Nasional
BPKH Bangun Ekosistem Digital Haji dan Umrah
Digitalisasi dorong layanan haji dan umrah lebih terintegrasi.
JAKARTA – Transformasi digital di sektor penyelenggaraan ibadah haji dan umrah dinilai menjadi kebutuhan untuk meningkatkan efisiensi layanan sekaligus memperkuat tata kelola industri yang terus berkembang. Untuk mendukung upaya tersebut, BPKH Limited menggandeng SAHL Group dan Bank Muamalat Indonesia menggelar GoSahl Roadshow 2026 di empat kota besar sebagai ajang memperkenalkan platform digital yang menghubungkan penyelenggara perjalanan ibadah dengan berbagai penyedia layanan di Arab Saudi.
Program yang mengusung tema “Empowering Hajj and Umrah Ecosystems” itu merupakan bagian dari upaya memperkuat ekosistem perjalanan ibadah melalui pemanfaatan teknologi digital. Roadshow ditujukan bagi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), penyelenggara haji khusus, asosiasi, serta pelaku industri untuk mengenal lebih dekat platform Business-to-Business (B2B) GoSahl.
BPKH Limited, anak perusahaan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Republik Indonesia yang berkedudukan di Arab Saudi, menilai digitalisasi menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat hubungan antara pelaku usaha di Indonesia dengan mitra penyedia layanan di Tanah Suci.
Mudir BPKH Limited Iman Ni’matullah mengatakan, penyelenggaraan haji dan umrah melibatkan banyak pihak, mulai dari biro perjalanan, penyedia akomodasi, transportasi, hingga berbagai layanan pendukung lainnya di Arab Saudi. Karena itu, diperlukan sistem yang mampu mengintegrasikan seluruh rantai layanan agar proses bisnis berjalan lebih efektif.
“Ekosistem haji dan umrah melibatkan banyak pelaku usaha dan penyedia layanan, baik di Indonesia maupun di Arab Saudi. Dibutuhkan platform yang dapat menghubungkan seluruh pihak secara lebih efektif dan terintegrasi. BPKH Limited mengapresiasi GoSahl sebagai salah satu inisiatif yang diharapkan dapat membuka akses layanan, memperkuat kolaborasi, dan memberikan kemudahan bagi travel dalam memenuhi kebutuhan jemaah,” kata Iman dalam keterangannya, Selasa (21/7/2026).
Menurut dia, pengembangan platform digital tidak hanya ditujukan untuk mempermudah proses transaksi, tetapi juga meningkatkan kualitas tata kelola industri. Sistem yang mampu menyajikan data secara real time dinilai dapat mempercepat proses pemesanan layanan sekaligus meningkatkan transparansi dan efisiensi operasional.
Iman menambahkan, digitalisasi juga diharapkan memberikan nilai tambah bagi penyelenggara perjalanan maupun jemaah melalui peningkatan kualitas layanan secara menyeluruh.
Melalui GoSahl, biro perjalanan haji dan umrah dapat mengakses berbagai layanan dalam satu platform, mulai dari pemesanan hotel, tiket kereta api antarkota di Arab Saudi, layanan ground handling, hingga paket Umrah Plus. Seluruh layanan tersebut dikembangkan oleh SAHL Group sebagai solusi digital berbasis B2B yang ditujukan untuk mendukung kebutuhan operasional penyelenggara perjalanan.
Chairman SAHL Group Hisham Alhadi mengatakan, kolaborasi dengan BPKH Limited dan Bank Muamalat diharapkan mampu memperluas pemanfaatan teknologi digital dalam industri haji dan umrah Indonesia.
“Melalui GoSahl, kami ingin menghadirkan sebuah ekosistem digital yang mampu menghubungkan travel haji dan umrah dengan berbagai kebutuhan layanan secara lebih cepat, mudah, transparan, dan terintegrasi. Roadshow ini juga menjadi ruang untuk mendengarkan kebutuhan para pelaku industri serta membangun kemitraan yang saling memberikan manfaat,” ujarnya.
Selain penyedia layanan digital, penguatan ekosistem juga melibatkan sektor perbankan syariah. Bank Muamalat Indonesia mendukung inisiatif tersebut melalui penyediaan solusi transaksi dan layanan keuangan yang ditujukan bagi biro perjalanan haji dan umrah.
Head of Hajj & Umrah Solution and Business Alliance Bank Muamalat Muhammad Nejjum mengatakan, kebutuhan industri tidak hanya berkaitan dengan operasional perjalanan, tetapi juga memerlukan dukungan sistem keuangan yang mampu menunjang aktivitas bisnis secara berkelanjutan.
“Industri haji dan umrah membutuhkan dukungan solusi yang menyeluruh, tidak hanya dari sisi operasional, tetapi juga dari sisi transaksi dan layanan keuangan. Bank Muamalat menyambut baik kolaborasi melalui GoSahl Roadshow 2026 sebagai sarana untuk memperluas sinergi serta menghadirkan solusi perbankan syariah yang relevan bagi travel haji dan umrah,” katanya.
Rangkaian GoSahl Roadshow 2026 akan berlangsung di empat kota. Kegiatan diawali di The Westin Jakarta pada 24 Juli 2026, kemudian berlanjut ke The Rinra Hotel Makassar pada 27 Juli 2026, The Westin Surabaya pada 29 Juli 2026, dan ditutup di Hilton Bandung pada 31 Juli 2026.
Melalui kegiatan tersebut, penyelenggara berharap semakin banyak pelaku industri yang memanfaatkan platform digital untuk meningkatkan efisiensi operasional, memperluas kemitraan dengan penyedia layanan di Arab Saudi, serta memperkuat kualitas pelayanan kepada jemaah Indonesia.
Penguatan kolaborasi antara BPKH Limited, SAHL Group, dan Bank Muamalat juga diharapkan dapat mempercepat terbentuknya ekosistem haji dan umrah yang lebih terintegrasi, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Dengan ekosistem yang semakin terkoneksi, industri haji dan umrah nasional diharapkan mampu meningkatkan daya saing sekaligus memberikan pengalaman layanan yang lebih baik bagi jutaan calon jemaah Indonesia.
Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.
