Petugas mengangkat peti jenazah pasien Covid-19 di TPU Khusus Covid-19 Rorotan, Jakarta Utara, Senin (21/6). Kasus positif Covid-19 secara nasional bertambah sebanyak 14.536 pada Senin 21 Juni 2021 dan kini total kasus positif Covid-19 di Indonesia tembus | Republika/Thoudy Badai

Jakarta

Persentase Kesembuhan Covid-19 di Jakarta 91,6 persen

Pemprov DKI Jakarta berupaya menekan penyebaran Covid-19.

Setelah sehari sebelumnya pertambahan kasus positif Covid-19 di Jakarta memecahkan rekor dengan sebanyak 5.582 kasus, pada Senin (21/6) pertambahan kasus kembali di atas 5.000, yakni 5.014 kasus.

Dengan adanya penambahan kasus positif sebanyak 5.014 kasus positif Covid -19 data pada Senin, kumulasi kasus positif Covid -19 di Jakarta menjadi sebanyak 479.043 kasus. Angka ini meningkat dari jumlah sebelumnya sebanyak 474.029 kasus.

Berdasarkan data Pemprov DKI Jakarta di laman corona.jakarta.go.id, Senin, pertambahan kasus positif Covid -19 sebanyak 5.014 kasus ini merupakan hasil dari pemeriksaan usap (swab test PCR) pada sehari sebelumnya, yakni pada hari Ahad (20/6).

Tes PCR pada 20 Juni 2021 yang datanya masuk pada hari Senin dilakukan kepada 19.280 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 15.424 orang adalah yang baru dites PCR untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 5.014 positif dan 10.410 negatif.

Selama sepekan, penambahan kasus positif harian sebanyak 5.014 kasus yang dilaporkan pada Senin ini, jauh lebih tinggi dibanding penambahan kasus pada hari Jumat (18/6) sebanyak 4.737 kasus, pada Kamis (17/6) sebanyak 4.144 kasus, pada Rabu (16/6) sebanyak 2.376 kasus, pada Selasa (15/6) sebanyak 1.502 kasus, pada Senin (14/6) sebanyak 2.722 kasus.

Akan tetapi, penambahan kasus positif harian sebanyak 5.014 kasus yang dilaporkan pada Senin ini masih lebih rendah dibanding penambahan kasus yang dilaporkan pada Ahad (20/6) sebanyak 5.582 kasus yang merupakan penambahan tertinggi selama pandemi.

Dengan adanya penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 5.014 orang pada laporan Senin ini menyebabkan jumlah kasus aktif yang masih dirawat atau diisolasi mengalami peningkatan 1.918 orang dari jumlah sebelumnya 30.142 orang. Total kasus aktif saat ini 32.060 orang. 

Sementara itu, pertambahan pasien sembuh dari paparan Covid -19 di Jakarta berdasarkan laporan pada Senin, ada sebanyak 3.025 orang. Total pasien sembuh naik dari 435.982 menjadi 439.007 orang.

Dengan total pasien sembuh sebanyak 439.007 orang itu, Jakarta memiliki persentase kesembuhan 91,6 persen (turun dari sebelumnya 92,0 persen) dari total kasus positif Covis-19 sebanyak 479.043 kasus.

Dari total kasus Covid-19 sebanyak 479.043 kasus, sebanyak 7.976 orang di antaranya meninggal dunia setelah adanya tambahan 71 orang meninggal dari angka sebelumnya 7.905 orang. Angka tersebut setara 1,7 persen (sama seperti sebelumnya) dari jumlah total kumulasi kasus positif.

Dari jumlah tes, DKI Jakarta mencatat persentase keterpaparan kasus positif berdasarkan jumlah tes (positivity rate) Covid-19 selama sepekan terakhir ada di angka 26,4 persen (naik dari sebelumnya 25,2 persen).

Angka ini jauh di atas batas persentase yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam sepekan untuk satu kawasan, yang mengharuskan persentasenya tidak lebih dari lima persen untuk bisa terkategori kawasan aman.Adapun persentase kasus positif di Jakarta secara total sejak awal pandemipada2 Maret 2020 adalah11,3 persen (naik dari sebelumnya 11,2 persen).

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Pemprov DKI Jakarta (dkijakarta)

28 RW zona merah

Sebanyak 28 rukun warga di DKI Jakarta sampai saat ini berstatus zona merah dengan kondisi bernama wilayah pengendalian ketat (WPK). Berdasarkan data dari laman corona.jakarta.go.id, Jumat (18/6), sebaran zona merah di Jakarta yang ditetapkan untuk periode 14-20 Juni ada di 82 rukun warga (RW) dan 3.486 RT di seluruh wilayah Kabupaten/Kota DKI Jakarta.

Adapun rincian wilayah yang saat ini masih ditetapkan sebagai wilayah zona merah di DKI Jakarta antara lain RW 01 di Kelurahan Bungur, RW 04 di Kelurahan Cempaka Putih Timur, RW 02 Kelurahan Cipete Selatan, RW 02 Kelurahan Cipinang Melayu, RW 04 Kelurahan Duri Pulo, RW 01, 02, 03, 04, 06, 08 Kelurahan Joglo, dan RW 02, 03, 04, 05, 08 Kelurahan Kalibata.

Juga di RW 02, 04, 05, dan 07 Kelurahan Karet, RW 01, 02, 04, 05, 06, 07 Kelurahan Karet Kuningan, RW 07 Kelurahan Kartini, RW 02 Kelurahan Kayu Manis, RW 03 Kelurahan Kebon Manggis, RW 08 Kelurahan Kebon Sirih dan RW 17 Kelurahan Kelapa Gading Barat.

Selain itu, data Satuan Tugas Penanganan atau Satgas Covid-19 menunjukkan jumlah kasus Covid-19 baru melonjak sampai 302 persen dalam 10 hari terakhir. Pemprov DKI Jakarta mencatat total 4.144 kasus positif baru pada 17 Juni 2021.

Jumlah itu adalah jumlah kasus positif terbaru terbanyak setelah 7 Februari 2021 dengan jumlah sebanyak 4.213 kasus. Di samping itu, varian virus korona baru juga sudah masuk ke wilayah Ibu Kota.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Sudin Kominfotik Jakarta Utara (kominfotik_ju)

Di Jakarta Utara, kasus penularan Covid-19 naik signifikan dalam tiga sampai empat hari terakhir. “Kenaikan Covid-19 di Jakarta Utara dalam tiga-empat hari ini naik signifikan," kata Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim.

Pembaruan data kasus Covid-19 yang dirilis Suku Dinas Kesehatan Kota Jakarta Utara per Jumat mencatatkan ada kenaikan kasus positif sebanyak 233 orang, sehingga jumlah warga setempat yang positif Covid-19 saat ini menjadi 50.096 orang. Sebelumnya, kasus positif Covid-19 di Jakarta Utara pada Kamis (17/6) sebanyak 49.863 orang.

Berdasarkan data tersebut, kenaikan kasus paling signifikan terjadi pada Rabu (16/6) yakni kasus positif Covid-19 di wilayah Jakarta Utara menjangkiti hingga 402 orang. Kenaikan signifikan juga terjadi pada Senin (14/6). Namun, angka kenaikan kasus Covid-19 pada hari tersebut sebanyak 344 orang.

"RSDC Wisma Atlet infonya sudah kembali menerima pasien, tapi kami harapkan tidak ada yang warga Jakarta Utara yang kami kirim ke sana. Untuk itu, ikhtiar pencegahan terus kami gencarkan,” kata Ali.

photo
Petugas mengangkat peti jenazah pasien Covid-19 di TPU Khusus Covid-19 Rorotan, Jakarta Utara, Senin (21/6). Kasus positif Covid-19 secara nasional bertambah sebanyak 14.536 pada Senin 21 Juni 2021 dan kini total kasus positif Covid-19 di Indonesia tembus 2.004.445 orang sejak kasus pertama kali diumumkan pada awal Maret 2020 lalu. Republika/Thoudy Badai - (Republika/Thoudy Badai)

Diapresiasi

Pemprov DKI Jakarta berupaya melakukan vaksinasi harian kepada 100 ribu orang untuk mengejar target vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Ibu Kota mencapai 7,5 juta orang pada akhir Agustus 2021. Saat ini, Jakarta pun mampu melampaui target harian tersebut.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, capaian vaksinasi DKI Jakarta pada Kamis (17/6) sebanyak 102.548 orang. Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menyampaikan apresiasi terhadap antusiasme masyarakat dalam mengikuti program vaksinasi Covid-19.

“Alhamdulillah, mulai kemarin angka ini sudah tercapai. Namun, tugas kita sekarang adalah mempertahankan angka itu secara konsisten dan bahkan terus meningkatkannya,” kata Anies, Jumat.

Anies menjelaskan, pihaknya melakukan sosialiasi dan edukasi untuk meningkatkan minat masyarakat mendapatkan vaksinasi. Selain itu, dia menyebut, Pemprov DKI Jakarta juga melakukan beberapa pendekatan sebagai strategi percepatan serbuan vaksinasi di Ibu Kota.

Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.

Donasi Literasi Umat