Menlu Retno Marsudi. | AP

Internasional

15 Apr 2020, 02:00 WIB

ASEAN Deklarasikan Langkah Halau Covid

Jokowi menegaskan bahwa ASEAN harus menang melawan virus korona

 

BOGOR -- Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengatakan, Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Khusus ASEAN Plus Three (Jepang, Cina, dan Korea Selatan) atau APT secara garis besar mendeklarasikan sembilan hal utama terkait penanganan pandemi Covid-19 di Asia Tenggara dan tiga negara. KTT APT ini diselenggarakan secara virtual oleh Presiden RI Joko Widodo didamping Retno dan Menteri Kesehatan Terawan Agus P pada Selasa (14/4) pukul 14.00-16.30 WIB di Istana Bogor. 

"KTT ini menghasilkan joint statement yang secara garis besar memuat sembilan hal utama, yang intinya berisi komitmen para pemimpin APT, " ujar Menlu Retno usai mendampingi Presiden melalui konferensi video.

Pertama, para pemimpin APT berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama dalam bertukar informasi, best practice, kebijakan kerja sama, technic clinical treatment dan lain-lain. Kedua, para pemimpin menyepakati dalam hal untuk memperkuat kapasitas nasional dan kawasan mempersiapkan dan merespon pandemi.

"Antara lain juga meningkatkan dan menekankan pentingnya perlindungan terhadap para pekerja kesehatan, pasokan obat alat kesehatan dan alat kesehatan yang mencukupi," ujar Retno.

Menurut Menlu Retno para pemmpin APT juga telah mempertimbangkan untuk membentuk APT for essential medical supply yang akan memudahkan negara-negara APT merespon keperluan darurat kesehatan. Dalam kaitan ini, para pemimpin APT mendorong penggunaan fasilitas regional emergency research yang ada saat ini yang dikelola oleh AHA Center.

Keempat, para pemimpin juga berkomitmen tinggi untuk memperkuat kerja sama sains di bidang riset epidemiologi termasuk melalui APT Field Epidemiologi Training Network serta meningkatkan inovasi dan teknologi digital guna mempromosikan respon terbaik ilmuwan melawan Covid-19.

"Kelima mendorong kerja sama untuk kapasitas di sektor kesehatan masyarakat termasuk meningkatkan fasilitas kesehatan untuk menangani infeksi, pelatihan pekerja kesehatan dan lain-lain," ujarnya.

Keenam, kata Menlu, para pemimpin APT berupaya untuk menjamin tersedianya dana untuk melawan pandemi, termasuk melalui pembentukan tim ASEAN Respond Funds yang merupakan realokasi dari dana kerja sama ASEAN plus One dan APT. Para anggota negara ASEAN Plus Three ingin mengusulkan agar 10 persen dari ASEAN Cooperation Fund dan dana kerja sama ASEAN plus one dan APT ini direalokasi untuk langkah-langkah darurat.

"Semisal untuk pembelian alat-alat kesehatan yang diperlukan oleh negara-negara ASEAN," katanya. Ketujuh, adalah peningkatan kerja sama bagi perlindungan warga negara di negara-negara APT.

Kedelapan meingkatkan komitmen membuka perdagangan dan investasi yang juga ditekankan oleh para pemimpin negara-negara APT. Kesembilan meningkatkan upaya bersama untuk mempersiapkan pandemic recovery dalam menstimulasi resiliensi ekonomi keuangan dan lain-lain.

Sedangkan Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi menekankan solidaritas dan kerja sama negara-negara ASEAN dalam memerangi pandemi Covid-19. Hal ini disampaikan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Khusus ASEAN membahas pandemi virus korona penyebab penyakit Covid-19.  

“Kita tidak punya pilihan, kecuali menang melawan virus ini. Bersatu, bersinergi, dan berkolaborasi adalah jawabannya,” kata Jokowi yang dimuat laman resmi Kementerian Luar Negeri RI, bersumber dari video Sekretariat Presiden. Jokowi mengakui pandemi ini telah menjadi musuh bersama yang memukul ekonomi dunia termasuk ASEAN. Kawasan ini diprediksi hanya akan tumbuh sekitar 1 persen pada tahun ini. Ada empat poin yang disampaikan Jokowi.

“Pertama, kita harus memutus mata rantai penyebaran virus di masing-masing negara kita, dan di kawasan ASEAN. Selain itu, kita juga harus memutus resiko penyebaran virus melewati perbatasan,” ucapnya “Kedua, kita harus mencegah hambatan lalu lintas barang. Di saat kita batasi pergerakan orang, pergerakan barang tidak boleh terhambat, utamanya bahan makanan pokok, obat-obatan dan alat kesehatan,” ujar Jokowi.

Jokowi juga menekankan poin ketiga, yaitu kerja sama perlindungan warga ASEAN, termasuk yang menjadi pekerja migran. “Kita perlu tunjukkan agar kekeluargaan ASEAN berfungsi di tengah krisis ini agar rakyat kita merasakan langsung manfaat ASEAN,” kata Jokowi.

Jokowi mengingatkan kolaborasi dan kerja sama dengan mitra ASEAN, termasuk ASEAN Plus Three, yaitu kerja sama ASEAN dengan Jepang, Korea, dan Cina. Ia juga menyambut baik pembuatan ASEAN Covid-19 Response Fund untuk menghadapi situasi darurat seperti saat ini.

Jabatan ketua ASEAN kali ini dipegang Vietnam. Vietnam menginformasikan ada sekitar 235 kegiatan pertemuan ASEAN yang terpakasa dijadwal ulang, dimodifikasi, dan bahkan dibatalkan karena pandemi. n


×