Petugas pemadam kebakaran melakukan penyemprotan cairan disinfektan mobil bus sekolah yang membawa pasien positif Covid-19 saat tiba untuk melakukan isolasi mandiri di Graha Wisata Ragunan, Jakarta, Selasa (22/12). | Prayogi/Republika.

Kisah Dalam Negeri

Covid-19 Diam-Diam Menjalar di Rumah Lansia

Terdeteksinya klaster lansia di PSTW Budi Mulya II berawal dari tiga lansia dengan masalah kejiwaan.

Empat unit bus warna oranye terparkir di halaman Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Budi Mulya II, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (22/12) dini hari. Meski hari masih cukup gelap, kesibukan sejumlah orang tampak jelas dengan pakaian putih-putih yang membalut ujung rambut sampai kaki mereka.

Di bagian belakang alat pelindung diri (APD) tersebut menempel kertas putih dengan font hitam bertuliskan "Dishub Bus Sekolah". Mereka para sopir bus sekolah dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang malam itu harus mengevakuasi 66 orang dari rumah para lanjut usia tersebut. Sejumlah orang tua itu baru saja divonis mengidap Covid-19, wabah yang kini tengah meneror dunia.

"Kami evakuasi menggunakan empat unit bus sekolah langsung dari Cengkareng menuju RSKD (Rumah Sakit Khusus Daerah) Duren Sawit, Jakarta Timur, untuk menjalani isolasi," kata Kepala Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS) Dishub DKI, Ali Murthadho, Selasa pagi.

Membawa para lansia itu perlu ketelatenan dan sikap awas. Sebab, kebanyakan mereka sudah tidak bisa berjalan mandiri tanpa tongkat dan juga kursi roda. Minimal, setiap lansia itu dipapah oleh dua seragam putih-putih.

Beruntung, tidak semua petugas evakuasi dari unit angkutan Dishub. Beberapa ada perawat dan tenaga medis lainnya yang memastikan kenyamanan para renta, pun petugas evakuasi dari virus. 

photo
Dua pasien Covid-19 menaiki bus sekolah yang akan membawa mereka menuju Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran di Puskesmas Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (13/11). Menurut data Tim Covid-19 Puskesmas Duren Sawit, sebanyak 26 pasien Covid-19 dibawa menuju Wisma Atlet Kemayoran yang terdiri dari 11 orang dari kluster tiga keluarga berbeda dan sisanya kluster perkantoran - (Fakhri Hermansyah/ANTARA FOTO)

"Mayoritasnya manula. Ada juga yang kita evakuasi masih menggunakan kursi roda. Mereka memang usia-usia rentan," ungkap Ali. Menurut dia, operasi subuh itu sukses membawa para lansia masuk RSKDP. 

Terdeteksinya klaster lansia di PSTW Budi Mulya II berawal dari tiga lansia yang merupakan orang dengan masalah kejiwaan (ODMK). Pada 7 Desember lalu, ketiganya dirujuk ke RS Jiwa Dr Soeharto Heerdjan Grogol Petamburan karena gangguan mental yang semakin parah.

"Di sana prosedurnya setiap pasien harus dilakukan tes cepat, dan dari tiga orang tersebut, ketiga-tiganya reaktif Covid-19," ujar Kepaka Subag Tata Usaha PSTW Budi Mulya II, Ruddy Muhtar. Tiga hari berikutnya, hasil tes usap menunjukan dua dari lansia tersebut positif Covid-19 dan dirujuk ke RSKD Duren Sawit.

Sementara itu, petugas kesehatan menelusuri kontak ketiganya dan melakukan tes usap pada 376 penghuni dan pegawai panti. Di sanalah diketahui Covid-19 yang telah membunuh lebih dari 20 ribu orang Indonesia telah menjalar dalam panti tersebut. Pada Senin (21/12), sebanyak 61 orang penghuni dan lima orang pegawai panti dinyatakan positif Covid-19.

photo
Pengungsi lansia beraktivitas di Pengungsian SD Muhammadiyah Cepitsari, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta, Jumat (20/11). SD Muhammadiyah Cepitsari sudah mulai digunakan untuk mengungsi warga Kalitengah Lor. - (Wihdan Hidayat / Republika)

"Malamnya, 66 orang dilakukan rujukan ke RSKD Duren Sawit," ujar Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Kristi Wathini, Selasa.

Ruddy melanjutkan, dari 61 penghuni yang berusia lanjut, 15 di antaranya merupakan ODMK. Namun, dia belum bisa menjelaskan kondisi terkini dari para pasien tersebut.

"Belum ada informasi, cuma memang biasanya lansia kan ada penyakit penyerta, cuma mungkin enggak semua," kata dia.

Saat ini, sebanyak 274 lansia masih menetap di dalam panti tersebut. Ruddy memastikan mereka dalam kondisi sehat dan negatif Covid-19. Kawasan panti, kata dia, akan di-lockdown dan penyemprotan cairan disinfektan dilakukan secara rutin. 

Dinas Kesehatan dan Satgas Covid-19 DKI tidak merespon konfirmasi Republika terkait penanganan lebih lanjut para lansia tersebut. Sementara, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Pusat Wiku Adisasmito mengatakan, klaster lansia tersebut masih dalam penanganan daerah.

"Satgas daerah atau dinas Kesehatan sedang menanganinya," kata Wiku singkat melalui pesan elektronik. 

Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.

Donasi Literasi Umat