Sejumlah kendaraan melintas di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (10/4/2020). | SIGID KURNIAWAN/ANTARA FOTO

Jakarta

11 Apr 2020, 02:00 WIB

Distribusi Bansos di DKI Bertahap

Kelurahan Penjaringan jadi lokasi pertama pembagian bansos.

 

 

JAKARTA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai mendistribusikan bantuan sosial (bansos) dengan 20 ribu paket pertama di Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara, mulai Kamis (9/4). Selain itu, program rapid test atau tes cepat juga telah menjangkau sebanyak 30.802 warga Jakarta.

 

Kepala Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, Irmansyah, menyampaikan, dalam proses pendistribusian bantuan sosial, pihaknya bekerja sama dengan TNI dan Polri serta tetap menerapkan prinsip physical distancing. "Masyarakat tidak perlu berkumpul untuk mendapatkan bansos, kami yang akan datang door to door," kata Irmansyah, Kamis (9/4).

 

Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara, menjadi kelurahan pertama yang akan menerima bantuan sosial dengan turut mempertimbangkan jumlah penduduk. Selain itu, berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Kelurahan Penjaringan merupakan salah satu wilayah yang memiliki angka akumulasi ODP dan PDP dengan jumlah terbanyak.

 

photo
Warga beraktifitas di kawasan Karet, Jakarta, Rabu (8/4). - (Republika/Thoudy Badai)
 

 

Pemilihan kelurahan prioritas juga mempertimbangkan Peraturan Gubernur Nomor 90 Tahun 2018 tentang Peningkatan Kualitas Pemukiman Dalam Rangka Penataan Kawasan Permukiman Terpadu. Dalam Pergub tersebut menyatakan, Kelurahan Penjaringan termasuk dalam kawasan permukiman yang perlu ditata dengan mempertimbangan aspek penataan fisik lingkungan, pemberdayaan sosial dan budaya, serta kondisi ekonomi masyarakat.

 

Lebih lanjut, Irmansyah menjelaskan, distribusi bansos akan dilakukan melalui dua tahap. Tahap pertama dilakukan mulai 9-18 April 2020 dengan target penerima 1,2 juta kepala keluarga (KK) masyarakat kurang mampu dan rentan yang terdampak Covid-19.

 

“Periode selanjutnya akan dilaksanakan 19 hingga 23 April bagi masyarakat miskin dan rentan yang belum terdaftar," kata Irmansyah.

Mekanisme pelaksanaan distribusi bansos tahap dua bagi masyarakat miskin dan rentan terdampak Covid-19 yang belum terdaftar adalah dengan mengisi form yang telah disiapkan, untuk diberikan ke RW, dan akan diteruskan ke kelurahan. Data tersebut nantinya akan diverifikasi untuk penentuan jadwal dan lokasi distribusi.

 

Ketua II Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi DKI Jakarta, Catur Laswanto mengatakan Pemprov DKI Jakarta masih terus melakukan rapid test di enam wilayah Kota/Kabupaten Administrasi DKI Jakarta dan Pusat Pelayanan Kesehatan Pegawai (PPKP). Sampai dengan Rabu (8/4), total sebanyak 30.802 orang telah menjalani //rapid test//, dengan persentase positif Covid-19 sebesar 3,1 persen.

 

"Dengan rincian 949 orang dinyatakan positif Covid-19 dan 29.853 orang dinyatakan negatif," kata Catur.

Catur juga memaparkan data terkini Covid-19 di Jakarta dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, yakni sebanyak 82 orang dinyatakan telah sembuh, dari total 1.632 orang kasus positif, dengan jumlah pasien meninggal sebanyak 149 orang. Sebanyak 1.028 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 373 orang melakukan //self isolation// di rumah. Sedangkan 809 orang masih menunggu hasil laboratorium.

 

Sedangkan tenaga kesehatan yang positif terinfeksi Covid-19 sejumlah 150 orang (2 orang meninggal) tersebar di 41 Rumah Sakit, 1 klinik, dan 4 puskesmas di Jakarta. Catur menambahkan, untuk orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 2.608 orang (2.063 sudah selesai dipantau dan 545 masih dipantau) dan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 2.265 orang (1.226 sudah pulang dari perawatan dan 1.039 masih dirawat).

 

photo
Petugas dibantu warga menurunkan paket sembako yang diberikan Kementerian Sosial (Kemensos) kepada warga yang membutuhkan di kawasan Kebon Baru, Tebet, Jakarta, Rabu (8/4/2020). - (Indrianto Eko Suwarso/ANTARA FOTO)

 

Sementara itu, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok juga menyalurkan puluhan paket sembako dari Kementerian Sosial (Kemensos) kepada 26 Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA). Paket sembako yang diberikan berupa lauk pauk, makanan anak, dan makanan siap saji.

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinsos Kota Depok Eneng Sugiarti mengatakan, bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada LKSA di tengah kondisi pandemi Covid-19. Dengan harapan dapat memenuhi kebutuhan anak-anak di lembaga ini.

 

"Kami sudah distribusikan sejak Sabtu (4/4) lalu. Setiap anak akan mendapatkan lima jenis paket makanan. Misalnya paket makanan anak isinya biskuit, paket A sayur lodeh dan rendang sapi, paket B kare ayam dan sambal goreng tahu tempe, paket C tuna rica-rica, dan nasi instan. Kemudian paket D ikan tuna dan opor ayam," kata Eneng, Jumat (10/4).

 

Dia menjelaskan, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) agar LKSA di Kota Depok bisa mendapatkan perhatian. Terlebih, dengan kondisi saat ini, bisa dipastikan kegiatan-kegiatan menjelang Ramadhan akan menurun, baik di LKSA maupun panti asuhan. n


×