Optimalisasi jaringan untuk Ramadhan terus dilakukan para operator telekomunikasi. | Dok XL Axiata
29 May 2020, 19:22 WIB

Meneruskan Tradisi Peningkatan Trafik

Lebaran kali ini persebaran kenaikannya relatif stabil karena penerapan kebijakan PSBB.

Saat ini, Indonesia masih menghadapi pandemik Covid-19. Termasuk juga ketika merayakan Hari Raya Idul Fitri 1441 H. Mudik yang biasanya menjadi ritual tahunan umat Islam di Tanah Air, juga dianjurkan untuk dibatasi dan banyak masyarakat yang memilih tetap tinggal di rumah. 

Dinamika ini pun tercermin pada perilaku penggunaan layanan pelanggan jaringan operator di Indosat Ooredoo. Pada masa Lebaran tahun ini, Indosat Ooredoo mencatatkan peningkatan 27 persen pada trafik data, dibandingkan rata-rata penggunaan trafik normal sebelum pandemik Covid-19. 

SVP Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Turina Farouk menjelaskan, tahun ini peningkatan trafik data juga terlihat di seluruh regional termasuk Jabodetabek dikarenakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). “Aplikasi yang terlihat mengalami kenaikan tinggi adalah aplikasi messaging, social media, dan video streaming. Kami juga melihat peningkatan yang baik pada aplikasi gaming,” lanjutnya. 

Untuk menjaga kualitas layanan, Indosat mengaktifkan command center Lebaran sejak H-2 sampai H+1 Lebaran. “Kami juga mengoptimalkan Indosat Ooredoo Network Operational Center (INOC) dan Indosat Ooredoo Service Operational Center (ISOC) serta menyiagakan layanan Pelanggan di aplikasi myIM3, layanan Chatting, Social Media maupun Call Center 185 untuk menjaga pengalaman digital pelanggan,” kata Turina. 

Terkait

Senada, tahun ini, Smartfren juga mencatatkan kenaikan trafik data hingga 10 persen selama Ramadan dan Idul Fitri 2020. Kenaikan layanan data ini terjadi dari bulan April ke Mei 2020. 

VP Technology Relations Smartfren. Munir Syahda Prabowo, tren peningkatan ini telah diperhitungkan sebelumnya. Karena, dalam kondisi pandemik dan adanya PSBB yang membatasi mobilitas masyarakat untuk mudik saat Idul Fitri,” ujarnya. 

Pertumbuhan layanan data Smartfren di bulan Mei, Munir melanjutkan, tetap stabil dan merata di berbagai area. Kenaikan trafiknya konsisten mencapai lebih 10 persen jika dibandingkan bulan April. 

Jika pada lebaran-lebaran sebelumnya terjadi penambahan kenaikan trafik di daerah akibat dari mobilitas pelanggan Smartfren yang mudik. Lebaran kali ini persebaran kenaikannya relatif stabil karena penerapan kebijakan PSBB dari pemerintah untuk tidak melakukan mudik di lebaran tahun ini. Hal ini mengakibatkan kualitas jaringan Smartfren tetap terjaga dan tetap optimal di seluruh area layanan.

Persiapan Infrastruktur

photo
Silaturahmi virtual - (Dok 3 Indonesia)

Lalu lintas data 3 Indonesia meningkat hingga 57 persen jika dibandingkan dengan hari pertama perayaan Hari Raya Idul Fitri tahun lalu. Peningkatan ini didominasi penggunaan layanan aplikasi pesan dan telekonferensi seperti Whatsapp, Zoom, dan Google Duo. 

Untuk penggunaan Zoom, 3 Indonesia mencatatkan peningkatan hingga 87 persen pada hari pertama Idul Fitri jika dibandingkan dengan satu hari sebelumnya. Selain itu, lalu lintas data untuk penggunaan sosial media Instagram dan TikTok juga melonjak pada hari pertama Idul Fitri.

Jika dibandingkan dengan hari normal sebelum pembatasan sosial diberlakukan, kenaikan trafik data pada hari Idul Fitri terjadi sebesar 19 persen. Kemudian, jika dibandingkan dengan hari normal sejak diberlakukannya pembatasan sosial, kenaikan trafik pada hari Idul Fitri terjadi sebesar delapan persen. 

Layanan pesan singkat dan suara mengalami penurunan sekitar 20 persen dan 40 persen, jika dibandingkan Idul Fitri tahun lalu. Hal ini dikarenakan pelanggan sudah banyak beralih menggunakan layanan aplikasi video/telekonferensi.

Wakil presiden direktur 3 Indonesia, M Buldansyah menjelaskan, berbeda dari tahun sebelumnya, adanya pandemi ini menjadikan silaturahmi lebih terbatas. Banyak yang harus merayakan Idul Fitri tahun ini tanpa dapat bertemu dengan keluarga dan sanak saudara tercinta. “Komunikasi pun terjalin secara virtual dengan mengandalkan aplikasi pesan serta layanan panggilan video atau telekonferensi,” ujar pria yang biasa disapa Danny ini. 

Sebelumnya, 3 Indonesia telah melakukan peningkatan jaringan di 216 point of interest (POI) yang terfokus pada daerah padat penduduk dan jalur transportasi logistik di seluruh Indonesia. Selain itu, untuk makin memastikan penyediaan jaringan yang andal, 3 juga telah membangun  2.500 base transceiver station (BTS) baru, serta menambah kapasitas jaringan di 4.000 BTS di area pemukiman penduduk. Sebanyak 18 unit armada Cell on wheels (COW) juga dikerahkan di sejumlah titik strategis, seperti di area rumah sakit rujukan Covid-19.

 
Optimalisasi dan peningkatan kualitas jaringan 4.5G Pro yang telah dilakukan 3 Indonesia juga telah berhasil mengantisipasi kenaikan lalu lintas data dengan baik selama Hari Raya Idul Fitri.
 
M Buldansyah
Wakil presiden direktur 3 Indonesia
 
 


×