Siswa menaiki bus sekolah usai mengikuti pembelajaran tatap muka di SMK Negeri 15 Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat (9/4). Pemprov DKI Jakarta mengoperasikan 50 bus sekolah selama proses uji coba pembelajaran tatap muka dari tanggal 7 April hinggal 29 April 2 | Republika/Thoudy Badai
10 Apr 2021, 03:40 WIB

Sekolah Wajib Bentuk Gugus Tugas

Tahap pertama sebelum sekolah membuka pembelajaran tatap muka harus membentuk gugus tugas.

JAKARTA -- Sejumlah daerah mulai mempersiapkan pembukaan sekolah secara terbatas pada Juli 2021. Ada sejumlah tahapan yang harus dipenuhi setiap sekolah sebelum membuka pembelajaran tatap muka (PTM).

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Jumeri mengatakan, tahapan pertama adalah harus memiliki gugus tugas di sekolah. Satuan ini terdiri dari personel internal sekolah yang berkoordinasi dengan dinas kesehatan, kelurahan, dan orang tua siswa.

Kedua, sekolah menyiapkan infrastruktur yang dibutuhkan untuk memastikan siswa dan guru aman, seperti toilet dan tempat cuci tangan. Kemudian, menyediakan pemindai panas (thermo gun) agar bisa memilah orang yang masuk ke sekolah. “Ketika ditemukan seseorang bersuhu di atas batas, silakan diisolasi agar tidak masuk ke lingkungan sekolah,” kata dia, Jumat (9/4).

Terkait

Sekolah wajib menyiapkan masker dan penyanitasi tangan (hand sanitizer) cadangan ketika warga sekolah lupa membawa. Terakhir, sekolah menyiapkan prosedur operasional standar (POS) untuk mengarahkan, membimbing, dan memandu warga sekolah agar bisa berperilaku sehat.

Untuk memandu orang tua tentang tata laksana mengantar dan menyambut anak di sekolah dengan aman, sekolah dapat menyelenggarakan pertemuan virtual atau fisik dengan berjaga jarak. “Jika bisa, orang tua diminta mengantar anak dan tidak menggunakan transportasi umum,” kata dia.

Jumeri mengatakan, penting bagi sekolah melakukan uji coba PTM sebelum benar-benar diterapkan pada Juli. "Ketika uji coba ini, membuat simulasi agar sekolah punya praktik kebiasaan yang baik untuk menjaga kesehatan warganya tetap sehat meskipun PTM. Ini akan terus kita evaluasi," kata Jumeri.

Sejak Senin (5/4), ratusan sekolah di DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur telah melakukan uji coba PTM. Sejauh ini, prosesnya masih terus dievaluasi.

photo
Sejumlah siswa mengikuti simulasi kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di SMAN 21 Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (9/4/2021). Plt Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengizinkan KBM tatap muka di tengah pandemi Covid-19 mulai Senin (13/4/2021). - (ARNAS PADDA/ANTARA FOTO)

Jumeri juga menekankan pentingnya Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) divaksinasi karena mereka punya risiko yang lebih tinggi dibandingkan siswa. Data Kemendikbud per Kamis (8/4), guru dan tenaga kependidikan yang sudah divaksin dosis pertama sebanyak 746 ribu orang. Dosis kedua sebanyak 284 ribu orang.

Pelaksana tugas Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan, Kartini Rustandi mengatakan, guru sudah dijadikan salah satu prioritas vaksinasi. Jumlah yang divaksin setiap harinya meningkat dan diperbarui setiap sore.

"Sekarang jumlahnya meningkat, tapi tidak bisa berlari. Dan data ini kan kita harus mengumpulkan setiap hari dari seluruh Indonesia," kata Kartini, Kamis. Jumlah guru yang ditargetkan vaksinasi sekitar lima juta orang.

Kesiapan daerah

Pemerintah Kota Bandung menyatakan siap menggelar PTM untuk seluruh sekolah pada Juli mendatang. Periode April hingga Juni akan diarahkan untuk mempersiapkan sarana dan prasarana di sekolah. "Prinsipnya kita membuka PTM semuanya," ujar Wali Kota Bandung Oded M Danial di Balai Kota Bandung, Jumat (9/4).

Berdasarkan hasil rapat bersama seluruh pemangku kepentingan pendidikan, pihaknya memberikan kesempatan jika ada orang tua murid yang memilih tetap belajar daring. "Kita memberikan kesempatan orang tua murid, kalau ada yang belum setuju anaknya ikut PTM bisa dipersilakan untuk pembelajaran jarak jauh," kata dia.

Oded mengatakan, PTM akan dikombinasikan dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Maksimum PTM adalah tiga jam dengan dua mata pelajaran. Kapasitas kelas 30-50 persen dengan jarak antar siswa 1,5 meter. "Tidak ada kegiatan ekstrakurikuler dan olahraga," katanya.

photo
Sejumlah tenaga pendidik menuju ruang penyuntikan vaksin Covid-19 di SMAN 22 Jakarta, Jumat (9/4/2021). Vaksinasi bagi para tenaga pendidik dan guru sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah dan persiapan jelang rencana kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka secara langsung di sekolah. - (Prayogi/Republika.)

Soal gugus tugas, Oded mengatakan, keamanan menjadi tanggung jawab bersama. Karena itu, pihaknya membentuk Satgas Covid-19 di sekolah. Ia memastikan semua syarat dari Kemendikbud akan dipenuhi.

Kota Bandung juga menargetkan vaksinasi untuk pengajar dan tenaga kependidikan (PTK) selesai pada Mei 2021. Vaksinasi akan dilakukan serentak di 30 kecamatan secara massal. "Hingga kini telah divaksin 2.200 pendidik dan tenaga kependidikan. Total sasaran 35.904 orang," katanya.  

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan, simulasi PTM akan dilakukan jika ada pihak sekolah yang mengajukan. Sejauh ini belum ada sekolah yang mengajukan permohonan pelaksanaan belajar tatap muka. "Belum ada (yang sudah siap)," kata dia.

Kota Sukabumi, Jawa Barat juga sedang bersiap PTM pada Juli. Vaksinasi masif akan dilakukan terhadap PTK. "Proses vaksinasi Covid-19 untuk PTK mendapatkan prioritas di Kota Sukabumi dalam menghadapi pembelajaran tatap muka," ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, kemarin. 


×