Paparan soal tren perbincangan di media sosial selepas Pilpres 2019 lalu. | Republika/ Wihdan Hidayat

Nasional

Parpol Manfaatkan Teknologi Digital

Partai Gelora ingin menjadi pelopor sebagai partai digital.

 

JAKARTA—Partai politik mulai memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana kegiatan politik mereka. Kondisi ini harus dilakukan mengingat pandemi Covid-19 masih terjadi di Indonesia. Partai Gelora bahkan, mengenalkan aplikasi yang bisa digunakan bagi setiap warga negara Indonesia yang ingin bergabung menjadi anggota partai mereka.

Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta mengaku, pihaknya ingin menjadi pelopor sebagai partai digital. Meskipun baru tahun ini resmi menyandang status parpol di Indonesia, Gelora menawarkan metode baru perekrutan kader melalui sebuah aplikasi yang bisa diunduh di Apps Store dan Play Store. 

"Kami berusaha jadi pelopor dalam bidang ini menjadi partai digital. Kami percaya shifting teknologi adalah suatu keniscayaan," ujar Anis Matta dalam acara Gelora Digifest 2020, Ahad (19/7). Anis menambahkan, penggunaan aplikasi sebagai metode pendaftaran menjadi anggota partainya memberi kemudahan.

Calon kader hanya butuh mengunduh aplikasi Partai Gelora Indonesia lalu mendaftar melalui aplikasi tersebut.  "Kami buat cara mudah yaitu daftar secara online. Pendaftaran melalui aplikasi paling lama satu hari,” ujar Anis.

Dengan proses seperti itu, ia berharap dapat menampung banyak kader Partai Gelora, khususnya dari kalangan milenial. Sebab, inovasi dan digitalisasi saat ini diperlukan untuk memajukan Indonesia. "Insya Allah langkah Partai Gelora akan disambut baik seluruh masyarakat Indonesia, terutama kaum milenial, karena kami percaya di balik setiap krisis, selalu ada peluang besar bagi orang yang mau berinovasi," ujarnya.

Terpisah, penggunaan teknologi digital juga diterapkan pada setiap kegiatan PDI Perjuangan selama masa pandemi Covid-19. Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengaku, kegiatan partainya tidak berhenti meskipun pandemi masih terjadi. Hasto juga menyebut rapat DPP partai selalu dilakukan sepekan dua kali secara daring.

"Peringatan Bulan Bung Karno yang dilakukan dengan penuh antusiasme dan melibatkan para pemuda Indonesia juga dilakukan dengan memanfaatkan telnologi IT. Bahkan wayangan secara daring yang dilakukan Badan Kebudayaan Nasional Partai mencapai rekor penonton terbanyak, melebihi 1,7 juta orang," ujarnya.

Hasto juga menyebut pengumuman calon kepala daerah (Cakada) 2020 pun secara daring. Bahkan, dalam waktu dekat, PDI Perjuangan juga akan meresmikan sejumlah kantor partai dengan cara yang sama. Hasto menilai teknologi justru membuka ruang yang begitu luas bagi kader partai dalam menjalani semangat gotong royong, termasuk dalam hal pendidikan kepada kader partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu.

"Atas dasar hal tersebut, maka Sekolah Para Calon Kepala dan Wakil Kepala Daerah akan diadakan secara daring. PDI Perjuangan memiliki narasumber dalam berbagai disiplin ilmu, dari ideologi Pancasila hingga strategi pemenangan pemilu," katanya. 

Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.

Donasi Literasi Umat