Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang membakar pabrik korek api di Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (2/11/2021). Kebakaran yang belum diketahui penyebabnya tersebut masih dalam penyelidikan kepolisian. | ANTARA FOTO/Fauzan/wsj.

Bodetabek

04 Nov 2021, 15:38 WIB

Pabrik Korek Api Terbakar Hampir 20 Jam

80 karyawan pabrik korek api berhasil diselamatkan, tetapi isi gudang habis terbakar.

TANGERANG – Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang butuh waktu sekitar 20 jam untuk memadamkan api di lokasi kebakaran pabrik korek api.

“Sekitar 20 jam proses pemadaman kebakarannya. Sampai pagi ini masih pendinginan,” ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang Abdul Munir saat dihubungi Republika, Rabu (3/11).

Kebakaran yang melanda pabrik korek api di kawasan Pergudangan Sungai Turi, Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, itu terjadi sejak Selasa (2/11) sore hinga esok harinya. Munir mengatakan, upaya pendinginan masih terus dilakukan karena api masih menyala di sejumlah titik di tempat kejadian perkara (TKP). “Beberapa titik api masih nyala, terutama di bawah reruntuhan bangunan, tim Damkar bekerja keras memadamkan api sampai pagi,” katanya.

Munir menuturkan, tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran tersebut. Semua karyawan yang saat kejadian tengah bekerja, berhasil melarikan diri. Namun, barang-barang yang ada di dalam gudang tidak dapat diselamatkan.

“Berdasarkan keterangan anak pemilik pergudangan, semua karyawan selamat dari musibah kebakaran, jumlah karyawan 80 orang. Pada saat awal kejadian karyawan keluar semua menyelamatkan diri, dan diabsen satu per satu. Tidak sempat menyelamatkan isi pergudangan. Dua unit mobil terbakar yakni satu unit mobil boks dan satu unit mobil sedan, serta beberapa unit motor milik karyawan,” ujarnya.  

Terkait dengan penyebab kebakaran, pihak yang berwenang disebut masih mendalaminya. Saat ini, kata dia, di TKP kebakaran sudah dipasang garis polisi. “Untuk penyebab kebakaran belum diketahui, pihak kepolisian sudah memasang police line di TKP,” ujarnya. 

BPBD Kabupaten Tangerang mendapatkan informasi kebakaran pabrik korek api itu, sekitar pukul 15.00 WIB. Ada dua gudang yang terbakar dalam insiden tersebut.

Pihak kepolisian mendalami insiden kebakaran itu dan telah memeriksa lima orang saksi. “Sudah lima orang yang diperiksa, dari manajer, pengawas, dan karyawan,” ujar Kapolsek Pakuhaji AKP Dodi Abdul Rohim, Rabu (3/11).

Dodi menuturkan, pihaknya melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran tersebut. Dia menyebut dugaannya disebabkan oleh percikan api pada saat hendak menyortir korek api. “Ini masih dalam proses penyelidikan awal api dari mana, karena informasinya ada yang dari penyortiran, kemudian meledak, terus ada percikan api,” ujarnya.

Dodi memastikan pihak kepolisian mendalami insiden kebakaran yang cukup besar itu. Garis polisi dipasang di tempat kejadian perkara (TKP) yakni di kawasan Laksana Business Park PT Unggul Jaya Gemilang Blok CC.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh INFO_JAKARTATIMUR (info_jakartatimur)

 

Informasi kebakaran gudang korek api dengan cepat menyebar temasuk di media sosial. Dari video yang tersebar, terlihat api sangat besar dan menimbulkan asap hitam yang membumbung tinggi. 

Material yang mudah terbakar di gudang tersebut cukup menyulitkan petugas pemadam kebakaran karena api sangat cepat menyebar. Sebanyak delapan unit pemadam kebakaran dan 50 petugas dikerahkan memadamkan api di gudang korek api itu.

photo
Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang membakar pabrik korek api di Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (2/11/2021). Kebakaran yang belum diketahui penyebabnya tersebut masih dalam penyelidikan kepolisian. - (ANTARA FOTO/Fauzan/wsj.)


×