Salah satu pemilik ulayat Malamoi mengambil api abadi di PLTMG Pertamina, Distrik Klamono, Kabupaten Sorong, Papua Barat, Sabtu (25/9/2021). Mengawali rangkaian PON Papua, PLTMG Klamono dipercayakan sebagai tempat pengambilan api PON dengan sejarah dimula | ANTARA FOTO/Olha Mulalinda
27 Sep 2021, 03:45 WIB

500 Relawan Prokes Jaga PON Papua

PON XX di Papua merupakan agenda bersama seluruh rakyat Indonesia.

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan ratusan relawan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 yang akan disebar di 44 venue Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua. Mereka bertugas memastikan setiap orang yang ada di venue menggunakan masker, terutama penonton.

“Totalnya ada 500-an relawan,” kata Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, kepada Republika, Ahad (26/9).

Muhari mengatakan, para relawan itu tersebar merata di empat wilayah penyelenggaraan PON XX, yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke. Artinya, tiap kota/kabupaten terdapat sekitar 100 hingga 120 relawan.

Relawan di tiap kota/kabupaten itu nantinya dibagi lagi per venue saat penyelenggaraan 2-15 Oktober 2021. “Di satu kota/kabupaten kan bisa ada 20 stadion atau 20 tempat olahraga. Nah ini nanti kita bagi-bagi relawannya, ada yang lima relawan di satu tempat pertandingan atau empat relawan,” ujar dia.

Terkait

photo
Penari dari suku asli Papua Barat mementaskan teatrikal sejarah minyak bumi dan gas di PLTMG Distrik Klamono, Kabupaten Sorong, Papua Barat, Sabtu (25/9/2021). Masyarakat adat di wilayah kepala burung Papua Barat memberikan dukungan penuh atas perhelatan PON XX di Provinsi Papua. - (ANTARA FOTO/Olha Mulalinda)

Secara keseluruhan, kata Muhari, PON XX menggunakan 44 venue. Selain di dalam venue, para relawan juga ada yang berkeliling di sekitar venue menggunakan mobil masker. “Jadi sebelum mereka (penonton) datang, merapat ke venue itu, kita cegat dulu, kita kasih masker,” kata Muhari.

Dia menambahkan, sasaran utama para relawan ini adalah memastikan masyarakat yang datang menonton pertandingan ke venue menerapkan prokes, terutama penggunaan masker. Sebab, pemerintah telah menetapkan bahwa masyarakat bisa menonton langsung pertandingan PON XX dengan batas 25 persen dari total kapasitas.

“Target utama kita adalah penonton yang datang dan official tim (pendamping atlet),” katanya. Hal ini dilakukan demi mencegah adanya lonjakan kasus Covid-19 selama pertandingan berlangsung.

500-an relawan itu berasal dari berbagai organisasi. Sebelum bertugas, mereka sudah dilatih atau ditingkatkan kapasitasnya terkait prokes dan pemanfaatan inaRISK sebagai instrumen pelaporan kegiatan.

Deputi Bidang Pencegahan BNPB, Prasinta Dewi, yang juga merupakan Kasatgas Prokes PON XX Papua mengatakan, tujuan dari dukungan BNPB ini adalah bentuk kepedulian sekaligus dukungan dalam menyukseskan PON. Sebab, PON XX di Papua merupakan agenda bersama seluruh rakyat Indonesia.

“Saya ucapkan terima kasih banyak kepada seluruh relawan yang berpartisipasi dan turut membantu kegiatan sosialisasi dan edukasi dengan melakukan berbagai aktifitas mulai dari membuka gerai masker dan mobil masker,” ucap Prasinta.

Plt Direktur Kesiapsiagaan BNPB yang juga sebagai Kepala Bidang Sumber Daya Satgas Prokes PON XX Papua, Pangarso Suryotomo, mengatakan, kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat dilakukan secara humanis. Pendekatanya juga akan menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami masyarakat.

Operasi pembagian masker di Kota Jayapura akan dimulai hari ini, Sabtu (25/9). Total ada 12 ribu masker yang dibagikan. “Tujuannya adalah agar event besar seperti PON ini terselenggara dengan sukses dan aman dari Covid-19,” kata Riswandi.

Kegiatan Mobil Masker dan kampanye protokol kesehatan menyasar wilayah yang berpotensi menimbulkan kerumunan di antaranya di Lapangan Mandala, Gelanggang Olahraga (GOR) Cendrawasih, Lapangan Universitas Cenderawasih, Jembatan Youtefa, GOR Politeknik Penerbangan, dan GOR Waringin.

photo
Suporter tim kriket putra Papua memberikan dukungan saat pertandingan semifinal kriket PON antara tim kriket putra Papua melawan tim kriket putra Jawa Barat, di Stadion Kriket, Doyo Baru, Kabupaten Jayapura, Papua, Ahad (26/9/2021). Tim kriket putra Papua melaju ke babak final usai mengalahkan tim kriket putra Jabar dengan skor 59-56. - (ANTARA FOTO/Indrayadi TH)

Transportasi

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan sejumlah sarana dan prasarana infrastruktur transportasi di Jayapura dan Merauke. Khususnya yang disiapkan untuk melancarkan penyelenggaraan PON XX 2021 dan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI di Papua. 

"Kami banyak membangun infrastruktur transportasi di Papua untuk mendukung kegiatan PON dan Perpanas. Kami pastikan ini semua telah berjalan dengan baik," kata Budi dalam pernyataan tertulisnya, Sabtu (26/9). 

Budi menjelaskan, Kemenhub bersama dengan stakeholders terkait di sektor transportasi telah menyiapkan sejumlah infrastruktur. Kesiapan tersebut khususnya sarana dan prasarana transportasi moda transportasi darat, laut, dan udara. 

Untuk sektor darat, Budi mengatakan Kemenhub telah mengirimkan sebanyak 428 unit bus ke tiga titik penyelenggaraan PON yaitu di Jayapura, Timika, dan Merauke. Selain itu jug menyiapkan 515 awak bus dengan 261 orang di antaranya merupakan pengemudi yang direkrut dari penduduk Provinsi Papua sebagai wujud pemberdayaan masyarakat asli dan bisa membuka lapangan pekerjaan. 

"Selama PON berlangsung, bus tersebut beroperasi dari pukul 06.00 WIT hingga 22.00 WIT yang diperuntukan bagi mobilitas atlet dan official. Selain itu juga untuk menjemput kontingen dari Bandara Sentani," ungkap Budi. 

photo
Atlet polo air putri DKI Jakarta Ariel DC Siwabessy (tengah) berupaya mempertahankan bola yang coba direbut atlet polo air putri Papua Natali WD Karim (kiri) dan Irtiyah Qo’idah Nur (kanan), pada pertandingan polo air PON Papua di Stadion Akuatik, Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu (25/9/2021). Tim polo air putri DKI Jakarta mengalahkan tim polo air putri Papua dengan skor 20-3. - (ANTARA FOTO/Indrayadi TH)

Untuk mendukung penyelenggaraan Peparnas XVI di Papua yang diselenggarakan sesudah PON juga disedikan 160 unit bus bantuan. Bus tersebut akan dimodifikasi dengan membuat ramp on off dengan kemiringan yang sesuai untuk digunakan para atlet Peparnas yang menggunakan kursi roda.

Selain itu, Kemenhub juga telah membangun sejumlah infrastruktur dermaga dan dia unit bus air yang akan dioperasikan di Danau Sentani. Begitu juga ddngan lengadaan dan pemasangan perlengkapan jalan, pembangunan Terminal Tipe A Entrop Kota Jayapura, dan pembangunan Area Traffic Control System (ATCS) di Kota Jayapura.

Sementara di sektor laut, sebanyak lima kapal Pelni telah disiapkan untuk mengangkut kebutuhan penyelenggaraan PON. Kelima kapal tersebut yaitu KM Labobar, KM Gunung Dempo, KM Ciremai, KM Dobonsolo, dan KM Sinabung.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Kementerian Perhubungan RI (kemenhub151)

Lalu dari sektor udara, Kemenhub juga telah menyiapkan empat bandara. Keempatnya yaitu Bandara Sentani di Jayapura, Bandara Mozes Kilangin di Timika, Bandara Domine Eduard di Sorong, dan Bandara Mopah di Merauke.

“Saya pesan kepada pak Bupati agar fasilitas tersebut bisa dijaga dengan baik. Fasilitas transportasi yang sudah ada ini nantinya bisa bermanfaat untuk mendukung sektor pariwisata di Papua dan sekitarnya,” jelas Budi. 

Sementara itu, Bupati Jayapura Mathius Awoitauw mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Kemenhub dalam penyediaan sarana dan prasarana transportasi. Mathius mengapresiasi Kemenhub yang merespons cepat dan membantu Pemerintah Daerah dalam mendukung suksesnya pelaksanaan PON XX.


×