Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman (kiri) bersama Pemilik Gerobak Kopi sekaligus cawagub DKI Jakarta Bang Ancah Nurmansjah Lubis (kanan) | Thaudy Badai/Republika

Jakarta

03 Mar 2020, 02:00 WIB

Cawagub Pendamping Anies Diminta Melengkapi Persyaratan

Panlih akan menyusun rancangan kerja pemilihan cawagub terbaik yang akan mendampingi Anies.


JAKARTA -- Panitia pemilihan (Panlih) calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta mulai bekerja dengan dikeluarkannya surat keputusan (SK) panlih oleh pimpinan DPRD DKI. Salah satu tahapannya, cawagub akan dimintakan kelengkapan administratif sebagai syarat terdaftar sebagaimana diatur dalam tata tertib (tatib) pemilihan.

Ketua Panlih Cawagub DKI Jakarta Farazandi Fidinansyah mengatakan, panlih wagub terpilih mewakili fraksi yang ada, di mana ada sembilan orang yang sudah melaksanakan mekanisme yang disepakati atau berdasarkan tatib yang ada. Agenda selanjutnya, kata dia, adalah rapat koordinasi menyiapkan tahapan sesuai tatib bagi dua cawagub yang telah ada.

"Kita punya semangat yang sama untuk melaksanakan proses, Panlih Wagub ikuti aturan yang ada. Setelah ini segera bersurat untuk legitimasi terhadap posisi kami sebagai panlih dan kedua selaku Panlih Wagub. Kita tunggu SK, lanjutkan besok, sembari cicil pekerjaan yang kita kerjakan," kata Farazandi yang juga anggota DPRD dari Fraksi PAN ini kepada wartawan, Senin (2/3).

Di tempat yang berbeda, anggota panlih dari Fraksi Gerindra, S Andyka, mengatakan, dalam waktu dekat, panlih akan menyusun rancangan kerja pemilihan wagub per hari, termasuk tahapan-tahapan. Langkah awalnya, kata dia, dimulai dengan meminta kepada calon menyerahkan persyaratan untuk maju sebagai wagub. Baik itu syarat administrasi maupun syarat faktual.

"Karena dari proses administrasi dan faktual ini, ada proses melengkapi persyaratan sesuai yang disyaratkan tatib selama lima hari paling lambat dari SK Panlih diterima," kata Andyka.

Masa kerja panlih sendiri seperti diatur dalam tatib selama 30 hari. Andyka menilai waktu yang diberikan itu sangat cukup bagi panlih hingga saat pemilihan dan pelantikan wagub DKI.

Sementara, syarat-syarat yang harus dilengkapi, diakui dia, tidak ada syarat yang terlalu sulit, hanya syarat administrasi standar. Dia meyakini kedua calon dari partai pengusung juga sudah mempersiapkan syarat yang harus dilengkapi.

"Standar syarat administrasinya umum saja, seperti KTP, NPWP, jumlah kekayaan, keterangan mundur dari jabatan publik yang ada, tidak terikat pada instansi manapun juga. Kalau menjabat sebagai notaris atau lawyer harus mundur terlebih dahulu. Jadi, syarat yang umum saja, bukan syarat spesifik sih," ujar dia.

Bila syarat-syarat cawagub tersebut sudah dilengkapi, selanjutnya penyampaian ide dan gagasan. "Bukan visa dan misi, karena visi dan misi sudah ada dari gubernur dan sekarang bentuknya sudah RPJMD (rencana pembangunan jangka menengah daerah), ide dan gagasanlah yang dibutuhkan untuk menjalankan visi misi gubernur untuk warga Jakarta," kata dia.

Proses pemilihan wagub nanti, kata Andyka, akan dilakukan saat Sidang Paripurna DPRD. Pemilihan dilakukan secara //voting// tertutup oleh masing-masing anggota DPRD DKI yang berjumlah 106 dari sembilan fraksi yang ada. Sejak awal, sidang paripurna pemilihan bisa ditargetkan digelar pada awal Maret.

Kenyataannya beberapa sidang paripurna sempat tertunda. Seperti Senin (2/3) ini, sidang paripurna tertunda karena gubernur DKI berhalangan hadir menyikapi penyebaran virus korona.

Sebelumnya dua cawagub mengakui mulai mempersiapkan berbagai persyaratan yang dijelaskan di dalam tatib untuk memenuhi syarat pemilihan, termasuk di antaranya mempersiapkan syarat administrasi dan persiapan diri saat melakukan uji kelayakan.

Cawagub DKI dari Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria, menyampaikan terima kasih kepada beberapa fraksi di DPRD yang sudah menyatakan, secara terbuka ataupun masih secara perseorangan, dukungan kepadanya. Ariza, sapaan akrabnya, mengakui, jelang pemilihan nanti, selain melakukan lobi ke beberapa fraksi, dirinya juga sedang mempersiapkan diri menghadapi uji kelayakan di DPRD.

"Saya mempersiapkan agar fit and proper test nanti sesuai harapan untuk saya mengisi kursi wagub DKI," kata Ariza.

Hal senada disampaikan cawagub dari PKS, Nurmansjah Lubis. Nurmansjah yang akrab disapa Bang Ancah mengatakan, dirinya sedang mempersiapkan berbagai persyaratan yang harus dimiliki sebagai cawagub DKI sebagaimana diatur dalam tatib yang telah disahkan.

"Sekarang kita persiapkan persyaratan administratif yang tertuang dalam pasal persyaratan cawagub. Selanjutnya well prepare atas penyampaian visi misi cawagub yang akan dibedah para anggota legislatif sebanyak 106 orang serta publik yang dihadirkan," kata Nurmansjah.


×