Massa aksi melakukan teatrikal saat unjuk rasa di depan Kantor PBB, Jakarta, Jumat (20/10/2023). | Republika/Putra M. Akbar
Sejumlah massa aksi berunjuk rasa di depan Kantor PBB, Jakarta, Jumat (20/10/2023). | Republika/Putra M. Akbar
Aksi tersebut digelar sebagai bentuk solidaritas untuk Palestina atas respons dari penyerangan Israel ke Gaza yang terus menerus dilakukan. | Republika/Putra M. Akbar
Mereka menuntut PBB untuk segera turun tangan dan menghentikan konflik Palestina-Israel di jalur Gaza yang menyebabkan banyak masyarakat sipil tewas. | Republika/Putra M. Akbar
Sejumlah massa aksi berunjuk rasa di depan Kantor PBB, Jakarta, Jumat (20/10/2023). Aksi tersebut digelar sebagai bentuk solidaritas untuk Palestina atas respons dari penyerangan Israel ke Gaza yang terus menerus dilakukan. Mereka menuntut PBB untuk seger | Republika/Putra M. Akbar
Massa aksi melakukan teatrikal saat unjuk rasa di depan Kantor PBB, Jakarta, Jumat (20/10/2023). | Republika/Putra M. Akbar
Massa aksi melakukan teatrikal saat unjuk rasa di depan Kantor PBB, Jakarta, Jumat (20/10/2023). | Republika/Putra M. Akbar

Peristiwa

Aksi Solidaritas Palestina di Depan Gedung Perwakilan PBB Jakarta

Aksi Solidaritas Palestina ini mengecam genosida yang dilakukan Israel terhadap masyarakat Gaza.

JAKARTA -- Komite Solidaritas untuk Palestina dan Yaman (KOSPY) menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Perwakilan PBB, Jakarta Pusat, Jumat (20/10/2023). Ratusan orang berkumpul dalam aksi ini untuk mengecam genosida yang dilakukan Israel terhadap masyarakat Gaza.

Juru Bicara KOSPY, Hasan Munawar menyatakan, pihaknya bertemu dengan perwakilan PBB di Jakarta, Hasim Tarioglu untuk menyampaikan pernyataan sikap dari KOSPY. Kemudian, perwakilan PBB menerima pihak KOSPY dan media di dalam area Thamrin Menara Tower.

Di hadapan Hasim Tarioglu, Hasan menyampaikan sembilan tuntutan KOSPY dalam bahasa Inggris. Pertemuan berlangsung sekitar 10 menit.

“Hasim Tarioglu berjanji akan menyampaikan surat dari Kospy kepada kantor Sekretaris Jenderal PBB di New York setelah diterjemahkan ke bahasa Inggris. Namun, dia tidak memberikan tenggat waktu atau rincian lebih lanjut terkait proses tersebut,” ujar Hasan dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Jumat (20/10/2023).

Hasan menyoroti peran PBB dalam konteks kebijakan luar negeri Amerika Serikat dan negara-negara Barat. Menurut dia, PBB, sebagai lembaga besar, sering mencerminkan kebijakan Amerika Serikat dan negara-negara Barat.

“Kenyataan yang kita lihat, karena PBB memang sebuah lembaga yang sangat besar dikontrol oleh Amerika Serikat dan negara-negara Barat sehingga kebijakan luar negeri Amerika Serikat itu banyak sekali tercermin dalam langkah-langkah PBB, termasuk dalam perlindungannya negara Amerika dan negara-negara Barat kepada rezim Zionis Israel, melindungi atas semua kejahatan kemanusiaan, dan menutupinya secara politik,” ucap Hasan.

“Juga malu-malu kucing untuk menyebutkan bahwa mereka (Israel) melanggar hak asasi manusia, pelaku kejahatan perang, dan membunuh anak-anak dan wanita," kata dia. ';