Warga berfoto bersama maskot PON XX Papua saat menyambut Kirab Api PON saat gelaran upacara Kirab Api PON XX Papua di Perbatasan Sentani, kabupaten Jayapura, Papua, Jumat (1/10). Kota dan Kabupaten Jayapura menjadi tempat terakhir kirab api PON sebelum PO | Republika/Thoudy Badai
02 Oct 2021, 03:55 WIB

Papua, Torang Bisa!

PON XX diharapkan mengangkat harkat dan martabat Papua.

JAYAPURA — Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua bakal dibuka secara resmi oleh Presiden Joko Widodo di Stadion Lukas Enembe, Jayapura. Helatan multicabang nasional yang berlangsung hingga 15 Oktober nanti ini merupakan yang perdana digelar di Papua sekaligus yang pertama di Indonesia pada masa pandemi Covid-19.

Presiden Jokowi bertolak menggunakan pesawat kepresidenan Indonesia-1 dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jumat (1/10) pagi. "Sampai bertemu besok di arena pembukaan Pekan Olahraga Nasional XX," tulis Presiden Jokowi melalui akun Instagram-nya.

Presiden kemudian tiba di Bandar Udara Sentani, Kabupaten Jayapura, pada sore hari dan langsung bermalam. "Persiapan pembukaan sudah tidak ada masalah, 95 persen aman dan siap untuk dilaksanakan hari esok," kata Ketua Harian Panitia Besar (PB) PON XX Papua Yunus Wonda seusai penerimaan dan pelepasan kirab api PON Papua di Jayapura, Jumat. Sisa 5 persennya, menurut dia, adalah saat pelaksaan pembukaan itu sendiri.

Yunus mengungkapkan, upacara pembukaan akan menceritakan tentang Papua melintasi zaman. "Jadi, menceritakan tentang kehidupan orang Papua dulu, tradisional, budayanya. Setelah itu menjabarkan hari ini dan generasi ke depan dan Papua pada masa yang akan datang, generasi-generasi muda," ujar Yunus.

Terkait

 
photo
Foto udara Stadion Lukas Enembe jelang pembukaan PON Papua di Kompleks Olahraga Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua, Rabu (29/9/2021). Pembukaan PON Papua akan digelar pada 2 Oktober mendatang. - (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)

Semboyan yang digunakan dalam PON XX ini adalah “Torang Bisa!” alias “Kita Bisa!”. Menurut Yunus, tema itu diambil untuk mendorong kebangkitan anak-anak Papua pada masa depan. “Ini momen anak-anak Papua," kata dia. Yunus juga menyatakan, seluruh venue PON sudah selesai dibangun kemarin dan siap digunakan. 

Papua yang merupakan provinsi paling timur Indonesia sejauh ini masih didera ketertinggalan di berbagai bidang dibandingkan provinsi-provinsi lain. Kondisi itu bertahan sejak Papua masuk NKRI pada 1969 terlepas dari berlimpahnya kekayaan alam provinsi itu. 

PON XX Papua akan mempertandingkan 37 cabang olahraga. Sejumlah pertandingan sudah dilangsungkan sejak 22 September lalu. Hingga Jumat (1/10), kontingen DKI Jakarta memimpin klasemen dengan 23 emas, disusul Papua (17 emas), dan Jawa Barat (10 emas).

Selain tantangan infrastruktur, PON XX Papua juga dibayangi pandemi Covid-19 yang belum berakhir dan potensi gangguan kelompok separatis. Terkait hal itu, Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan, berdasarkan informasi dari kapolda Papua dan pangdam Cenderawasih, sejauh ini pelaksanaan berjalan lancar.

photo
Judoka Bali I Dewa Ayu berpose dengan medali dan foto ibunya usai bertanding melawan judoka Papua Barat Zisilia Gloria (kiri) dalam babak final nomor +78 kilogram putri cabang judo PON Papua di Graha Eme Neme Yauware, Timika, Kabupaten Mimika, Jumat (1/10/2021). Dewa Ayu menang dalam pertandingan itu sekaligus meraih medali emas, sementara medali perak diraih Gloria. - (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

"Insya Allah dari sudut keamanan semuanya sudah diantisipasi secara berlapis, tapi penuh kedamaian, tidak menakutkan, tidak serem gitu karena ini pesta olahraga,” ujarnya dalam keterangan resmi, kemarin. Sebanyak 21.268 personel TNI-Polri dikerahkan melakukan penjagaan di empat wilayah pelaksanaan PON XX. 

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito meminta penyelenggara PON XX selalu mengingatkan penonton untuk tetap menjaga disiplin protokol kesehatan (prokes). Pertandingan-pertandingan yang berpotensi didatangi banyak penonton juga ia minta untuk diperhatikan. 

"Jangan lupa pakai masker, jaga jarak, dan hindari kerumunan," ujar Ganip, Jumat (1/10). Dia meminta disiplin prokes terus digalakkan karena melihat antusiasme para warga yang cukup tinggi, terlebih ketika tim tuan rumah sedang bertanding. 

Sementara, api PON XX Papua yang dibawa tiga atlet legendaris, Taufik Hidayat (badminton), Lilis Karubaba (pencak silat), dan Boaz Salosa (sepak bola) tiba di halaman kantor Wali Kota Jayapura, kemarin. "Ini adalah sejarah bagi Papua, khususnya Kota Jayapura," ujar Wali Kota Jayapura Benhur Tommy Mano selepas menerima api PON dari Taufik Hidayat. 

Benhur mengatakan, PON adalah momentum untuk menyalakan gerakan nasional kompetisi olahraga, yang harus dimulai dari kampung hingga seluruh provinsi. "Akan tumbuh semangat juang, akan tumbuh mental-mental kemenangan di segala bidang," kata Benhur.

Kirab api PON XX dilaksanakan sejak 27 September hingga 2 Oktober 2021. Api dinyalakan dari sumur gas alam di Sorong, Papua Barat; kemudian ke Biak, Timika, Wamena, Merauke, sampai di Kota Jayapura melintasi lima wilayah adat. "Api ini menunjukkan tanggung jawab untuk menyukseskan PON demi mengangkat harkat dan martabat kami sebagai rakyat Papua," kata Bupati Mimika Eltinus Omaleng saat menerima kedatangan api di wilayahnya Selasa (28/9) lalu. 

Frengki Warer, seorang warga Kota Jayapura, menuturkan, ada sentimen serupa di masyarakat. “Kitorang sepakat jaga karena ini untuk harga diri Papua,” kata dia saat dihubungi, kemarin.

photo
Mantan atlet bulu tangkis Taufik Hidayat bersama mantan atlet silat Lilis Karubaba membawa api PON saat gelaran upacara Kirab Api PON XX Papua di Perbatasan Sentani, kabupaten Jayapura, Papua, Jumat (1/10). Kota dan Kabupaten Jayapura menjadi tempat terakhir kirab api PON sebelum PON XX Papua resmi dibuka Presiden Joko Widodo, Sabtu (2/9) malam WIT mendatang. - (Republika/Thoudy Badai)

Prokes PON Optimal

Satgas Penanganan Covid-19 memastikan protokol kesehatan (prokes) PON XX Papua akan dijalankan secara optimal. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPN) melalui Satgas Prokes PON XX menyatakan terus melakukan asistensi agar ajang olahraga nasional terbesar tersebut tak memicu lonjakan kasus Covid-19. Satgas juga telah meminta panitia untuk melengkapi sarana dan prasarana penunjang prokes.

Ketua Satgas Prokes PON XX Prasinta Dewi menjelaskan, pihaknya memberikan asistensi mulai dari alur masuk penonton dan atlet, vaksinasi, skrining. penggunaan masker yang benar, hingga melakukan edukasi protokol kesehatan lainnya.

 "Kita akan pastikan penyelenggaraan PON XX ini benar-benar menerapkan protokol kesehatan dan aman dari potensi lonjakan kasus Covid-19," kata Ketua Satgas Prokes PON XX, Prasinta Dewi, Jumat (1/10).

Deputi bidang pencegahan BNPB itu menyatakan, khusus untuk acara pembukaan PON XX pada Sabtu (2/10), Satgas Prokes PON XX membangun gerai masker dan mengerahkan mobil masker serta relawan di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Papua. "Untuk pembukaan besok kita akan menyiapkan dua gerai masker dan dua mobil masker di Stadion Lukas Enembe," kata Prasinta.

Total gerai masker yang dibangun di empat wilayah penyelenggaraan PON XX sebanyak 24 gerai. Sedangkan, mobil masker sebanyak delapan unit. Menurut Prasinta, jumlah tersebut terus bertambah seiring adanya partisipasi dari instansi lain.

Ia mengatakan, target masker yang akan dibagikan oleh Satgas Prokes PON XX sebanyak satu juta masker. "Kita berharap masyarakat Papua selama PON berlangsung dan sesudahnya tidak ada kenaikan kasus Covid-19 dan tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan," kata Prasinta.

photo
Satgas Prokes membagikan masker kepada warga yang mengantre untuk masuk menyaksikan pertandingan cabang olahraga futsal PON XX Papua di Gor SP 2, Kabupaten Mimika, Jumat (1/10/2021). - (ANTARA FOTO/Novrian Arbi)

Sub Satuan Tugas Protokol Kesehatan (Sub Satgas Prokes) wilayah Kabupaten Mimika menyatakan, hampir semua lokasi penyelenggaraan cabang olahraga yang ada di Mimika sudah memperhatikan penerapan disiplin protokol kesehatan. Untuk sarana dan prasarana yang masih belum optimal, Sub Satgas Prokes akan meminta Panitia Besar PON XX Papua untuk melengkapinya.

"Hampir semua venue di wilayah ini sudah dilengkapi sarana cuci tangan, bangku yang sudah diberi jarak, dan tribun dimaksimalkan hanya boleh diisi sebanyak 25 persen dari total kapasitas penonton," kata Kepala Sub Satgas Kabupaten Mimika, Asep Supriatna, dalam siaran pers, Jumat (1/10).

Dia mengatakan, Sub Satgas Prokes juga akan terus memantau dan memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya protokol kesehatan. Pihaknya juga mendorong PB PON XX untuk melengkapi sarana prasarana yang belum optimal, seperti ketersediaan air, sabun, dan hand sanitizer.

Membeludak 

Antusiasme warga sekitar untuk menyaksikan pertandingan PON terus meningkat seiring telah dipertandingkannya cabang olahraga populer. Pada Jumat (1/10), misalnya, ribuan suporter yang sebagian besar merupakan pendukung tuan rumah tim futsal Papua tampak sempat tertahan dan berdesak-desakkan di pintu masuk GOR Futsal Kabupaten Mimika di Jalan Poros SP2-SP5 Timika.

photo
Atlet sepatu roda putri DKI Jakarta Alifia Meidia (kiri) meluapkan emosinya usai bertanding di nomor Marathon 42.000 meter putri PON Papua di Jembatan Youtefa, Kota Jayapura, Papua, Jumat (1/10/2021). - (ANTARA FOTO/Fauzan)

Mereka harus mengantre panjang karena petugas memperketat pemeriksaan warga yang hendak menyaksikan langsung pertandingan babak semifinal cabang futsal PON XX Papua yang mempertemukan tim Papua melawan Jawa Timur.

Kabag Ops Polres Mimika AKP Dionisius VD Paron Helan bersama sejumlah perwira Polres Mimika tampak berkali-kali memberikan pengarahan kepada massa untuk tertib masuk ke dalam arena GOR Futsal Mimika. Bahkan, petugas mengancam akan menutup pintu masuk arena GOR Futsal Mimika jika penonton yang hendak masuk tidak tertib dan saling mendorong.

Penonton yang diizinkan masuk ke arena GOR Futsal Mimika hanya dikhususkan bagi mereka yang memiliki tiket yang dipesan secara daring, membawa kartu tanda kependudukan, menunjukkan surat/kartu sudah vaksin Covid-19, dan menggunakan masker. Sesuai ketentuan, anak-anak, ibu hamil, dan lansia tidak diperbolehkan masuk.

Untuk pertandingan babak semifinal futsal PON XX Papua, panitia penyelenggara membatasi jumlah penonton maksimal 300 orang. Hal ini sesuai kuota yang ditentukan, yaitu hanya 25 persen dari kapasitas gedung yang mampu menampung hingga 3.000 orang.

AKP Dionisius mengatakan, sebanyak 170 personel gabungan TNI-Polri dilibatkan untuk mengamankan jalannya pertandingan babak semifinal cabor futsal PON XX antara tim Papua melawan tim Jatim.

"Karena yang bertanding tim tuan rumah Papua, sesuai atensi pimpinan harus kami perketat penonton yang akan masuk ke arena. Ini semua demi tertibnya penyelenggaraan pertandingan," kata Dionisius. 

Sumber : Antara


×