|
10 Nov 2020, 11:35 WIB

Gebrakan La Real Sociedad

La Real Sociedad kokoh di puncak klasemen sementara, meninggalkan Barca dan Madrid.

 

 

 

SAN SEBASTIAN -- Ada pemandangan berbeda di papan klasemen sementara La Liga pada musim ini, setidaknya dalam empat jornada terakhir. Apabila biasanya posisi pemuncak klasemen sementara ditempati Barcelona, Real Madrid, atau Atletico Madrid, tapi dalam tiga jornada terakhir, posisi paling prestisius itu ditempati Real Sociedad. 

Klub asal Basque itu tengah menjadi penguasa sementara kompetisi sepak bola paling bergengsi di negeri para matador tersebut. Kemenangan 2-0 atas Granada pada jornada kesembilan, Ahad (8/11) malam WIB, membawa Sociedad kembai ke puncak klasemen sementara La Liga. 

Tim berjuluk La Real itu mengambil alih posisi teratas klasemen sementara dari Villarreal, yang mengalahkan Getafe, 3-1, di laga lainnya. Dengan torehan 20 gol dari sembilan laga, Sociedad unggul dua poin atas pesaing terdekatnya itu.

photo
EPA-EFE/JAVIER ETXEZARRETA

Keberhasilan Sociedad memuncaki klasemen sementara memang menjadi salah satu kejutan terbesar di pentas La Liga musim ini. Terlepas dari ada sejumlah tim yang masih mengantongi jumlah laga lebih sedikit dari Sociedad, seperti Atletico Madrid, yang baru merumput di tujuh laga ataupun Real Madrid yang masih menyisakan satu laga sisa, performa Sociedad terbilang cukup impresif.

Saat tim-tim besar, seperti Real Madrid, Barcelona, dan Atletico Madrid, masih berjuang untuk menemukan konsistensi penampilan, tim besutan Imanol Alguacil itu justru sudah mampu menemukan dan mempertahankan performa terbaiknya pada awal musim ini. Meski sempat menelan kekalahan di kompetisi Eropa, performa Sociedad di liga domestik tidak goyah.

 

Kekalahan dari Napoli, dua pekan lalu, dijawab Sociedad dengan kemenangan atas Celta Vigo, 4-1, di laga berikutnya. Pun saat sempat dibekap Valencia, 0-1, pada jornada keempat La Liga, akhir September silam. Kegagalan memetik poin penuh di laga kontra Valencia direspons La Real dengan keberhasilan mencukur Getafe, 3-0, di laga berikutnya. 

Kemenangan atas Getafe itu pun mengawali rentetan kemenangan beruntun Sociedad dalam lima laga terakhir di pentas La Liga, termasuk saat membungkam Granada, 2-0, via gol yang masing-masing dicetak Nacho Monreal dan Mikel Oryazabal. 

Konsistensi raihan poin penuh dari lima kemenangan itu sekaligus membawa David Silva dan kawan-kawan berada di puncak klasemen sementara sejak jornada keenam.

Tidak hanya itu, dari segi catatan penampilan, Sociedad pun mampu menorehkan catatan impresif. 

La Real menjadi tim paling produktif saat La Liga telah menuntaskan jornada kesembilan, dengan keberhasilan mencetak 20 gol. Bukan hanya soal produktivitas, Sociedad juga tercatat menjadi tim dengan pertahanan terbaik kedua, setelah Atletico Madrid, dengan hanya kebobolan empat gol dari sembilan laga Liga Spanyol.

''Kami telah melakukan apa yang bisa kami lakukan, yaitu meraih kemenangan. Kemenangan atas Granada ini menjadi kemenangan yang penting. Kami berada di puncak klasemen sementara, karena memang sepertinya kami layak mendapatkannya, terlebih setelah kerja keras di pramusim,'' tutur pelatih Real Sociedad, Imanol Alguacil, seperti dilansir Mundo Deportivo, Senin (9/11).

Meski terbilang belum memiliki banyak pengalaman lantaran tidak pernah menangani tim lain sebelumnya, Alguacil dinilai mampu mengangkat performa Sociedad. Sejak dipercaya menggantikan Asier Garitano pada 2018, Alguacil bisa mengubah wajah performa Sociedad. 

photo
EPA-EFE/JAVIER ETXEZARRETA

Di bawah kendalinya, dan dengan formasi 4-1-4-1, Sociedad tampil lebih agresif, cepat, dan solid, baik saat bertahan ataupun menyerang. Puncaknya, pada musim lalu, Sociedad bisa finis di peringkat keenam dan melaju hingga partai final Copa del Rey.

Performa impresif musim lalu ini pun mampu dilanjutkan pada musim ini. Terlebih, manajemen klub juga melakukan perekrutan pemain yang cukup efektif dengan memilih mendatangkan sejumlah pemain berpengalaman. 

Salah satu yang paling menonjol adalah perekrutan David Silva. Setelah mengakhiri kontraknya bersama Manchester City, Silva memilih berlabuh di Sociedad ketimbang bergabung bersama Lazio. Gelandang berusia 34 tahun itu pun telah mencatatkan satu gol dan dua //assist// dalam 10 penampilan di semua ajang.

Dampak kehadiran Silva ini pun diakui oleh penyerang Sociedad, Willian Jose. ''Dia adalah pemain luar biasa, dengan rekam jejak luar biasa di sepanjang kariernya. Dia telah meningkatkan level permainan tim ini. Di atas lapangan, dia selalu mampu memberikan variasi dan pilihan buat kami untuk bisa mencetak gol,'' tutur Willian seperti dilansir ESPN, beberapa waktu lalu.

Kehadiran Silva, ditambah penggawa senior lain, seperti Asier Illaramendi, memang dianggap bisa menopang barisan pemain-pemain bintang yang sebelumnya telah dimiliki Sociedad, termasuk Adnan Januzaj, yang menjadi andalan Sociedad di lini tengah sejak direkrut pada 2017 silam. Pun, dengan mendukung performa-performa pemain-pemain muda Sociedad. Seperti halnya tim lain asal Basque, Athletic Bilbao, Sociedad memang kerap mengandalkan akademi pemain untuk mengisi posisi di tim utama. 

photo
- (EPA-EFE/Javier Etxezarreta)

Jebolan akademi

Pada musim ini, nama pemain hasil didikan Akademi Sociedad yang paling menonjol adalah Mikel Oyarzabal. Telah menghuni tim utama Sociedad sejak 2015, penampilan penyerang berusia 23 tahun itu makin matang. 

Pemain yang bisa menempati posisi winger dan striker itu telah mencetak enam gol dari sembilan penampilan di pentas La Liga musim ini. Oyarzabal pun berada di urutan teratas daftar sementara top scorer Liga Spanyol.

''Pengalaman setelah tampil di kompetisi teratas dalam beberapa tahun terakhir membuat saya bisa membaca permainan dengan lebih baik. Sekarang, saya lebih baik dalam mencari celah di lini belakang lawan. Tentu saja, saya mesti bisa meningkatkan kemampuan, terutama dari kondisi fisik. Selain itu, saya mesti bisa meningkatkan kecepatan dan sentuhan pertama di area berbahaya lawan,'' kata Oryazabal dalam wawancara dengan Whoscored, beberapa waktu lalu.


×