Sejumlah seniman membawa poster wajah tokoh-tokoh Pahlawan Indonesia saat acara karnaval seni budaya di depan Gedung Taman Ismail Marzuki,  Cikini, Jakarta, Rabu (10/11). | Republika/Putra M. Akbar

Nasional

11 Nov 2021, 03:50 WIB

Presiden: Indonesia Makin Kokoh

Masyarakat diminta mencontoh para pahlawan di masa pandemi.

JAKARTA -- Presiden Joko Widodo menyebut bangsa Indonesia semakin kokoh bagaikan karang dalam menghadapi ujian zaman yang tidak pernah berkurang. Presiden meyakinkan kepada semua pihak bahwa krisis, resesi, dan pandemi akan dapat dilalui oleh bangsa Indonesia karena pejuang bangsa selalu hadir di segala medan pertempuran.

"Krisis, resesi, dan pandemi akan dapat kita lalui, berkat para pejuang yang selalu hadir di semua palagan pengabdian saat dibutuhkan," kata presiden melalui akun Instagram @jokowi bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan, yang dikutip di Jakarta, Rabu (10/11).

Wakil Presiden Ma'ruf Amin berharap peringatan Hari Pahlawan setiap 10 November menjadi momentum untuk bangkit dari pandemi Covid-19 dengan menanamkan sikap-sikap pahlawan. "Pahlawan tak gentar maju ke medan perang, mempertaruhkan jiwa dan raga demi mewariskan sebuah negeri yang merdeka, kaya, makmur dan damai kepada generasi masa depan," kata Wapres melalui akun instagram @kyai_marufamin.

Kemarin, Jokowi memimpin upacara ziarah nasional untuk memperingati Hari Pahlawan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan. Presiden juga memberi anugerah gelar pahlawan nasional kepada empat tokoh pahlawan nasional.

Empat pahlawan, yakni Tombolotutu dari Sulawesi Tengah, Sultan Aji Muhammad Idris dari Kalimantan Timur, Hj Usmar Ismail dari DKI Jakarta, Raden Arya Wangsa Kara dari Banten. Presiden juga memberikan tanda kehormatan bintang jasa kepada 300 tenaga kesehatan yang meninggal dunia dalam penanganan Covid-19. 

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh masyarakat untuk menghayati dan menanamkan karakter kepahlawanan di dalam diri masing-masing. Hari Pahlawan Nasional disebutnya sebagai momen tepat bagi seluruh masyarakat untuk terus bangkit dari pandemi Covid-19.

"Yang penting adalah karakter kepahlawanan yang tangguh, tidak mudah menyerah, penuh keikhlasan dan pengorbanan," kata Khofifah di Surabaya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan seluruh petugas yang terlibat menangani Covid-19 merupakan pahlawan saat pandemi melanda Indonesia. Anies berpesan kepada warga untuk memaknai Hari Pahlawan dengan memprioritaskan kepentingan umum serta kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Joko Widodo (jokowi)

"Kita bisa melihat contohnya, ketika pendaftaran vaksin terasa begitu mudah, di balik itu semua ada yang bekerja tak pernah terlihat, tapi manfaatnya dirasakan oleh orang banyak. Itu adalah pahlawan kita," kata Anies ketika memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan di Balai Kota Jakarta, Rabu.

Contoh lain, lanjut dia, petugas yang mengantar pulang dan menjemput ke fasilitas kesehatan selama pandemi Covid-19 juga adalah pahlawan meski tidak terlihat karena sebagian wajah tertutup masker dan dibalut alat pelindung diri (APD).

Ia berpesan kepada warga untuk memaknai Hari Pahlawan dengan memprioritaskan kepentingan umum serta kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi sebagai hikmah dari peran para petugas yang menangani pandemi itu.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by KH.Ma'ruf Amin (kyai_marufamin)

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berpesan kepada anak muda untuk tidak boleh kalah semangat dengan para pahlawan pejuang kemerdekaan bangsa. “Dulu pahlawan yang memberikan spirit kepada bangsa negara, mengabdi dan akhirnya lahir republik ini. Ada tokoh agama yang berjuang, ada juga perempuan Aceh yang dibuang ke sini. Sekarang banyak anak muda, yang tidak boleh kalah semangat,” ujar Ganjar, dalam keterangan tertulis, Rabu (10/11).

Hal itu dia sampaikan pada kegiatan sarasehan dan doa bersama di Pendopo Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Selasa (9/11). Setelah melaksanakan doa bersama dan menyapa para peserta yang hadir secara daring, Ganjar sempat bercengkerama langsung dengan seorang veteran yang hadir.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil juga menitipkan pesan kepada generasi muda pada peringatan hari pahlawan ini. Ia berharap generasi muda bisa mengenang jasa-jasa para pahlawan dengan mengisi kemerdekaan dengan melawan kemiskinan dan kebodohan.

photo
Petugas pemikul jenazah berisitirahat disela prosesi pemakaman dengan protokol Covid-19 di lahan baru pemakaman khusus Covid-19 di TPU Kihafit, Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Ahad (8/8). Pemerintah Kota Cimahi menambah lahan baru TPU Khusus Covid-19 dengan luas 5.500 meter persegi yang dapat menampung 170 liang, setelah dua lahan pemakaman sebelumnya yakni TPU Muslim Cipageran dan TPU Lebaksaat telah terisi penuh. - (REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA)

“Generasi muda agar menjadikan semangat pahlawan sebagai inspirasi. Kalau dulu menjadi pahlawan memerdekakan dari penjajah tentunya semua generasi muda diharapkan menjadi pahlawan baru melawan kebodohan dan kemiskinan,” ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil kepada peserta upcara yang dibatasi karena pandemi Covid-19, Senin (10/11).  

Selesai upacara, gubernur bersama rombongan forum komunikasi daerah Jabar meninjau Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) di Jalan Dipatiukur di dalamnya kawasannya saat ini sudah dibangun monumen untuk menghargai jasa tenaga kesehatan yang gugur karena Covid-19. Emil mengatakan, saat ini monumen sudah 100 persen selesai tinggal menunggu sinyal dari Presiden RI kapan akan meresmikannya. 

Pada peringatan hari pahlawan, Kementerian Sosial (Kemensos) melaksanakan kegiatan tabur bunga di Perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Rabu (10/11). Acara ini digelar di atas geladak buritan KRI Semarang-594 dengan melibatkan berbagai pihak, seperti TNI-Polri dan Pramuka.

"Ini sebagai bagian dari upaya mengenang jasa-jasa para pahlawan yang mendahului kita," kata Staf Khusus Menteri Bidang Hubungan dan Kementerian Luar Negeri Kemensos Faozan Amar. 


×