Kisah Dalam Negeri
Banjir Ucapan Selamat Kemerdekaan dari Mancanegara
RRC dan AS menyampaikan ucapan khusus HUT ke-75 RI
OLEH FITRIYAN ZAMZAMI, DESSY SUCIATI SAPUTRI, FAUZIAH MURSID
Peringatan HUT ke-75 Republik Indonesia di Tanah Air boleh jadi tak seramai tahun-tahun sebelumnya. Pandemi Covid-19 membuat banyak kegiatan dan seremonial yang biasanya menyemarakkan hari kemerdekaan tak dilaksanakan secara meriah seperti tahun-tahun sebelumnya.
Meski demikian, HUT Republik Indonesia tak luput dari perhatian pimpinan-pimpinan dunia. Ucapan selamat datang bertubi-tubi dari mancanegara. Bahkan, bendera merah putih dijadwalkan akan mewarnai seluruh gedung tertinggi di dunia, Burj Khalifa, mulai Senin tengah malam waktu Indonesia.
Republik Rakyat Cina (RRC) tergolong agresif menyampaikan selamat tahun ini. Radio Internasional Cina (CRI) yang jadi corong pemerintahan komunis melansir, Presiden RRC Xi Jinping secara khusus mengirim surat ucapan selamat kepada Presiden RI Joko Widodo terkait hari kemerdekaan tersebut.
Menurut CRI, Xi Jinping dalam suratnya memuji hubungan kedua negara yang cenderung meningkat belakangan. Di antaranya terkait kerja sama menanggulangi wabah Covid-19, pemulihan perekonomian, dan pembangunan bersama proyek “Sabuk dan Jalan” yang diinisiasi RRC.
Presiden Xi juga menyatakan, ia menaruh perhatian besar kepada hubungan RRC-Indonesia dan akan berupaya bersama Presiden Jokowi untuk secepatnya mengalahkan wabah Covid-19. Indonesia dan Cina saat ini memang tengah terlibat kerja sama pengembangan vaksin Covid-19 antara Bio Farma dan Sinovac, yang merupakan BUMN kedua negara. Uji coba vaksin itu telah memasuki uji klinis tahap akhir.
Dalam suratnya, Presiden Xi juga mengajak Indonesia menciptakan situasi dan era baru di mana “kedua negara berkembang bersama untuk mencapai kemenangan bersama”. Pandemi Covid-19 belakangan memang mengusik status quo geopolitik dunia. Eropa dan Amerika Serikat yang selama ini dianggap kekuatan adidaya ternyata termasuk yang paling parah dihantam pandemi baik secara perekonomian maupun kesehatan warga.
Tak hanya Xi Jinping pejabat RRC yang menyelamati Indonesia pada hari kemerdekaan. Anggota Dewan Negara merangkap Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi juga mengirim kawat ucapan selamat kepada Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi. Demikian juga Perdana Menteri RRC Li Keqiang yang mengirimkan surat ucapan selamat kepada Presiden Joko Widodo.
Pesan yang disampaikan keduanya kurang lebih seragam dengan yang dituliskan Xi Jinping. Ucapan selamat secara serentak dari tiga pimpinan RRC ini belum pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.
Tak berhenti di situ, Duta Besar Republik Rakyat Cina (RRC) untuk Indonesia, Xiao Qian, juga secara khusus menyampaikan selamat dengan menyanyikan lagu keroncong “Bengawan Solo” bersama sejumlah staf Kedubes RRC. Video acara menyanyi bersama itu diunggah di laman resmi Facebook Kedubes RRC di Jakarta. "Bengawan Solo adalah lagu tradisional Indonesia yang sangat akrab di telinga masyarakat Tiongkok dan Indonesia," tulis pihak Kedubes RRC di Jakarta.
Lagu itu juga dinyanyikan sebagai apresiasi atas keberanian rakyat RRC dan Indonesia melawan pandemi Covid-19. "Persahabatan Tiongkok dan Indonesia bersejarah lama. Kedua negara adalah tetangga baik, sahabat baik, dan mitra baik. Ada sebuah pepatah di Indonesia, 'Jauh di mata, dekat di hati'," ujar Dubes Xiao Qian dalam bahasa Indonesia. Ia mengatakan, meski telah 70 tahun menjalin hubungan diplomatis, pandemi Covid-19 merupakan titik awal sejarah baru.
Seolah tak mau kalah, Presiden AS Donald Trump juga dalam kesempatan perdananya menyampaikan selamat secara langsung atas Hari Kemerdekaan Indonesia. “Atas nama Amerika Serikat, dengan penuh sukacita saya ingin mengucapkan selamat kepada Anda dan Rakyat Indonesia yang merayakan Hari Ulang Tahun Ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus,” tulisnya dilansir Kedubes AS di Jakarta, kemarin.
Trump menyatakan, kemitraan strategis antara Amerika Serikat dan Indonesia berakar pada nilai-nilai bersama, hubungan antarmasyarakat yang mendalam, dan hubungan perdagangan dan investasi yang dinamis. “Sebagai dua negara yang demokratis, kita sama-sama berkomitmen memajukan perdamaian dan kesejahteraan dunia. Melalui kerja sama untuk memajukan kepentingan kita berdasarkan nilai-nilai demokratis yang kita anut bersama tersebut, saya yakin bahwa kita mampu mewujudkan kawasan Indo-Pasifik yang benar-benar bebas dan terbuka,” kata Trump melanjutkan.
Kata-kata “kawasan Indo-Pasifik yang benar-benar bebas dan terbuka” tersebut seiring dengan sikap Pemerintah AS menantang klaim RRC atas sebagian besar wilayah Laut Cina Selatan. Saat ini, kapal-kapal tempur AS tengah beroperasi di wilayah tersebut dalam operasi “Kebebasan Navigasi”. Sementara RRC juga belakangan meningkatkan agresivitas di wilayah tersebut.
Trump juga menyatakan, pada saat-saat yang penuh tantangan seperti saat ini, upaya bersama menanggulangi dampak Covid-19 akan makin memperdalam kemitraan kedua negara. Sebelum Trump, laman resmi Kementerian Luar Negeri AS juga melansir ucapan dari Menlu AS Mike Pompeo. "Atas nama Pemerintah Amerika Serikat, saya menyampaikan ucapan selamat yang tulus kepada rakyat Indonesia yang merayakan 75 tahun kemerdekaan pada 17 Agustus," ujar Pompeo.
Perdana Menteri Australia Scot Morrison juga secara khusus mengucapkan selamat untuk Indonesia terkait dirgahayu tahun ini. “Tahniyah yang hangat untuk Jokowi dan masyarakat Indonesia atas 75 tahun kemerdekaan. Sebagai teman dekat dan tetangga, kami berkomitmen memperdalam kerja sama dan mendorong nilai-nilai bersama di regional menyusul 70 tahun hubungan diplomatik formal kita,” tulis Morrison dalam akun Twitter resminya.
Ucapan serupa tak disampaikan PM Australia untuk India, Pakistan, ataupun Korea Selatan yang lebih dulu merayakan hari kemerdekaan pada Agustus ini.
Kementerian Luar Negeri India juga secara khusus mengucapkan selamat atas perayaan HUT ke-75 Kemerdekaan Indonesia. "Selamat bagi sahabat kami dan tetangga maritim atas hari kemerdekaan," tulis akun Twitter resmi Kementerian Luar Negeri India, kemarin.
Duta Besar India untuk Indonesia Pradeep Kumar menggaungkan sikap Kemenlu India tersebut. "Saya dengan senang hati menulis tentang kesempatan baik pada Hari Kemerdekaan yang Ke-75 Indonesia. Inilah kesempatan negara memperingati perjuangan para bapak bangsa Indonesia mematahkan belenggu penjajahan untuk memproklamasikan kemerdekaan dan meletakkan dasar Republik Indonesia modern yang kita saksikan saat ini," kata Dubes Pradeep dalam pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.
Greetings to our close friend and maritime neighbour Indonesia on the occasion of its Independence Day!#IndiaIndonesia
Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.
