggulan strategis karena sudah dilengkapi dengan pelabuhan, baik umum maupun khusus. Dia menekankan, KIH Gresik akan mengutamakan pengembangan industri dengan orientasi ekspor.

Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin mendukung rencana Pemerintah Kabupaten Gresik yang hendak membangun KIH di wilayah tersebut. "Saya kira kita memang mendorong pertumbuhan KIH. Itu memang program pemerintah dan salah satu fokus dari pengembangan ekonomi dan keuangan syariah kita," kata Kiai Ma’ruf.

Ma’ruf menuturkan, pembangunan KIH akan berdampak positif dalam pengembangan ekonomi syariah di Indonesia. Meski saat ini di Jawa Timur sudah ada KIH Safe n Lock Sidoarjo, ia yakin kehadiran KIH Gresik tetap perlu dikembangkan. Dia mengatakan, Pemkab Gresik perlu berkoordinasi dengan gubernur Jawa Timur untuk melengkapi segala persyaratan administratifnya.

"Yang penting, saya kira, koordinasi dengan gubernur dan kalau sudah memenuhi syarat (lanjut) ke Kementerian Perindustrian untuk memperoleh legalitasnya," kata Wapres.

Wapres mengungkapkan, laporan State of the Global Islamic Economy Report 2020/2021 memperkirakan belanja Muslim di dunia pada sektor ekonomi syariah mencapai 2,02 triliun dolar AS pada 2019. Jumlah tersebut menunjukkan peningkatan 3,2 persen dibandingkan dengan 2018 meskipun mengalami penurunan pada 2020 akibat pandemi Covid-19. Kendati demikian, pada 2024, belanja Muslim di dunia diperkirakan akan mencapai 2,4 triliun dolar AS.

Wapres menyebutkan, saat ini sudah ada tiga KIH yang telah memperoleh penetapan dari Kementerian Perindustrian, yaitu Safe n Lock Halal Industrial Park di Sidoarjo, Modern Cikande Industrial Estate di Serang Banten, dan Bintan Inti Halal Hub di Kepulauan Riau. "Saya dengar sedang proses juga dua KIH di NTB dan juga Riau serta Batam sedang dipersiapkan," katanya.


×