Ilustrasi Indonesia Basketball League atau IBL. | Hendra Nurdiyansyah/ANTARA FOTO

Olahraga

15 Apr 2021, 19:15 WIB

Klub IBL Kompak Istirahatkan Pemain di Awal Ramadhan

Klub IBL memberikan kesempatan kepada pemain untuk kumpul bersama keluarga lagi setelah sebulan bertanding.

 

 

 

JAKARTA -- Fase pertama Indonesian Basketball League (IBL) Pertamax 2021 telah usai. Sebanyak 12 klub yang ambil bagian di gelembung IBL sejak 10 Maret telah menyelesaikan perjuangannya 10 April lalu. Hanya ada enam tim yang akan melanjutkan perjalanannya di musim ini. Empat tim akan bertempur di babak play-off, sedangkan dua tim, yakni masing-masing pemuncak klasemen divisi langsung lolos babak semifinal.

Fase kedua IBL Pertamax 2021 yang memainkan babak play-off, semifinal, dan final rencananya kembali digelar dengan sistem gelembung. Bukan lagi di Robinson Resort, Cisarua, Bogor, Jawa Barat. Namun, sistem gelembung fase dua atau fase pamungkas nantinya akan digelar di Mahaka Arena, Kelapa Gading Jakarta  pada 23 Mei hingga 6 Juni 2021.

Empat tim yang saling bersaing untuk mengisi dua tempat semifinal nanti adalah Bima Perkasa Jogja melawan Louvre Dewa United Surabaya dari divisi Merah. Pemenangnya akan ditunggu Pelita Jaya Bakrie Jakarta di babak semifinal. Sedangkan divisi putih ada West Bandits Solo versus Prawira Bandung, dimana yang lolos sudah ditunggu Satria Muda Pertamina Jakarta di semifinal.

Usai fase pertama, klub IBL yang lolos ke fase dua nanti lebih memilih meliburkan pemain. Memberikan kesempatan untuk pemain yang sudah sebulan lebih bertanding dan berpisah dengan keluarga untuk kumpul bersama keluarga lagi. Apalagi momentumnya adalah bulan Ramadhan, yang mana pemain muslim dapat menjalani ibadah puasa dan ibadah lainnya bersama keluarga. Setidaknya dalam satu pekan pertama awal Ramadhan ini.

Asisten Pelatih Bima Perkasa Jogja, Kartika Siti Aminah juga mengatakan, latihan baru akan dimulai lagi pada 19 April nanti.

"Usai fase pertama lalu, para pemain kita liburan dahulu untuk sementara. Kita berikan Kesempatan untuk kembali ke keluarga masing-masing. Dan bagi yang muslim agar bisa menjalankan ibadah ramadhan bersama keluarga," ujar Ika, sapaan akrabnya kepada Republika, Rabu (14/3).

Bulan Ramadhan ini porsi latihan juga tidak bisa diterapkan seperti hari biasanya. Ini yang dilakukan oleh Bima Perkasa Jogja. Ada penyesuaian, baik itu porsi latihan ataupun waktu latihan. "Selama ramadhan latihan kita sehari sekali aja dan waktunya hanya di sore hari," kata Kartika yang merupakan asisten perempuan pertama di pentas IBL.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh SEPATU BASKET ORIGINAL Dll (premiumstorepnk)

Kepala Pelatih Louvre Dewa United Surabaya Andika Supriadi Saputra mengatakan, pemainnya baru akan dikumpulkan untuk berlatih lagi pada puasa hari ke delapan nanti. "Mungkin kita perlu banyak ketemu keluarga dahulu dan untuk menghilangkan kejenuhan setelah lebih sebulan dalam gelembung IBL," ujar pelatih yang akrab disapa Coach Bedu ini.

Ia mengungkapkan, untuk porsi latihan akan tetap sama, tapi waktunya saja yang berbeda. "Mungkin porsi latihan sama seperti biasa di luar ramadhan, tetapi mungkin jam saja ada yang berbeda kalau ramadhan. Waktunya kita geser ke sore hari menjalang buka puasa," kata dia.


×