Pemain Portugal Bernardo Silva (kanan) menendang bola yang dibayangin pemain Azerbaijan Elvin Badalov dalam babak kualifikasi piala dunia Qatar 2022 di Turin, Italia, 24 Maret 2021. | EPA-EFE/MIGUEL A. LOPES

Olahraga

Peluang Portugal Menuju Piala Dunia

Menilik semua modal yang dimiliki, Portugal berpeluang memenangkan laga kontra Serbia.

BEOGRAD -- Portugal boleh saja membawa pulang tiga angka di laga perdana penyisihan Grup A babak Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Eropa, Kamis (24/3) dini hari WIB. Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan membungkam Azerbaijan, 1-0, dalam laga yang digelar di Stadion Allianz, Turin, tersebut. 

Namun, kemenangan tipis atas peringkat ke-108 FIFA tersebut bukanlah hal yang diharapkan dari pemegang mahkota edisi terakhir Piala Eropa tersebut. Apalagi, kemenangan itu diwarnai sedikit keberuntungan. Bola halauan kiper Azerbaijan Shahrudin Mahammadaliyev justru membentur rekan setimnya, Maksim Medvedev. Bola akhirnya malah masuk ke dalam gawang Azerbaijan. 

Gol bunuh diri pada menit ke-37 ini tentu bukanlah gol yang diharapkan dari tim yang bermaterikan sejumlah pemain andalan di berbagai klub-klub besar Eropa. Upaya Portugal untuk menambah keunggulan pada sisa laga tidak pernah membuahkan hasil. Mengendalikan permainan dengan penguasaan bola mencapai 69 persen, ditambah 29 kali melepaskan tembakan, kampiun Piala Eropa 2016 gagal mencetak gol, baik dari skema permainan terbuka maupun eksekusi bola mati. 

Ketajaman, efisiensi, dan variasi serangan serta aliran bola ke lini depan menjadi evaluasi terbesar Portugal dari laga tersebut. Pelatih Portugal Fernando Santos mengakui kondisi tersebut. Meski lega timnya bisa mengawali kualifikasi Piala Dunia 2022 dengan kemenangan, Santos sempat berharap kemenangan itu bisa diraih dengan cara berbeda. 

"Kami perlu memperbaiki penyelesaian akhir. Kami bisa menguasai permainan, tapi minim variasi serangan. Ini menjadi hasil yang penting, tapi tentu saja saya berharap hasil ini didapatkan dengan penampilan yang berbeda. Kini, kami berpikir soal laga kontra Serbia, yang bakal menjadi lawan yang berbeda dibandingkan dengan Azerbaijan," tutur Santos, seperti dilansir laman resmi klub, tengah pekan ini. 

Kurang dari empat hari pascalaga tersebut, Portugal memang harus terbang ke Stadion Rajko Mitic di Beograd untuk menghadapi tuan rumah, Serbia, dalam laga kedua penyisihan Grup A Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Eropa, Ahad (28/3) dini hari WIB. Santos tidak berlebihan dalam menilai kekuatan tim berjuluk Orlovi. 

Berbeda dari Azerbaijan, Serbia memiliki pemain yang tampil di sejumlah liga top Eropa, seperti Luka Jovic, Dusan Vlahovic, dan Serge Milinkovic-Savic, pun dengan kehadiran striker veteran Aleksandar Mitrovic. Selain Republik Irlandia, Serbia dapat disebut sebagai pesaing terberat Portugal di Grup A Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Eropa. 

"Permainan akan lebih seimbang. Mereka memiliki senjata yang lebih banyak daripada lawan terakhir kami. Mereka akan tampil menyerang, yang sebenarnya bisa kami manfaatkan. Namun, kami juga harus tampil seimbang. Selain mesti bisa mencari cara mencetak gol, kami juga harus solid dalam bertahan saat menghadapi mereka," tutur Santos. 

Penampilan impresif Joao Felix kala tampil sebagai pemain pengganti di laga kontra Azerbaijan sepertinya bakal membuat penyerang Atletico Madrid itu mendapatkan kesempatan tampil sebagai starter di laga ini. Felix akan menenami Diogo Jota dan Ronaldo di lini depan. Sementara di lini tengah, Bruno Fernandes kemungkinan besar akan tampil sebagai starter seusai sempat diistirahatkan di laga kontra Azerbaijan. 

Kendati begitu, tim tuan rumah punya modal lain dalam meladeni permainan Portugal. Keberhasilan memetik kemenangan 3-2 atas Republik Irlandia setelah sempat tertinggal lebih dulu tentu mendongkrak kepercayaan diri Orvioli. 

Ini menjadi kemenangan pertama Serbia setelah menelan dua hasil imbang di dua laga sebelumnya di semua ajang. Kemenangan itu pun terasa istimewa karena menjadi laga debut pelatih Dragan Stojkovic sebagai pelatih Serbia. 

Mantan penggawa timnas Yugoslavia itu dipercaya menukangi timnas Serbia setelah kegagalan Orvioli melangkah ke putaran final Piala Eropa 2020. Kehadiran Stojkovic dinilai mampu memberikan suntikan berharga pada mentalitas bertanding para penggawa Serbia. 

Stojkovic menegaskan, setelah meraih kemenangan di laga perdana kualifikasi Piala Dunia 2022, timnya belum mau berhenti. Momentum kemenangan itu diharapkan harus terus berlanjut di laga kontra Portugal. 

"Laga pertama selalu menjadi yang tersulit. Akhirnya, setelah 11 tahun, kami bisa meraih kemenangan di laga pembuka babak kualifikasi. Di laga itu, kami menunjukkan bisa memiliki keyakinan dan kepercayaan diri untuk bisa berbalik unggul dan meraih kemenangan. Kini, kami akan bersiap untuk menghadapi laga superberat menghadapi Portugal," ujar Stojkovic, seperti dilansir laman Sport.blic.

Dengan semua modal ini, Serbia berharap bisa menjaga posisinya di puncak klasemen sementara Grup A Kualifikasi Piala Dunia 2022. Tambahan tiga angka di laga ini akan membawa Serbia meninggalkan Portugal, yang berada di peringkat kedua klasemen sementara Grup A karena kalah jumlah torehan gol dari Serbia. 

Tidak hanya itu, apabila mampu memetik kemenangan, Serbia akan mengakhiri rekor buruk tiap kali berhadapan dengan Portugal. Dari enam kali pertemuan terakhir dengan Portugal di semua ajang, Serbia memang tercatat tidak pernah bisa meraih kemenangan dengan torehan tiga kali kekalahan dan tiga hasil imbang. Terakhir, Serbia mesti rela dibungkam, 2-4, oleh Portugal, tepatnya di babak Kualifikasi Piala Eropa 2020 pada awal September 2019 silam.

 

Prediksi Susunan Pemain

Serbia (3-4-1-2) 

Pelatih: Dragan Stojkovic 

Kiper: Dmitrovic Belakang: Milenkovic, S.Mitrovic, Pavlovic 

Tengah: Lazovic, Milinkovic-Savic, Lukic, Kostic; Tadic 

Depan: Vlahovic, A. Mitrovic 

 

Portugal (4-3-3)

Pelatih: Fernando Santos Kiper: Lopes Belakang: Mendes, Dias, Duarte, Cancelo 

Tengah: Fernandes, Neves, Silva 

Depan: Ronaldo, Felix, Jota

 

Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.

Donasi Literasi Umat