Pemain bulutangkis PB Djarum berlatih. | ANTARA FOTO

Olahraga

15 Dec 2020, 04:15 WIB

Pelatih Evaluasi Hasil Liga PB Djarum 2020

Tak menutup kemungkinan jika turnamen PB Djarum akan kembali diselenggarakan tahun depan.

KUDUS -- Liga PB Djarum 2020 rampung digelar dengan menghasilkan juara di 17 kategori. Ini terdiri dari dua juara kategori beregu dan 15 juara kategori perseorangan. Atlet-atlet bulu tangkis terbaik PB Djarum dari seantero negeri saling uji kemampuan setelah melalui rangkaian pertandingan di liga internal bertema “Semangat Muda, Semangat Juara” yang dilangsungkan di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jawa Tengah (Jateng), sejak Senin (7/12) hingga Ahad (13/12). 

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin menjelaskan, jajaran pengurus PB Djarum puas dengan hasil yang dicapai di Liga PB Djarum 2020. Para pebulu tangkis PB Djarum dapat kembali merasakan suasana kejuaraan yang diciptakan klub bulu tangkis asal kota keretek ini, setelah terhentinya berbagai kejuaraan ataupun turnamen karena pandemi Covid-19. 

"Walau liga internal, tapi anak-anak sudah bertanding lagi. Kami juga puas karena mereka sudah banyak jam tanding, bahkan ada pemain yang bermain sampai 10 kali. Saya kira itu luar biasa," kata Yoppy, kemarin.

Para pelatih PB Djarum sepakat untuk menambah kategori beregu pada Liga PB Djarum 2020 Desember ini, setelah pada Juli lalu hanya mempertandingkan kategori perseorangan. Salah satu tujuannya, memantau kekompakan para atlet dalam memperjuangkan timnya, yang diyakini sangat berguna kelak kala bertanding dalam kejuaraan atau turnamen beregu. 

"Dari dua liga internal ini, kita akan mengevaluasi siapa-siapa saja atlet yang akan dipersiapkan untuk tampil beregu atau perseorangan dalam turnamen atau kejuaraan mendatang. Di sisi lain, para pelatih akan meningkatkan program pelatihan khusus untuk beregu, misalnya cara menghadapi pressure di beregu yang memang luar biasa hebat," ujar Yoppy.

 

Melihat banyaknya sisi positif yang didapatkan dari gelaran Liga PB Djarum, Yoppy Rosimin mengatakan bahwa tak menutup kemungkinan jika turnamen ini akan kembali diselenggarakan tahun depan. Sebab, menurut dia, ajang ini bermanfaat untuk para pelatih sebagai bahan penilaian anak didiknya serta menjadi bahan evaluasi para atlet. 

“Ya, rencana ada (Liga PB Djarum) sebelum Lebaran, dengan catatan selama bulan Januari sampai Mei belum ada pertandingan yang cukup. Kalau Liga PB Djarum 2020 diadakan karena memang pertandingan belum ada sama sekali, jadi kita perlu menggelar dua kali. Kalau nanti pada 2021 sama kondisinya dengan tahun ini, tidak menutup kemungkinan kita akan kembali adakan dua kali,” ujar Yoppy menjelaskan.

Manajer Tim PB Djarum Fung Permadi mengapresiasi perjuangan anak-anak asuhnya, yang telah mengeluarkan kemampuan mereka secara maksimal dalam sepekan terakhir. Dua liga internal yang digelar dalam setahun ini, kata dia, menjadi 'pekerjaan rumah' bagi para pelatih dalam pembinaan dan pengembangan skuat PB Djarum. 

Fung mengatakan, secara pribadi ia cukup puas dengan perjuangan para atlet. Tujuan utama liga ini, kata dia, adalah menguji pelatih untuk menilai hasil latihan dari anak-anak. Fung menambahkan, selanjutnya para pelatih akan merumuskan program pelatihan untuk lebih mempercepat lagi kemajuan dan mengolah kemampuan mereka.

"Atlet-atlet ini sudah menunjukkan suatu kemajuan yang signifikan. Mereka juga bisa menjaga semangat dan motivasi saat bertanding. Ini yang wajib dijaga mereka, sekaligus bersiap-siap jika pada tahun depan sudah bisa digelar turnamen atau kejuaraan," kata Fung.

Sumber : Antara


×