Presiden Joko Widodo saat menghadiri KTT COP26 di Glasgow, Senin (1/10/2021). | AP Photo/Andy Buchanan

Kabar Utama

03 Nov 2021, 03:45 WIB

Bertemu PM Palestina, Jokowi Tegaskan Dukungan RI

Presiden menegaskan kembali komitmen Indonesia untuk mendukung perjuangan Palestina.

JAKARTA -- Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan bilateral dengan sejumlah kepala negara di sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Pemimpin Dunia COP26, di Scottish Event Campus, Glasgow, Skotlandia, Senin (1/11) waktu setempat. Pertemuan bilateral salah satunya dilakukan dengan Perdana Menteri (PM) Palestina Mohammad Ibrahim Shtayyeh. 

Dalam kesempatan itu, Presiden menegaskan kembali komitmen Indonesia untuk terus mendukung perjuangan Palestina menjadi negara yang merdeka, berdaulat penuh, dan dapat menentukan nasibnya sendiri dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara. "Palestina selalu menjadi perhatian penting bagi Indonesia," kata Jokowi dikutip dari siaran resmi Istana pada Selasa (2/11).

Presiden pun menyampaikan sejumlah hal yang menjadi perhatian Indonesia terkait Palestina. Pertama, Indonesia sangat prihatin dan mengecam berbagai pelanggaran yang terus dilakukan Israel. Karena itu, Indonesia mengusulkan pembentukan misi internasional sebagai mata dan telinga bagi dunia atas berbagai insiden yang terjadi di Jerusalem.

"Indonesia dalam berbagai kesempatan mengusulkan pembentukan misi internasional di Yerusalem untuk memastikan keamanan dan keselamatan warga di wilayah pendudukan dan terjaganya status Yerusalem sebagai kota suci untuk tiga agama," ungkap Jokowi.

Selain itu, Presiden menyampaikan bahwa Indonesia terus mendorong negosiasi multilateral yang kredibel. Jokowi menyebut, Indonesia siap mendorong Kuartet Internasional untuk memulai kembali negosiasi perdamaian sesuai parameter internasional guna mencapai solusi dua negara (the two-state solution) yang dapat hidup berdampingan secara damai.

"Saya pastikan bahwa Indonesia tetap dan terus mendukung perjuangan Palestina di berbagai forum internasional seperti PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa, OKI (Organisasi Kerja Sama Islam), dan GNB (Gerakan Non-Blok)," ujar Presiden.

Jokowi menambahkan, persatuan Palestina turut menjadi perhatian Indonesia dan menjadi sangat penting bagi perjuangan Palestina. Dalam pertemuan itu, Presiden didampingi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Duta Besar RI untuk Inggris merangkap Irlandia dan International Maritime Organization, Desra Percaya.

Menlu Retno Marsudi mengatakan, di awal pembicaraan dengan Presiden Jokowi, PM Palestina Mohammad Ibrahim Shtayyeh menyampaikan apresiasinya kepada Indonesia yang berkomitmen untuk terus mendukung perjuangan rakyat Palestina. "Apresiasi ini disampaikan berkali-kali selama pertemuan kedua pemimpin," kata Retno dalam press briefing seusai menemani Presiden Jokowi, Selasa (2/11) waktu Indonesia.

Retno menambahkan, PM Palestina juga menyampaikan perkembangan terkini kepada Presiden Jokowi mengenai situasi di Palestina, termasuk informasi soal kebijakan terbaru Israel terhadap Masjid Al-Aqsa. "Kedua pemimpin sepakat mengenai pentingnya didorong kembali negosiasi yang kredibel sehingga terdapat kemajuan," ujar Retno.

Menurut Retno, pertemuan antara Presiden Jokowi dan PM Mohammad Ibrahim Shtayyeh berlangsung hangat dan akrab. "Senyum gembira terlihat dari wajah kedua pemimpin negara itu saat bertemu." 
 
photo
Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeh. - (AP/Majdi Mohammed)
Ekonomi hijau

Selain bertemu PM Palestina, Presiden Jokowi melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat Joe Biden, PM Inggris Boris Johnson, dan PM Slovenia Janez Jansa. Kerja sama terkait ekonomi hijau menjadi salah satu topik pembicaraan Presiden Jokowi dengan Biden dan Boris. 

Saat bertemu Biden, Presiden menekankan pentingnya memperkuat kerja sama ekonomi, terutama pengembangan ekonomi hijau. Menurut Presiden, Indonesia dapat menjadi mitra kerja sama ekonomi yang andal bagi AS. 

Terkait perubahan iklim, Jokowi menekankan komitmen Indonesia dalam mengurangi emisi karbon. Indonesia telah menunjukkan hasil yang baik dalam menurunkan tingkat deforestasi secara signifikan dan tingkat kebakaran hutan yang berada pada titik paling rendah dalam 20 tahun.

“Saya akan restorasi hutan bakau hingga 600 ribu hektare dalam tiga tahun ke depan. Ini akan menjadi konservasi hutan mangrove terbesar di dunia,” ujar Jokowi. 

Dalam sektor energi, Presiden menyebut telah mencanangkan transformasi Indonesia menuju energi baru dan terbarukan serta akselerasi ekonomi berbasis teknologi hijau. Presiden pun mengajak Amerika Serikat untuk melakukan investasi pada energi baru dan terbarukan termasuk pengembangan ekosistem mobil listrik dan baterai lithium.

“Saya harapkan dukungan AS melalui investasi yang mempercepat transisi energi, khususnya teknologi rendah karbon,” tambahnya.

photo
Presiden Joko Widodo (kiri) melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat Joe Biden (kanan) di Glasgow, Skotlandia, Britania Raya, Senin (1/11/2021). - (ANTARA FOTO/Biro Pers dan Media Kepresidenan/)

Pada pertemuan dengan Biden, Jokowi turut mengapresiasi kerja sama yang dilakukan selama pandemi. Indonesia menghargai kerja sama bidang kesehatan, mulai dari penerimaan stok vaksin melalui mekanisme dose-sharing, ventilator, obat-obatan terapeutik, hingga alat kesehatan. 

Kerja sama mengenai pengembangan ekonomi hijau juga ditekankan Jokowi saat bertemu Boris Johnson. Sebelumnya, kedua pemimpin negara telah melakukan pembicaraan melalui telepon pada 25 Oktober 2021. 

Presiden Jokowi dan PM Johnson sepakat meningkatkan kerja sama bilateral kedua negara, terutama di bidang ekonomi. Jokowi menyatakan, Indonesia akan fokus pada kerja sama di bidang ekonomi hijau.

"Saya ingin memfokuskan hubungan kita pada kerja sama ekonomi hijau. Investasi hijau dan teknologi yang terjangkau adalah kunci transisi ekonomi," kata Jokowi. 

Adapun PM Johnson disebut menyampaikan ketertarikan Inggris untuk  berinvestasi di Indonesia dengan prioritas mendukung transisi ekonomi Indonesia. Kepada Presiden Jokowi, PM Johnson bahkan mengatakan pentingnya dukungan berupa investasi hijau, dukungan multilateral development banks, dan teknologi hijau yang terjangkau.

Oleh karena itu, Inggris akan mempersiapkan kredit ekspor yang dapat digunakan untuk mendukung kerja sama transisi ekonomi dengan Indonesia. Pertemuan bilateral kedua pemimpin negara akan ditindaklanjuti dengan pertemuan teknis guna membuat daftar kerja sama yang diprioritaskan serta model pendanaannya. 

photo
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menyambut Presiden Joko Widodo dalam KTT COP26 di Glasgow, Skotlandia, Senin (1/10/2021). - (AP Photo/Christopher Furlong)

Menlu Retno Marsudi menyampaikan, pertemuan Presiden Jokowi dengan Presiden AS Joe Biden berlangsung sekitar satu jam. Ini adalah pertemuan pertama masing-masing pemimpin. 

Retno mengatakan, Joe Biden mengemukakan pentingnya kepemimpinan Indonesia dalam memainkan peran di kawasan. Mengenai Laut China Selatan, Jokowi pun menyampaikan keinginan Indonesia kepada Biden. "Presiden ingin melihat Laut China Selatan sebagai laut yang damai dan stabil, dan untuk itu Presiden menekankan bahwa hukum internasional khususnya UNCLOS 1982 harus dihormati oleh semua pihak," ujar Retno.

Selain itu, kedua pemimpin membahas kerja sama antara kedua negara. Biden dikatakan menyampaikan komitmen untuk memperkuat kerja sama dengan Indonesia, termasuk kerja sama vaksin yang dilakukan selama ini. "Presiden Jokowi, mewakili rakyat Indonesia juga menyampaikan apresiasi terhadap dukungan vaksin AS kepada Indonesia," ujarnya.

Isu demokrasi juga dibahas oleh kedua pemimpin. Retno mengatakan, Jokowi menekankan kepada Biden bahwa kedua negara sebagai negara demokrasi penting untuk memastikan bahwa demokrasi tersampaikan.  

Oleh karena itu, ujar dia, sebagai negara demokrasi kedua dan ketiga terbesar di dunia, maka kemitraan strategis Indonesia Amerika Serikat harus dapat berkontribusi bagi kemakmuran dan stabilitas kawasan. "Selain itu, Amerika juga memberikan dukungan terhadap presidensi G-20 Indonesia 2022," ujar Retno.  


×