Petugas melakukan penggeledahan di rumah terduga teroris di Dukuh Ngepung, Subah, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Rabu (25/3/2020). | ANTARA FOTO

Nasional

27 Mar 2020, 02:00 WIB

Lima Terduga Teroris Ditangkap

Lima terduga teroris disebut anggota jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD)

 

JAKARTA -- Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri (Densus 88) meringkus lima orang terduga teroris di Subah, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Satu dari lima orang tersebut ditembak mati karena melakukan perlawanan saat ditangkap.

 

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah Komisaris Besar Iskandar Fitriana Sutisna mengatakan, penangkapan dilakukan pada (25/3) sekitar pukul 16.00 WIB. "Benar ada penangkapan terduga pelaku teroris sebanyak lima orang termasuk yang ditembak mati di TKP (tempat kejadian perkara). Sekarang sisanya empat pelaku dibawa ke Polda Jateng dan dalam proses pemeriksaan oleh Densus 88," kata Iskandar, Kamis (26/3).

 

Terduga teroris yang ditembak mati berinisial MT. Jenazah MT selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Semarang, Jawa Tengah, untuk dilakukan autopsi. Iskandar masih belum bisa menjelaskan lebih perinci ihwal identitas dan keterlibatan para terduga tersebut.

 

Camat Subah, Wahyu Setia Utomo, mengatakan, MT dan dua orang lain yang ditangkap adalah warganya. Ketiganya merupakan satu keluarga. "Saya hanya melihat saja saat ke rumah terduga teroris, karena saat kejadian sudah berjalan," kata dia.

 

Sementara itu, Peno (40 tahun), warga Desa Subah sekaligus saksi mengatakan, dirinya sempat mengantarkan tim Densus 88 ke rumah para terduga teroris tersebut. "Namun, saat akan ditangkap dan digeledah oleh tim Densus, terduga berusaha melawan dengan menggunakan samurai sehingga langsung ditembak," kata dia.

 

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono mengatakan, lima terduga teroris yang ditangkap di Batang merupakan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD). "Mereka merupakan jaringan JAD dari berbagai wilayah, seperti Makassar, Semarang, Temanggung, dan Kendal," kata Argo, kemarin.

 

Argo melanjutkan, salah satu dari lima terduga teroris melakukan perlawanan dengan pedang samurai sehingga Densus 88 menembaknya. Hingga Kamis sore, jenazah MT masih di RS Bhayangkara Semarang. Sedangkan empat terduga teroris berinisial MW, NF, NS, dan MT sudah diamankan oleh Densus 88.

 

Menurut dia, barang bukti yang disita antara lain satu buah samurai, satu buah golok, sangkur pemandu, buku catatan, dan jeriken berisi cairan. Cairan tersebut sedang dicek jenis cairan apa. "Lalu, ada 10 bungkus korek api, 10 resistor, 4 buah telepon genggam, 24 botol plastik kecil, dan 24 botol berisi cairan. Itu barang bukti yang kami amankan," kata dia. n


×