Polisi menunjukkan tersangka begal payudara berinisial HY rilis di Polres Kediri, Jawa Timur, Selasa (7/1/2020). ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani | ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani

Bodetabek

11 Mar 2020, 02:00 WIB

Pelaku Begal Payudara di Ciputat Diburu

 

TANGSEL -- Polres Tangerang Selatan (Tangsel) terus memburu pelaku pelecehan seksual terhadap seorang mahasiswi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Menurut Kapolres Tangsel AKBP Iman Setiawan, telah dibentuk tim penyelidikan yang terjun ke lapangan untuk pencarian lebih lanjut. ?Jadi, kita akan lakukan penyelidikan. Sudah olah TKP (tempat kejadian perkara), tim turun," kata Iman saat dihubungi di Kota Tangsel, Selasa (10/3).

Dia menyatakan, jajarannya telah memeriksa beberapa saksi yang berada di lokasi kejadian. Dari hasil pengumpulan informasi tersebut, pihaknya melakukan pengembangan dan penyelidikan agar kasus pelecehan seksual terungkap. "Intinya bagaimana jika ada keresahan masyarakat itu, kita hadir untuk mencegah itu," ujar Iman.

Hanya, menurut Iman, hingga kini Polres Tangsel masih kesulitan memburu pelaku begal payudara tersebut. Pasalnya, adanya sejumlah kendala dalam proses perburuan pelaku yang saat kejadian diidentifikasi sebagai pengemudi ojek daring.

Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Muharram Wibisono mengatakan, penyelidikan memang sudah dilakukan, tapi informasi yang dikumpulkan belum menyeluruh. Dia menyebut, salah satu kendala, yaitu korban masih belum memberikan keterangan atas insiden yang dialaminya. "Kami sudah melakukan penyelidikan. Nah, ini kan korban sendiri belum mau memberikan keterangan," kata Wibi.

Karena itu, kata dia, sementara ini, proses penyelidikan baru sampai tahap pemeriksaan beberapa saksi saja. Kendala penyidik adalah belum bisa memastikan secara presesi insiden yang menimpa korban. Karena itu, pihaknya perlu menggali informasi tambahan dari korban agar pelaku dapat segera diringkus.

"Saksi pun kami belum mendapatkan yang bisa memastikan (insiden itu), karena yang tahu persis kan korban, sedangkan korban ini belum memberikan keterangan ataupun membuat laporan polisi," kata Wibi.

Mahasiswi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berinisial M menjadi korban pelecehan seksual di Jalan Gang Nipan, RT 04, RW 08, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangsel, pada Rabu (4/3) sekitar pukul 20.30 WIB. Saat itu, korban seorang diri setelah berobat dari apotek Berkah Salamah di Jalan Kertamukti berjalan kaki menuju Rumah Sakit UIN melalui jalanan sepi dan gelap. Tiba-tiba saja, M yang berstatus mahasiswa semester delapan Fakultas Tarbiyah UIN mendapat perlakuan tidak senonoh dari salah seorang pengemudi ojek daring.

"Ojek online lawan arah datang ke arahku. Motor yang ia kendarai kondisinya dalam keadaan pelan, tiba-tiba menyerong ke arah jalanku, dan tangan pengendara ojek tadi "udah" di bagian dadaku dan meremas,? kata M, beberapa waktu lalu.

Dia menjelaskan, ciri-ciri pengojek tersebut memiliki hidung mancung dan saat kejadian menggunakan helm bewarna hijau serta mengenakan jas hujan plastik warna hijau. M menduga, pelaku antara pengemudi Grab atau Gojek. n 


×