Pesepeda melintas di depan TPS Patrakomala, Bandung, Jawa Barat, Jumat (8/12/2023). Pemerintah Kota Bandung mulai menerapkan kebijakan di 135 TPS Kota Bandung untuk tidak lagi menerima sampah organik dan anorganik atau hanya menerima sampah residu. Saat i | REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA
Warga mengolah sampah organik menggunakan metode karung ember kompos (Kang Empos) di halaman rumahnya di Tongkeng, Bandung, Jawa Barat, Jumat (8/12/2023). | REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA
Petugas kebersihan melakukan bongkar muat sampah di TPS Patrakomala, Bandung, Jawa Barat, Jumat (8/12/2023). | REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA
Petugas kebersihan melakukan bongkar muat sampah di TPS Patrakomala, Bandung, Jawa Barat, Jumat (8/12/2023). | REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA
Petugas kebersihan melakukan bongkar muat sampah di TPS Patrakomala, Bandung, Jawa Barat, Jumat (8/12/2023). | REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA
Peristiwa
135 TPS di Kota Bandung Hanya Menerima Sampah Residu
DLHK Kota Bandung mendorong pengolahan sampah mulai dari skala rumah tangga,
BANDUNG -- Pesepeda melintas di depan TPS Patrakomala, Bandung, Jawa Barat, Jumat (8/12/2023). 135 TPS Kota Bandung tidak lagi menerima sampah organik dan anorganik atau hanya menerima sampah residu. Hal ini efektif ditetapkan oleh pemerintah Kota Bandung
Saat ini, Pemerintah Kota Bandung melalui DLHK Kota Bandung mendorong pengolahan sampah mulai dari skala rumah tangga guna mengurangi volume sampah yang dibuang di TPS maupun TPA. Salah satunya ialah penggunaan karung ember kompos (Kang Empos) untuk membuat kompos dari sampah organik atau sampah dapur. Baca Selengkapnya';
